banner-detik
PARENTING & KIDS

12 Ciri-Ciri Orangtua Yang Indonesia Banget

author

dewdew17 Aug 2022

12 Ciri-Ciri Orangtua Yang Indonesia Banget

Orangtua Indonesia itu unik. Meski beberapa tingkah laku orangtua suka bikin anaknya pusing, percayalah, yang mereka lakukan demi kebaikan anak.

Setiap orangtua di seluruh dunia sebenarnya punya tujuan yang sama. Mengasuh dan membesarkan anak-anaknya agar kelak mereka sukses, bahagia, dan hidupnya nggak susah. Tul, nggak? TUL! Nah, tapi, setiap negara pasti punya POV, nilai, dan kebiasaan yang berbeda dalam mengasuh anak-anak. Nggak terkecuali orang Indonesia. Meski mungkin unik (kalau tidak mau dikatakan aneh) ini dia 12 ciri-ciri orangtua yang Indonesia banget. Dijamin tidak ditemukan di negara lain. Namun, percayalah. Tujuannya tetaplah demi kebaikan anak, kok :)

Makin cemong makin kiyut

Ini biasa terjadi kalau habis mandi sore. Si anak dibedakkin pakai bedak talc. Sampai putiiiiih banget. Makin cemong, makin menggemaskan (menurut si ibu :D)

Mengenalkan sambal sejak dini

Umur 1 tahun saja ada yang sudah dikenalkan sambal atau makanan pedas. Kebayang, kan, yang tinggalnya di Sumatera (Barat)?

Gendongan jarik lusuh

Segala gendongan harga jutaan dibeli, tetap yang nyaman dan akhirnya dipakai ibu dan anak Indonesia adalah jarik batik. Meski lusuh, tetap adem semilir.

Es adalah tertuduh utama

Mau apapun sakitnya, batuk, pilek, masuk angin, keseleo, maka kata-kata andalannya adalah, “Es terooouuss!” 

Baca juga: 10 Hal Yang Harus Dipahami Orangtua Dari Anak Remaja

Karbo kuadrat

Membawakan bekal anak ke sekolah nasi lauknya mie. Karena kalau belum makan nasi, belum makan katanya. 

Suapin nggak pakai sendok

Agar nikmat, nasi putih hangat dikepal-kepal, campur lauk, digulung-gulung dulu di ujung tangan baru masukkan ke mulut anak. Sedap itu. Apalagi kalau lauk Padang.

Tinggal selamanya di rumah orangtua

Mungkin cuma di Indonesia yang orangtua malah maksa anak-anaknya tinggal sama dia sampai beranak pinak. Sepi katanya kalau anak-anak nggak ada.

Nggak bisa nggak, pokoknya harus jadi PNS

Padahal kesempatan kerja di perusahaan swasta nggak kalah bagus, dan jaminan hari tua juga bisa diatur. Tetap aja Pegawai Negeri Sipil terdabes. 

Nggak malu bungkus makanan

Mau di acara kawinan, arisan, khitanan, apapun deh, pasti bawa kotak atau nyari plastik kalau mau pulang. Demi bisa membawakan makanan lezat untuk anak-anak di rumah.

1 kata pendek yang berarti segalanya

“Nah!”
 “Kan?” 
“Heh!”
Biasanya ketika ibu-ibu Indonesia  sudah melontarkan 1 kata pendek ini disertai tatapan mata tajam, cukup membuat anaknya kicep. 

Suka banding-bandingkan dengan anak tetangga

Niatnya mungkin bagus, ya. Supaya jiwa kompetitif anak terbangun. Tapi kalau mulai nggak masuk akal, ya, lelah juga. “Tuh, tetangga depan anaknya udah 5, masa kamu cuma 2?” Yasalaaaam.

Penantian panjang saat liburan

Buat ibu dan ayah yang tinggal di desa, libur panjang atau libur Lebaran adalah hal yang selalu dinanti karena itu artinya anak yang di rantau akan pulang.

 

Share Article

author

dewdew

Mother of Two. Blogger. Make-Up Lover. Skin Care Amateur. Beginner Baker. Entrepreneur Wannabe. And Everything in Between. www.therusamsis.wordpress.com


COMMENTS