Jangan Katakan 11 Hal Ini Kepada Orang Tua yang Anaknya Susah Makan

Kids

Sisca Christina・24 Feb 2021

detail-thumb

Setidaknya ada 11 kalimat yang nggak ingin sekali didengar oleh orang tua yang memiliki anak susah makan. Nomor lima paling nyebelin, ih!

Orang tua dengan anak susah makan itu tantangannya ada dua. Pertama, berupaya agar anak konsisten mau makan makanan bernutrisi sambil harap-harap cemas berat badannya naik. Kedua, ngadepin komentar-komentar nggak sedap yang berpotensi bikin telinga merah. Sedihnya, komentar-komentar tersebut seringkali berasal dari keluarga sendiri, teman atau malah orang nggak dikenal, misalnya lagi sama-sama nunggu dokter di rumah sakit.

Sebal? I feel you, mommies! Setidaknya ada sebelas kalimat yang nggak pengen didengar oleh orang tua yang memiliki anak susah makan. Apa saja kalimat-kalimat itu?

Jangan Katakan 11 Hal Ini Kepada Orang Tua dengan Anak Susah Makan

“Turunan kamu kali tuh..”

Penyakit bukan, dibilang turunan. Andaikan pun salah satu dari mommies atau daddies (atau keduanya) susah makan saat kecil, nggak mungkin ‘kan harus menyalahkan nenek atau kakeknya lagi? Biasanya, orang tua yang menyadari dirinya susah makan waktu kecil, akan berusaha memperbaiki situasi dan pola makan anaknya agar tidak mengalami hal yang sama dengan dirinya.

“Udah, kasih mie instan aja.. yang penting mau makan.”

Sudahlah beratnya kurang, makannya susah, malah disuruh kasih makanan minim nutrisi. Baru umur setahun, pula. Hedeuh! Memang sih, tujuan utamanya agar anak mau makan. Tapi nggak gitu juga. Sebab dengan makanan minim nutrisi, anak hanya dapat kenyangnya, tapi nggak dapat manfaat gizi yang diperlukan untuk tumbuh kembangnya. So, buat mommies yang tetap teguh berupaya memberi makan bernutrisi walau anaknya masih ogah-ogahan, lanjutkan!

“Mungkin emang tipe-tipe badannya kurus kayak kamu.”

Iya.. iya.. tapi kalau kita bisa berusaha semaksimal mungkin agar tumbuh kembang fisik anak lebih baik dari kita, kenapa nggak?

“Menunya kurang variatif mungkin?”

Nggak perlu ikut ke dapur dan menyaksikan gimana sang ibu sehari-hari bertarung dengan panci dan bahan masakan, kan? Percaya, deh, eksplor menu-menu baru, browsing sana-sini, coba ini itu, pasti solusi nomor satu yang dilakukan orang tua buat menyiasati tantangan anak susah makan.

“Ribet banget ya anakmu, untung anak-anakku pada doyan makan.”

Nah, bisa bayangin kan, ribetnya kayak apa? Bersyukurlah Anda nggak ngalamin ini, tapi, tolong, tak perlu membanding-bandingkan.

“Nggak apa-apa, yang penting anaknya tetap aktif dan lincah.”

Mungkin maksudnya baik supaya mommies nggak khawatir. Sayangnya, aktif dan lincah nggak cukup dijadikan indikator tumbuh kembang anak. Kalau mommies terlalu santai, takutnya tumbuh kembang anak jadi keteteran. Khawatir berlebihan jangan, namun alarm tetap perlu dipasang, ya!

“Makanannya nggak habis lagi?”

Namanya juga susah makan, urusan makanan nggak habis mah udah biasa. Padahal porsi udah dipas-pasin juga. Yaa, mau gimana lagi? Lagipula menurut dokter pun, nggak perlu dipaksakan habis. Lebih baik sedikit-sedikit dan sering.

“Ini mah anaknya kecil, mamanya yang makin subur!”

Kadang mommies suka nggak tega melihat makanan si kecil tersisa lalu dilahap. Dipikir, tanggung, ya kan? Lagian porsi makan nanti juga dikurangi, bukan berarti jadi dobel!

“Kamu nggak sabar kali nyuapinnya?”

Udah sabar banget kok, udah sampe nahan lapar nungguin anak kelar makan malah. Bahkan suasana makan selalu dicoba untuk nyaman dan riang. Kurang sabar apalagi coba?

“Masakanmu nggak enak.”

Dan ini dilontarkan oleh mertua. Hanya bisa bungkam seribu bahasa. Sabar, ya, mommies, uhuks!

“Jangan disepelein, lho, nanti bisa stunting!”

Ish siapa juga yang nyepelein? Kalau nyepelein nggak mungkin selama ini mutar otak usahain berbagai cara supaya anak lancar makan. Bahkan udah konsultasi ke dokter anak segala.

Hanya mommies yang tahu tantangan, perjuangan dan upaya maksimal yang sudah dilakukan untuk membesarkan anak yang nggak begitu suka makan. Menjaga anak konstan makan tiga kali sehari dan berat badannya nggak meluncur dari kurva minimal saja, sudah syukur. Jadi, nggak usah semua komentar dimasukkan ke hati, ya.

Mommies pernah dapat komentar lain? Share, yuk!

Baca juga:

20 Komentar Menyebalkan Tentang Bayi Bagi Para Ibu

Ingin Anak Lebih Mudah Tidur? Berikan 7 Pilihan Makanan Berikut