banner-detik
SEX

Panduan Menggunakan Vibrator Untuk Bercinta

author

Sisca Christina25 Feb 2021

Panduan Menggunakan Vibrator Untuk Bercinta

Vibrator tidak hanya menambah kenikmatan dalam bercinta, tapi juga bisa meningkatkan keintiman bersama pasangan. Ini panduan menggunakan vibrator.

Buat sebagian masyarakat, menggunakan vibrator masih jadi hal tabu. Takut dianggap nggak wajar atau takut kecanduan. Padahal, vibrator adalah alat bantu seks yang bisa memberi variasi dalam bercinta bersama pasangan. Bukan cuma buat “solo” aja, lho!

Bahkan, beberapa dokter ada juga yang sudah merekomendasikan vibrator sebagai salah satu solusi seksual bagi pasiennya dengan kondisi tertentu. Serius? Iya, vibrator memang punya manfaat untuk meningkatkan kualitas kehidupan seksual seseorang. Misalnya, perempuan yang sudah memasuki masa menopause, kesulitan orgasme, atau yang sudah tidak rutin lagi melakukan hubungan intim.

Berminat mencobanya? Baca dulu panduan menggunakan vibrator berikut, agar hasil yang ingin dicapai maksimal.

Panduan Menggunakan Vibrator

1. Pilih vibrator yang tepat

Jenis vibrator (ternyata) banyak banget di pasaran. Kalau mommies browsing atau mengunjungi sex toy shop, bakalan menemukan variasi bentuk, warna, bahan, hingga fitur yang bisa menghasilkan sensasi tertentu buat penggunanya. Beberapa jenis yang umum di pasaran adalah internal, eksternal, kombo, anal dan penis-fokus. Pilihlah yang sesuai dengan gaya bercinta Anda.

2. Pelajari teknik penggunaannya

Sebelum mulai, eksplor dulu mainan baru mommies. Silakan pencet-pencet tombol, maju mundurkan level kecepatannya, dan kenali pola getarannya. Buat pemula, biasanya selalu dimulai dengan getaran paling rendah.

3. Aplikasikan ke seluruh tubuh

Hindari to the point menyasar miss-V, ini bisa bikin Anda kaget. Sebagai permulaan, sentuhlah bagian-bagian tubuh lain misalnya perut, dada, leher, paha dan seterusnya, sambil menemukan G-spot Anda. Kalau dirasa-rasa udah makin nikmat, Anda bisa lanjut ke bagian-bagian yang lebih sensitif seperti bagian paha dalam, luar vagina, bibir vagina, klitoris, dan seterusnya.

4. Variasikan kecepatan dan getaran

Kalau sudah merasa nyaman, mommies bisa mencoba berbagai level kecepatan dan getaran untuk mendapatkan sensasi yang diinginkan. Mau bolak-balik dari lembut ke tiba-tiba keras, atau dari keras tiba-tiba pelan juga bebas. Itulah keunikan vibrator, ibaratnya, kontrol kepuasan ada di tangan Anda, cihuy!

5. Siap-siap penetrasi

Sebenarnya mau penetrasi atau nggak, itu terserah Anda. Mau buat “main-mainan” aja bergantian dengan pasangan, atau mau penetrasi, sekali lagi, kontrol ada di tangan Anda. Lakukan penetrasi secara perlahan, aman dan tidak kasar sehingga tidak menyerap cairan pada tubuh. Oya, jangan lupa oleskan lubrikan dulu, ya, supaya lebih smooth, terutama buat Anda yang sudah menopause. Berikan tekanan dan gerakan yang bervariasi antara ujung vibrator ke miss-V.

Baca juga: 7 Hal Berbahaya Untuk Vagina! Jangan Coba-Coba Dilakukan, Ya!

6. Variasi posisi

Bermain-main dengan vibrator bisa eksplor posisi juga, lho. Beberapa variasi bisa dilakukan supaya nggak jenuh, seperti berbaring seperti posisi misionaris lalu mendekatkan vibrator ke arah klitoris, tidur dengan menindih vibrator, sambil berdiri, melakukannya di kamar mandi dengan vibrator tahan air, atau silakan eksplor posisi-posisi lainnya yang membuat Anda nyaman dan puas.

7. Lakukan bersama pasangan

Dilansir dari Metro.co.uk, menurut Dr. Becky Spelman, seorang Psikolog yang sering menangani urusan seks, kencan dan hubungan percintaan, pemikiran vibrator bakal menggeser posisi pasangan dan membuat wanita kecanduan, itu nggak tepat. Malah, ini bisa dijadikan alat bantu untuk meningkatkan gairah dan sensasi saat bercinta. Mintalah pasangan memainkan alat ini pada tubuh Anda. Bicarakan bagaimana Anda ingin ia melakukannya. Setelah itu, gantian mommies mainkan ke tubuh pasangan, dan biarkan ia menikmatinya. Menurutnya, obrolan saat bermain-main vibrator saat bercinta seperti ini justru bisa memperkuat ikatan dengan pasangan.

8. Wajib! Cuci vibrator sebelum dan setelah bermain

Pastikan Anda membersihkan mainan ini dengan sabun anti bakteri dan air hangat. Copot baterai sebelum dicuci. Keringkan vibrator dan simpan di tempat yang bersih, agar sewaktu-waktu siap digunakan kapanpun Anda butuhkan.

Gimana, tertarik nyoba? Atau udah pernah coba? Cerita, yuk!

Photo by We-Vibe WOW Tech on Unsplash

Baca juga: 

Lakukan 10 Hal Ini Saat Berhubungan Seks, Siap-siap Gairah Ngedrop!

Anal Seks, Ketika Nikmatnya Tak Sebanding dengan Kerugiannya

Share Article

author

Sisca Christina

Ibu dua anak yang berprofesi sebagai digital nomad, yang juga suka menulis. Punya prinsip: antara mengasuh anak, bekerja dan melakukan hobi, harus seimbang.


COMMENTS