Begini Cara Investasi Ala Menteri Keuangan Sri Mulyani

Mommies sudah punya catatan lengkap kekayaan keluarga? Sudah pernah cek apakah keuangannya sehat dan investasi terbagi di beberapa tempat?

Sri Mulyani Indarwati terpilih lagi menjadi menteri keuangan. Ini kali ketiga ia terpilih setelah sebelumnya jadi menteri keuangan di periode 2005-2010 dan 2014-2019.

Karena terpilih lagi, perempuan 57 tahun ini harus melaporkan kekayaannya. Dari laporan itu, kita bisa lho melihat secara kasar bagaimana kondisi kesehatan keuangan ibu Sri Mulyani plusss pola investasinya.

Yang menarik, ibu 3 anak ini tidak punya mobil lho! Ia tidak punya satu pun kendaraan bermotor atas nama dirinya.

sri-mulyani

Saya mencoba mencari sendiri laporan kekayaannya namun hanya tersedia sampai tahun 2017. Jadi berikut daftar harta ibu Sri Mulyani yang terdaftar di KPK dari berbagai sumber.

Total kekayaan: Rp 46,6 miliar

Tanah dan bangunan Rp 37,9 miliar atau sekitar 81% dari total kekayaannya. Tampaknya mantan direktur pelaksana Bank Dunia ini lebih senang berinvestasi properti dibanding produk investasi lain. Ia memiliki properti di Amerika lho!

Surat berharga setara saham atau obligasi dimiliki ibu SMI sebanyak Rp 12,6 miliar atau 27% dari total kekayaannya.

Harta lain seperti logam mulia, barang seni atau antik, dan lainnya total ada Rp 411juta atau tidak sampai 1% dari keseluruhan kekayannya. Dari angka itu, ibu SMI memiliki logam mulia hanya senilai Rp 100juta

Selain itu, ia juga menyimpan uang cash sebanyak Rp 5,5 miliar atau 12% dari nilai kekayaannya. Plus, ia memiliki utang Rp 9,9 miliar.

(Baca: 5 Pilihan Investasi Cerdas Mama Milenial)

Dari angka itu, meski utangnya terlihat sangat besar bagi rakyat biasa, kita bisa menilai kalau ibu SMI sehat secara finansial. Yaiyalah yaaa :)))))

Secara rasio finansial, ibu SMI punya rasio utang terhadap aset sebesar 21%, angka yang masih sehat dan bisa terlunasi sebelum pensiun. Angka ini bisa maksimal di angka 50%, cara menghitungnya dengan membagi total utang dengan total aset yang dimiliki. Harapannya, utang bisa mencapai 0 rupiah saat pensiun.

Dari sisi rasio likuiditas, ibu SMI ada di angka 15% artinya ia punya aset likuid yang cukup dibanding keseluruhan hartanya. Kalau mommies mau coba menghitung, caranya bisa dengan membagi jumlah aset likuid yang kita punya (tabungan/deposito) dibagi dengan total keseluruhan nilai aset (rumah, saham, dll).

Dari sisi solvabilitas atau solvency ratio untuk mengukur tingkat kemungkinan bangkrut, ibu SMI ada di angka 78,7%. Semakin tinggi persentasenya semakin kecil kemungkinan bangkrut. Angka minimalnya di 50%. Untuk menghitungnya bisa dengan cara membagi nilai total kekayaan bersih dibagi total aset (termasuk yang masih dalam proses cicilan seperti KPR misalnya).

Jadi bagaimana moms? Mau mengikuti investasi ala ibu SMI?

(Baca: Tips Investasi Properti untuk Pemula)


Post Comment