Now Reading
Mengenal Child Prodigy, Bagaimana Karakteristiknya?

Mengenal Child Prodigy, Bagaimana Karakteristiknya?

Child prodigy kerap disebut sebagai anak ajaib. Bagaimana karakteristiknya dan apa saja yang membedakannya dengan anak-anak lain? 

Beberapa orang seperti Mozart, Gary Kasparov, dan Nadia Comaneci memiliki satu kesamaan: yaitu mereka sama-sama anak ajaib (child prodigy). Seseorang bisa dikatakan sebagai child prodigy apabila ia menunjukkan keterampilan luar biasa pada usia yang sangat muda—baik di bidang matematika, sains, musik, atau yang lainnya.

Mereka juga memiliki pengetahuan mendalam terkait suatu subjek dan ini tidak biasa untuk anak-anak seusianya. Bahkan kemampuannya bisa mengalahkan orang dewasa yang sudah lama berkecimpung di bidangnya.

Mengenal karakteristiknya

Ketika berinteraksi dengan child prodigy, Mommies pasti bisa mengetahui bahwa mereka spesial. Berikut karakteristiknya:

Memiliki ingatan yang sangat baik

Ingatan yang kita punya memungkinkan untuk melakukan tugas sehari-hari. Bahkan terkadang kita sering lupa karena kemampuan memori yang sangat terbatas. Namun, child prodigy berbeda. Keajaiban memberikan mereka kapasitas memori yang besar. Ini membuatnya dapat menyimpan informasi yang sangat banyak sekaligus mampu memproses informasi yang masuk dan keluar dengan mudah.

IQ tinggi

Tidak mengherankan jika anak-anak ajaib ini memiliki IQ lebih tinggi yang jauh di atas rata-rata. IQ rata-rata populasi umum adalah 100 sementara child prodigy bisa mencapai 128. Meskipun tidak selalu begitu, tetapi dapat dikatakan bahwa anak ajaib memiliki intelejensi tinggi dibandingkan anak-anak lainnya.

Bakat dan kemampuan yang menakjubkan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, anak ajaib biasanya menunjukkan bakat luar biasa di satu bidang; meskipun ada juga yang di berbagai bidang. Karunia yang mereka miliki ini bervariasi antara satu anak dengan yang lainnya.

Dedikasi tinggi

Anak-anak dengan kemampuan luar biasa ini memiliki komitmen tinggi pada bidang yang mereka minati dan mampu fokus secara intens dalam jangka waktu lama. Mommies akan melihat child prodigy benar-benar terserap pada minat mereka. Ketika dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun, mereka bisa lebih terampil lagi dan menguasai subjek tersebut, bahkan mengalahkan kemampuan orang dewasa.

Bagaimana pola asuhnya?

Mengamati akademis dan perilaku umum anak membantu Mommies mengidentifikasi child prodigy. Tes kecerdasan yang dilakukan oleh psikolog juga dapat mengonfirmasi apakah anak Mommies merupakan anak ajaib atau bukan.

Apabila anak Mommies ternyata child prodigy, berikut tips yang bisa dilakukan untuk menemani tumbuh kembangnya:

Memberi ruang bagi anak untuk mengembangkan minatnya

Passion anak-anak biasanya sudah muncul sejak dini. Jika Mommies melihat Si Kecil memiliki bakat yang luar biasa pada bidang tertentu dan ia senang melakukannya, maka berikan ruang untuk mengembangkannya. Sebagai contoh, jika bakat musik atau menari anak sudah terlihat dengan baik, daftarkan ke kelas tambahan.

Cara terbaik yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan mendukung minat anak dan bantu ia berkembang. Jangan memaksa anak menekuni bidang yang tak disukainya.

Sumber foto: freepik.com/freepik

Membantu Si Kecil menetapkan tujuannya

Bantu anak menetapkan tujuan jangka pendek yang dapat dicapai dalam waktu dekat. Ini dilakukan untuk makin membangun kepercayaan anak dan agar ia tetap fous. Setelah tahu tujuannya, peran Mommies sebagai orang tua adalah mendukungnya. Child prodigy biasanya memiliki kontrol tinggi atas tujuannya dan lebih disiplin.

Sesuaikan jadwal

Jika anak Mommies merupakan child prodigy, ada kemungkinan ia kurang cocok dengan beberapa pelajaran sekolah dan akhirnya bosan dengan kurikulum. Terkadang akan sulit mengikuti perkembangan Si Kecil dengan kegiatan dan minatnya yang besar. Mommies harus beradaptasi agar bisa menyamakan jadwal.

Namun, pada akhirnya, sama seperti semua anak, child prodigy pun membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orang tuanya. Yakinkan Si Kecil bahwa kegagalan dan kesuksesan mereka tidak akan memengaruhi cinta dari Mommies dan Daddies.

BACA JUGA: 

Waspada 11 Tanda Masalah Sensorik Pada Anak

5 Tips Bantu Anak Menghadapi Pubertas

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top