Begini Cara Sederhana Mengajarkan Teamwork pada Anak

Tidak semua orang bisa bekerja dalam tim. Padahal bekerja sama atau kolaborasi membuat pekerjaan akan jadi lebih ringan.

Sembilan tahun bekerja, saya hampir selalu bekerja dalam tim. Meski demikian saya juga pernah ada di posisi bekerja benar-benar sendirian. Kalau disuruh memilih, saya lebih suka punya tim karena susah senang ditanggung bersama. Ahahaha.

Mengajarkan Anak Menghadapi Orang yang Membencinya - Mommies Daily

Pengalaman mengajarkan saya bahwa ada orang yang kerjanya sangat sangat baik tapi tidak bisa teamwork. Itu sebabnya saya yakin teamwork adalah satu hal yang harus diajarkan dan dibiasakan sejak kecil.

Ini cara mengajarkan teamwork pada anak:

Ikutkan anak pada aktivitas berkelompok

Olahraga beregu seperti sepakbola, basket, base ball, dapat membantu anak memahami pentingnya teamwork. Kompetisi juga mengajarkan anak pentingnya menerima kemenangan dengan baik dan kekalahan dengan tegar.

(Baca: Menerima Kemenangan Juga Harus Diajarkan)

Pilih tontonan anak yang memperlihatkan teamwork

Daripada menonton unboxing mainan melulu, banyak lho film anak yang mengajarkan teamwork. Robocar Poli, Paw Patrol, Superwings, PJ Masks secara terang-terangan mengajarkan teamwork. Masalahnya, orangtuanya menjelaskan atau tidak apa yang dimaksud dengan teamwork? :)))

Ajari anak untuk saling support

Ingat video viral anak sedang taekwondo, mencoba mematahkan wood board dan kesulitan sampai menangis? Teman-teman anak itu tidak menertawakan dan terus menyemangati. Meski taekwondo bukan olahraga berkelompok, menyemangati teman yang sedang kesulitan juga bisa jadi bagian untuk mengajarkan teamwork.

Teamwork untuk pekerjaan rumah

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga bisa jadi contoh baik tentang teamwork. Rumah ditinggali bersama maka dirawat bersama. Beri anak tanggung jawab sesuai usianya.

(Baca: Pekerjaan Rumah Tangga untuk Anak Sesuai Usia)


Post Comment