Now Reading
9 Tips Bercinta Untuk Usia 40 Tahun Ke Atas

9 Tips Bercinta Untuk Usia 40 Tahun Ke Atas

Setelah memasuki usia 40 tahun ke atas dan mulai kenyang dengan problem hidup yang menimbulkan stres, adalah hal yang wajar ketika hasrat seksual lamat-lamat lenyap. Tetapi itu bukan berarti nggak ada jalan keluar. Ini 9 cara yang dapat Anda lakukan untuk punya kehidupan seks yang bikin iri.

FYI, Mommies, seks setelah dekade keempat nyatanya bisa lebih baik daripada ketika Anda berusia 20-an atau 30-an. Mengapa? Karena keintiman secara emosional sudah terjalin sangat dalam sehingga kenikmatan yang Anda berdua peroleh nggak lagi nikmat fisik semata: Mommies bahagia melihatnya puas (itu jadi hal yang utama), begitu pula sebaliknya. Berikut adalah tips memiliki kehidupan seks di atas usia 40:

1. Anda harus berolahraga

Tetap aktif secara fisik sangat penting untuk meningkatkan libido karena membantu meningkatkan kadar testosteron, meningkatkan massa otot, meningkatkan energi, dan dapat membantu menurunkan berat badan berlebih yang menyebabkan berkurangnya kadar testosteron. Olahraga juga dapat membantu untuk merasa lebih percaya diri dan nyaman dengan tubuh, karena sadar diri ini tidak kalah seksi dengan saat masih berusia 30-an.

Lakukan latihan kardio dan kekuatan otot setidaknya empat hari seminggu, juga latihan Kegel yang akan meningkatkan otot-otot dasar panggul sehingga dapat melakukan lebih banyak kontrol saat berhubungan seks dan bahkan orgasme yang lebih intens. Meskipun demikian, tidak semua olahraga baik untuk kadar Testoren, jadi hindari latihan yang malah berakibat sebaliknya.

2. Makan makanan penambah libido

Makanan tertentu dapat meningkatkan libido pria, jadi pastikan untuk memasukkannya ke dalam diet Mommies. Bit dan jus bit, misalnya, mengandung nitrat yang diubah menjadi oksida nitrat di dalam tubuh. Oksida nitrat membuka pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah, yang meningkatkan sirkulasi di penis.

Makanan lain yang dapat meningkatkan libido termasuk cabai (mengandung zat aktif capsaicin yang melancarkan peredaran darah), sayuran seperti brokoli dan kembang kol (meningkatkan kadar testosteron), kerang (mengandung asam lemak omega-3, yang meningkatkan oksida nitrat), kacang Brazil (meningkatkan testosteron), dan buah delima (juga testosteron).

BACA JUGA: 8 Panduan Seks Setelah Menopause

Sumber gambar: Unsplash

3. Konsumsi suplemen alami

Sejumlah suplemen alami telah terbukti meningkatkan gairah seks dan meningkatkan kadar testosteron. Pastikan untuk konsultasi dengan ahli gizi sebelum mengonsumsi suplemen alami karena dapat berinteraksi dengan obat-obatan atau suplemen lain yang diminum. Suplemen berikut ini dapat membantu meningkatkan libido, seperti asetil L-karnitin, L-arginin, L-sitrulin, fenugreek, gingko biloba, dan tribulus terrestris.

4. Santai

Salah satu pembunuh libido terbesar adalah stres. Kecemasan dan ketegangan meningkatkan produksi hormon stres kortisol dalam tubuh. Ketika kadar kortisol naik, kadar testosteron turun. Latih teknik manajemen stres setiap hari dan Anda akan mulai mengalami lebih banyak relaksasi di dalam dan di luar kamar tidur. Lebih baik lagi, temukan aktivitas penghilang stres yang dapat dilakukan berdua, seperti yoga, tai chi, menari, atau pernapasan dalam.

5. Batasi konsumsi alkohol

Mommies kan bukan pengantin baru lagi. Jadi, tentu nggak butuh alkohol untuk menghilangkan grogi sebelum bermesraan. Alkohol nggak menjamin naiknya libido. Sebaliknya, hindari atau batasi asupan alkohol. Lebih baik lagi, cobalah puasa alkohol untuk meningkatkan testosteron.

6. STOP merokok

Penting. Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan. Pada pria, merokok bisa menyebabkan gangguan ereksi dan mengurangi produksi sperma. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi tingkat kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi HPV (Human papillomavirus). HPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi di permukaan kulit, serta berpotensi menyebabkan kanker serviks.

BACA JUGA: Mengenal Vaginal Fisting dan Anal Fisting, Aktivitas Seks yang Dianggap Tabu

7. Cukup tidur

Mommies butuh tidur yang cukup agar tubuh dapat memproduksi testosteron. Kurang tidur berkontribusi pada penurunan produksi testosteron, jadi pastikan untuk tidur minimal tujuh jam per malam. Jika mengalami kesulitan untuk tertidur, tetap tertidur, atau kembali tidur jika terbangun di malam hari, pikirkan tentang jadwal dan lingkungan tidur Mommies.

Jauhkan perangkat elektronik dari kamar tidur, jaga kamar tidur sejuk dan gelap, jangan berolahraga dalam waktu tiga jam sebelum tidur, dan selalu tidur dan bangun pada waktu yang sama.

8. Mulai perhatikan kondisi kesehatan

Kita bicara tentang sistem kardiovaskular yang merupakan kunci kehidupan seks yang memuaskan. “Sistem kardiovaskular yang sehat sangat penting untuk fungsi seksual,” kata Gracie Landes, terapis pernikahan dan keluarga berlisensi, dan terapis seksual bersertifikat di New York City. Menjaga kesehatan fisik yang baik itu penting. Itu berarti lakukan latihan kardio dan latihan kekuatan otot juga.

9. Jangan lupakan lubrikan dan estrogen cream

Yes, Mommies boleh mengambinghitamkan hormon untuk fakta bahwa seks menjadi sekering padang pasir setelah melewati usia 40. “Fluktuasi kadar estrogen dan periode menstruasi yang tidak teratur dapat membawa ketidaknyamanan,” kata Landes. Dinding vagina mulai menjadi lebih tipis, lebih mudah teriritasi, lebih mungkin berdarah atau robek. Obatnya? Koleksi pelumas. Beberapa dokter akan merekomendasikan krim estrogen yang dioleskan ke area vagina untuk membantu mengatasi kekeringan.

BACA JUGA: 7 Fakta Gairah Seks pada Wanita, Mommies Wajib Tahu!

 

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top