Now Reading
Waspada Bakteri Penyebab Infeksi pada Penis dan Vagina

Waspada Bakteri Penyebab Infeksi pada Penis dan Vagina

Cari tahu lebih detail mengenai bakteri penyebab infeksi pada penis dan vagina di artikel berikut ini.

Bakteri penyebab infeksi pada vagina

Photo by Malvestida Magazine on Unsplash

Menurut Centers for Disease Control and Prevention atau CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit), Vaginosis Bakterialis adalah bentuk paling umum infeksi vagina yang dialami wanita usia 15-44 tahun, baik yang sudah pernah melakukan hubungan seks maupun yang belum. Penyakit ini terjadi karena adanya infeksi pada vagina yang disebabkan oleh bakteri Gardnerella vaginalis. Selain bakteri ini, biasanya infeksi disebabkan bakteri-bakteri anaerob (yang paling umum adalah Bacteroides dan Peptococcus).

Pada jumlah berlebihan, ketiga bakteri ini akan bersimbiosis dan menimbulkan gejala. Bakteri-bakteri lain yang berasal dari luar seperti Leptotrika, Sneathia, Atopobium, Megasfaera, dan Clostridiales, yang kemudian bersentuhan dengan vagina dan akhirnya bertumbuh dalam jumlah yang sangat banyak juga akan menyebabkan infeksi.

Gejala-gejala Vaginosis Bakterialis dan bahayanya

Pada sebagian Wanita, infeksi ini tidak menimbulkan gejala, namun pada sebagian wanita lain gejalanya adalah keluarnya cairan dalam jumlah yang tidak biasa, keluar cairan berwarna putih keabuan atau kehijauan dan berbau amis, iritasi di daerah vagina ditandai dengan rasa gatal, terbakar, warna kemerahan, dan bengkak pada vulva.

Tanpa pengobatan, Vaginosis Bakterialis dapat menimbulkan konsekuensi yang lebih parah. Misalnya, bisa memiliki peluang lebih besar mendapatkan HIV jika ia melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki HIV. Selain itu besar kemungkinan tertular penyakit menular seksual seperti klamida. Wanita hamil yang terkena Vaginosis Bakterialis berisiko melahirkan prematur dan memiliki bayi dengan berat badan kurang dari normal.

Penyebab Wanita Terkena Vaginosis Bakterialis

Sampai saat ini para dokter masih belum memahami mengapa bakteri ini bisa menyebabkan infeksi karena pada dasarnya wanita memiliki koloni Gardnerella vaginalis di dalam vaginanya dan tetap tidak mengalami keluhan apa pun.

Kemungkinan besar, penyebabnya adalah peningkatan jumlah kuman dan berkurangnya jumlah bakter baik di vagina yang seharusnya berfungsi untuk mencegah timbulnya penyakit.

Sejumlah faktor diduga bisa meningkatkan risiko wanita mengalami Vaginosis Bakterialis seperti:
• Mengalami perubahan hormon akibat menstruasi, mengandung, dan menopause.
• Punya riwayat penyakit infeksi menular seksual.
• Berganti-ganti pasangan seksual dan tidak menggunakan kondom.
• Penggunaan antibiotik dalam jangka panjang.
• Penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim atau IUD.
• Mencuci pakaian dalam menggunakan sabun cuci dengan kandungan kimia yang keras.
• Menggunakan sabun pembersih vagina yang mengandung parfum dan sabun antiseptik.

Cara mencegah Vaginosis Bakterialis

Beberapa saran di bawah ini bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena Vaginosis Bakterialis:
• Gunakan kondom saat berhubungan seks
• Bersihkan sex toys setelah digunakan
• Setia pada satu pasangan
• Bersihkan vagina secara rutin
• Kenakan pakaian dalam berbahan katun

Pengobatan untuk infeksi bakteri pada vagina

Dokter akan meresepkan antibiotik yang akan membunuh bakteri penyebab Vaginosis Bakterialis. Selain obat oral, dokter juga bisa meresepkan obat oles.

BACA ARTIKEL-ARTIKEL LAIN SEPUTAR KESEHATAN VAGINA:

Penyebab dan Cara Mengatasi Otot Vagina Kendur

Sindrom MRKH Penyebab Vagina Tumbuh Tak Sempurna

Bicara tentang infeksi pada penis dan vagina, bagaimana dengan infeksi pada penis? Karena faktanya ada juga bakteri penyebab infeksi pada penis. Cek di halaman selanjutnya.

Pages: 1 2
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top