Now Reading
Wajib Tahu dan Lakukan! Ini 7 Aturan Kebersihan dalam Bercinta

Wajib Tahu dan Lakukan! Ini 7 Aturan Kebersihan dalam Bercinta

siscachristina
Aturan Kebersihan dalam Bercinta

Seks itu menyehatkan, tapi belum tentu bebas kuman. Itulah mengapa kita wajib mengerti dan mengikuti aturan kebersihan dalam bercinta, demi kesehatan dan kenikmatan bersama.

Di samping menyehatkan fisik maupun mental bagi pasangan, seks juga bisa menjadi medium penularan berbagai infeksi. Coba deh renungkan, dalam hubungan seks itu terjadi pertukaran berbagai cairan, seperti liur dan cairan organ intim. Nggak ada jaminan bahwa liur kita bebas kuman dan bakteri. Belum lagi jari-jari atau sex toys yang digunakan, semua belum tentu dalam keadaan higienis. Bertukar handuk atau alat mandi aja nggak disarankan, eh tapi tukar-tukaran cairan cinta? Hahaha.. aneh ya. Itulah uniknya seks. Bisa dibilang, seks adalah kegiatan nggak higienis yang paling menyenangkan.

Sayangnya, kita sering abai dengan kebersihan saat bercinta. Terutama saat melakukan seks spontan, nggak sempat bsersih-bersih, cuci-cuci, langsung tancap! Supaya terhindar dari risiko-risko infeksi atau iritasi, kita perlu menjalankan aturan kebersihan sebelum, saat dan sesudah bercinta.

Aturan Kebersihan Bercinta

Dilansir dari scarymommy.com, berikut aturan kebersihan bercinta, supaya seks tetap higienis, aman dan sehat.

Aturan 1: Lakukan Tes Infeksi Menular Seksual

Buat pasangan yang sudah aktif secara seksual sebelum menikah, atau pasangan yang bercerai dan akan menikah lagi, sebaiknya lakukan tes skrining infeksi menular seksual, demi keamanan dan kesehatan hubungan rumah tangga nantinya. Jika ternyata hasil tes menunjukkan adanya infeksi, jujurlah dan bicarakan kepada pasangan. Komunikasi dan keterbukaan sangat penting untuk memiliki hubungan seks yang sehat dan menyenangkan.

Aturan 2: Selaluuuuu Cuci Tangan Anda

Sama halnya anjuran mencuci tangan bisa menghindarkan kita dari penularan virus corona, mencuci tangan dan tubuh sebelum bercinta juga bisa melindungi kita dari risiko infeksi bakteri, jamur, infeksi saluran kemih (ISK) dan seterusnya. Pikirin deh tempat-tempat dan barang-barang yang kita sentuh sehari-hari: laptop, dompet, pintu mobil, gerbang yang juga disentuh sejuta umat. Jadi, upayakan selalu untuk cuci tangan dan membersihkan organ intim sebelum bercinta. Untuk seks spontan? Minimal sedia hand sanitizer selalu, dan gunakan sebelum menyentuh pasangan.

Aturan 3: Jika Melihat Sesuatu yang Tak Biasa Pada Pasangan, Katakan

Apabila selama bercinta Anda menemukan ada yang tak biasa pada tubuh pasangan, misalnya ada ruam, kulit berubah warna misalnya kemerahan atau kehitaman, benjolan, iritasi, atau apapun, jangan ragu untuk sampaikan kepada pasangan.

Aturan 4: Jaga Kebersihan Mainan Seks

Sesimpel mencuci sabun dan air biasanya sudah cukup merawat sex toys. Selain itu, perhatikan juga cara penyimpanannya. Kalau sudah dicuci bersih tapi geletak begitu aja, kena debu atau yang lainnya, percuma juga. Paling aman, cuci kembali sex toys sebelum digunakan. Bacalah petunjuk pembersihan sex toys sesuai anjuran yang tertera pada kemasan.

Aturan 5: Kalau Bermain di Area Anus, Jangan Mampir ke Area Lain

Sebetulnya, dari sisi kesehatan, bercinta di area anus nggak disarankan mengingat risikonya lebih banyak dibanding kenikmatannya. Tapi, kalau Anda dan pasangan tipe eksplor atau memang ingin banget mencoba, lakukan aturan ketat saat bermain di tempat ini. Jangan mampir ke area tubuh lain seperti vagina atau mulut, setelah bermain di anus baik menggunakan jari, penis atau sex toys. Lakukan permainan anus di sesi paling akhir bercinta dan selesaikan dengan kegiatan bersih-bersih dengan sabun apapun yang bersentuhan dengan anus.

Baca juga: Anal Seks, Ketika Nikmatnya Tak Sebanding dengan Kerugiannya

Aturan 6: Buang Air Kecil Setelah Bercinta

BAK setelah berhubungan seks bisa jadi cara lain untuk membersihkan bakteri apa pun yang mungkin telah terkumpul di dekat saluran kencing. Ini bisa membantu meminimalkan risiko ISK atau infeksi lainnya.

Aturan 7: Tetap Terhidrasi Luar Dalam

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dari dalam tentunya dengan minum air putih. Ini dipercaya bisa mencegah disfungsi ereksi dan kekeringan pada vagina. Untuk meningkatkan kualitas seks, vagina perlu dijaga agar tetap terhidrasi juga dari luar. Salah satunya dengan menggunakan pelumas untuk mengurangi kemungkinan iritasi, cedera atau kerusakan kondom.

Menerapkan aturan kebersihan dalam bercinta ini bukan sebagai bentuk nggak percaya dengan pasangan, lho, ya. Justru dengan menerapkan seks yang higienis adalah bukti saling menghargai dan menjaga tubuh pasangan. Ini demi meningkatkan kualitas kehidupan seksual dalam pernikahan juga. Jadi, wajib diterapkan berdua, ya!

Baca juga: Cupang, Gigitan Cinta yang Bisa Berujung Maut

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top