Wheelbarrow Position: Posisi Seks Buat yang Punya Rahim Terbalik Selain Doggy Style

Sex & Relationship

dewdew・25 Aug 2020

detail-thumb

Jika sudah bosan dengan doggy style, coba saja wheelbarrow position, posisi seks yang konon kabarnya lebih dahsyat untuk mencapai orgasme.

Buat yang punya rahim terbalik atau rahim retroflux, biasanya dokter akan menyarankan pasangan suami istri untuk ‘main belakang’ alias melakukan doggy style agar peluang kehamilan lebih besar. Pasalnya arah rahim yang berbanding lurus dengan anus atau tulang belakang, membuat peluang kehamilan lebih kecil bila dilakukan dengan posisi misionaris. Nah, buat para mommies (and daddies) yang lagi usaha anak kedua, ketiga, atau seterusnya (ups) dan mulai bosan dengan doggy style, mungkin bisa coba wheelbarrow position alias gerobak dorong (kok, nggak enak, ya, kalau di-translate ke bahasa Indonesia, hahaha…)

Wheelbarrow Sex Position - Mommies Daily

Apa itu wheelbarrow position?

Menurut situs resmi Healthline , wheelbarrow position mengizinkan penis melakukan penetrasi dari ‘pintu belakang”. Tapi bukan anal sex, lho, ya. Dalam posisi ini, suami umumnya berdiri sambil memegang kaki pasangannya. Nah, posisi mommies biasanya berada di lantai dengan dada menghadap ke bawah, lalu diseimbangkan dengan tangan yang posisinya seperti plank.

Seperti yang bisa ditebak, apalagi dengan hanya melihat panduannya, posisi ini akhirnya diberi nama wheelbarrow atau gerobak dorong, layaknya orang lagi mendorong gerobak. Kelihatan, ya, mana yang mendorong, mana yang didorong :))

Baca juga:

30 Tips Seks Setelah Menikah

Susah nggak, sih, posisi seks wheelbarrow?

Saya sendiri belum pernah coba. Tapi kalau dilihat dari panduannya, uhuk, challenging banget, ya. Menurut Healthline (yang sepertinya sudah melakukan eksperimen) dibutuhkan keahlian lebih untuk bisa bertahan melakukan hubungan seks di posisi ini. Untuk yang olahraganya banyak melakukan gerakan HIIT (High-Intensity Interval Training) terutama mampu bertahan di posisi plank beberapa menit, posisi ini akan dapat dilakukan dengan mudah. Soalnya dibutuhkan kekuatan otot perut, dan tangan baik yang di atas maupun yang di bawah, untuk bisa bertahan hingga mencapai orgasme. Kebayang, ya, saat melakukan hubungan seks, harus fokus juga untuk menahan otot perut dan tangan. Yang sudah pernah melakukan posisi ini, share, dong, besoknya turun berapa kilo? Hahaha...

Apa manfaat posisi seks wheelbarrow?

- Posisi ini bagus untuk para mommies dengan rahim terbalik atau rahim retro sebagai variasi dari doggie style.

- Posisi ini bisa lebih mengeksplor titik-titik sensitif yang mungkin belum pernah tersentuh sebelumnya terutama jika lebih sering melakukan posisi misionaris. Hal ini dikarenakan penetrasi dalam terhadap G spot, yang mungkin selama ini susah dijangkau. Meskipun G spot hanya sekitar 3 inci dari lubang vagina, posisi misionaris dan posisi menghadap ke depan lainnya seringkali nggak pas, atau posisinya kurang tinggi untuk mencapai titik tersebut.

- Juga bisa menjangkau A spot yang secara resmi dikenal sebagai anterior frontal cortex. Titik A terletak lebih dekat ke serviks dan dapat membuat vagina terangsang hingga pemiliknya merasakan orgasme optimal, lebih dari yang pernah dirasakan sebelumnya. Uwow!

Mommies ada yang mau coba?