Siapkan 6 Hal Ini Ketika Anak Masuk Sekolah Dasar

Berbeda pasti suasana sekolah TK dengan SD. Mulai dari semakin banyak teman yang berbeda hingga tanggung jawab yang lebih besar sebagai murid.

Tetiba si kecil tak lagi berseragam TK. Sebentar lagi dia pakai seragam baru, seragamnya anak SD. Yes, nggak terasa banget, deh, dia sudah makin besar. Usia SD berarti sudah nggak ada lagi, deh, bolos-bolos sekolah cuma karena dia lagi nggak mood masuk kelas. Nggak ada lagi terlambat masuk kelas hanya karena dia nggak mau bangun pagi. Nggak ada lagi sesuka-sukanya pakai baju ke sekolah, hanya karena dia lagi pengen pakai baju rumah aja. Iyes, nak, masa-masa bulan madumu dengan sekolahan sudah lewat. Masuk SD artinya banyak hal yang harus disiapkan, selain perlengkapan sekolah yang baru, seragam baru, buku-buku yang notabene bakal lebih banyak dan lebih berat dibanding ketika di TK, beberapa hal berikut ini juga bisa disiapkan sebagai bekal ia masuk SD.

Siapkan 6 Hal Ini Ketika Anak Masuk Sekolah Dasar - Mommies Daily

Guru SD ‘tak seramah’ guru TK

Nggak berarti galak dan suka marah-marah, guru di SD sudah pasti akan lebih tegas dan meminta anak untuk lebih mandiri dalam mengerjakan tugas atau melakukan aktivitas di kelas nanti. Yang pasti ‘sifat manja’ waktu di TK sudah harus pelan-pelan dihilangkan.

Mulai ada pekerjaan rumah

Ada sekolah yang memberi PR setiap hari, ada yang hanya di akhir pekan, atau bahkan per bulan, kapan pun diberikan, pekerjaan rumah menjadi sesuatu yang wajib dikerjakan. Karena PR menjadi bagian dari kewajiban yang harus dipertanggungjawabkan setiap anak SD.

Tidak semua teman itu baik

Berteman dengan siapa saja tanpa memandang apa suku, agama, dan latar belakang ekonominya itu penting. Tapi nggak berarti teman yang banyak negatifnya harus ditemenin juga, kan. Kasih tahu ke anak jenis-jenis teman yang nggak usah ditemenin juga boleh, lho. Misalnya saja, yang suka ngajak gangguin teman-teman lain, atau hobi ngerusak fasilitas sekolah.

Tidak semua teman itu sama

Baik didikan orangtua, maupun latar belakang ekonomi. Poin ini memang harus dijabarkan dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh mereka. Karena mereka nanti akan bergaul bareng, kan? Bisa dikasih pengertian juga, mungkin tas dan perlengkapan sekolah nggak seciamik temannya. Atau misalnya ada teman yang mungkin tas saja turunan dari kakaknya, jadi tampilannya mungkin tak sekeren yang dia punya. Apa pun itu, sebaiknya kita sudah lebih dulu membekali anak-anak untuk nggak mengomentari hal-hal yang nggak penting seperti itu. Termasuk untuk nggak menjadikan hal-hal tersebut patokan dengan siapa ia berteman.

Bully mungkin terjadi

Jelaskan juga ke anak soal jenis-jenis bully yang mungkin ia hadapi ketika masuk sekolah dasar. Bully nggak cuma sekadar fisik, bully juga bisa berbentuk verbal. Jika ia sudah tak nyaman, jalan terbaik adalah dengan menginformasikan hal tersebut kepada gurunya.

Minta tolong dengan jelas

Meminta tolong dalam situasi apa pun merupakan life skill yang juga harus dikuasai anak. Hal ini penting terutama ketika ada hal-hal yang membuatnya tidak nyaman seperti misalnya di-bully oleh teman atau kakak kelas.


Post Comment