Sampah Elektronik Ancam Kesehatan Manusia & Kelestarian Lingkungan, Begini Cara Membuangnya

Setiap sampah eletronik mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) yang bisa merusak lingkungan. Ditambah, senyawa kimianya bersifat karsinogenik, dapat memicu kanker!

Sampah Elektronik - Mommies DailyImage: by wu yi on Unsplash

Dikutip dari detik.com, dua kandungan berbahaya tersebut setidaknya dimiliki 2,87 ton sampah elektronik yang berhasil dikumpulkan dalam kurun waktu 6 bulan oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta. Dan jumlah tersebut, dibuangnya secara sembarangan lho, oleh sebagian warga.

Jika dirinci, bahan berbahaya yang saya singgung di atas antara lain: merkuri, mangan, timbal, lithium, dan cadmium. Nah, bahan-bahan tersebut tidaK mampu diurai oleh alam. Selain itu, kekhawatiran lainnya muncul, ketika limbah elektronik terkena hawa panas, atau sengaja dibakar. Barang elektronik bisa menciptakan senyawa baru, dan sifatnya karsinogenik. Besar kemungkinan akan terbawa udara, dan dihirup oleh manusia, hiii seram, ya, mommies?

Mulai memilah dan tega untuk membuang, yuk!

Sempatkan rajin beres-beres rumah. Pisahkan jenis-jenis sampah, menurut karakternya. Terutama sampah elektronik, ya. Saya pakai pola pikir, “kalau 3 bulan sudah tidak digunakan, atau rusak, wajib dibuang atau dihibahkan,” ini berlaku untuk barang apapun.

Baca juga: Cara Gampang Mengolah Sampah Rumah Tangga

Jika sudah terkumpul, pastikan bungkus di wadah yang rapih. Tidak bisa dijangkau anak-anak. Jika jumlahnya banyak, minimal 5 kilo, mommies bisa memanfaatkan jasa tim Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta (@dinaslhdki), secara gratis! Cukup isi formulir pendaftaran di website resmi mereka, www.lingkungan hidup.jakarta.go.id. ,nanti akan datang petugas menjemput sampah eletronik mommies.

Baca juga: Sampah: Setelah Dipisah, Lalu Bagaimana?

Bagaimana kalua jumlahnya masih sedikit, seperti remote tv, HP bekas, lain-lain? Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta juga menyediakan, kotak penampungan e-waste di beberapa titik ini:

1. Halte Transjakarta

  • Cawang Uki
  • Kampung Melayu
  • Matraman
  • Pasar senen
  • Harmoni
  • Jakarta Kota
  • Bundaran HI
  • Tandean
  • Ragunan
  • Blok M

2. Balai Kota DKI Jakarta

3. Stasiun Cikini

4. Stasiun Juanda

Ada yang sudah lebih dulu punya pengalaman membuang limbah elektronik mommies di tempat-tempat di atas?

Baca juga: Tak Hanya Plastik dan Sedotan, Ini Cara Paling Gampang Kurangi Sampah


Post Comment