Nasihat Pernikahan dari Pasangan yang Sudah Melewati Pernikahan Emas

Melewati pernikahan selama 8 tahun, membuat saya cukup paham kalau rasa sayang dengan pasangan itu perlu dipelihara dan dikelola setiap hari. Dan inilah beberapa nasihat dari pasangan yang sudah melewati pernikahan emas.

Ada sepasang kakek dan nenek yang asik bercengkrama di sebuah restoran. Mereka berdua terlihat menikmati setiap detik yang dilewati bersama. Tidak lama kemudian, ada pramusaji yang mendekati dan membawakan makanan yang mereka pesan. Tidak sampai semenit, keduanya pun mulai asik menyantap makanan tersebut. Sesekali, senyum pun merekah di wajah kedua manula ini. Bahagia.

Tiap kali sedang makan di restoran, perhatian saya selalu terpaku kalau melihat ada pasangan manula yang masih sempat jalan berdua. Hati pun langsung membatin, “Hebat banget, ya, sampai kakek nenek begini masih terlihat mesra. Punya waktu khusus berdua hanya sekadar buat makan siang bareng. Gue bakal bisa begitu nggak ya?”.

Serius, deh, pikiran saya sering mengawang-awang seperti ini. Senang kalau lihat ada manula yang tetap mesra. Persis seperti anak ABG yang baru ngerasain cinta monyet.

Melewati pernikahan selama 8 tahun, membuat saya cukup paham kalau rasa sayang dengan pasangan itu perlu dipelihara. Bohong kalau ada yang bilang, cinta sama pasangan itu bisa abadi. Perasaan cinta dan sayang memang bisa abadi, tapi tentu saja butuh usaha keras untuk bisa terus membuatnya tumbuh, bukan luluh. Pernikahan merupakan hubungan yang perlu dikelola setiap hari.

Susah? Pasti.

nasihat pernikahan-mommiesdaily

Lah wong, di usia pernikahan yang masih seumur jagung ini saja, saya sudah sering  kehilangan momen-momen romantis berdua suami. Boro-boro, deh, punya jadwal kencan setiap minggu, mau rutin kencan berdua sebulan sekali saja susah bukan main.

Bukannya nggak bersyukur dan ngeluh, tapi tetap saja ada banyak hal yang saya rindukan setelah punya anak. Setelah punya anak, rasanya hidup kami jadi terlalu serius, hahahaha… Pengen juga sesekali ngobrol ‘sampah’ yang bikin cekikikan sampai malam, atau movie marathon di bioskop kesayangan. Momen seperti ini sudah langka. Bukan tidak pernah lagi, tapi intensitasnya jauh lebih berkurang.

Makanya saya takjub melihat pasangan yang bisa tetap mesra sampai tua.

Beberapa waktu lalu saya sempat melihat sebuah video yang cukup viral di sosial media. Video tersebut berisi pesan dari pasangan manula yang sudah memasuki penikahan berlian, sudah 70 tahun menikah. Rasanya, sih, hubungan mereka cocok dijadikan relationship goals.

Lewat video tersebut, termasuk belajar dari pengalaman orangtua nyaris ulang tahun pernikahan emas, saya pun bisa mengambil kesimpulan ada beberapa pesan yang perlu saya catat dan lakukan.

Jangan pernah bawa masalah ke tempat tidur

Kalau pernikahan mau berjalan dengan baik, ada baiknya untuk tidak pernah membawa masalah ke tempat tidur. Artinya, setiap ada konflik di tengah pernikahan, ya, harus diselesaikan sesegera mungkin. Jangan sampai ditunda untuk dibicarakan, apalagi sampai menghindar dari masalah. Kalau nggak, masalah kecil bisa jadi gunung es yang bisa meledak kapan pun juga. Lagian, nggak ada pernikahan tanpa konflik, kok. Justru konflik bisa meningkat level hubungan dengan pasangan karena banyak pelajaran yang bisa diambil.

Always kiss goodnight

Siapa di antara mommies yang punya ritual mencium pasangan sebelum tidur? Wah, kalau ada saya sangat takjub! Memang, sih, sesekali saya ataupun suami masih mendaratkan ciuman sebelum tidur, atau sekadar memberikan pelukan hangat. Tapi, ya, nggak setiap hari juga, sih. Meskipun terkesan lebay, kenyataannya momen seperti ini memang penting karena tanpa disadari bisa menguatkan perasaan disayangi satu sama lain.

Menjadi teman baik

Coba deh, bayangin gimana enaknya kalau curhat secara lepas dengan sahabat? Tanpa perlu ada yang ditutup-tutupi? Nah, hal penting lainnya dalam sebuah pernikahan adalah bagaimana cari kita memperlakukan pasangan dengan baik, menjadi teman yang enak untuk diajak diskusi.

Membuat pasangan untuk selalu tertawa

Saya ingat, waktu masih pacaran sama Pak Suami, mama saya sering ngomel karena saya sering cekikikan berdua di teras rumah. Dari dulu saya memang mencari teman dekat yang selalu bisa bikin saya tertawa. Nggak kebayang gitu, bagaimana kakunya hubungan pernikahan kalau saya menikah dengan orang yang kaku. Dan ternyata, ini adalah salah satu pesan penting dari orang tua untuk membuat pernikahan tetap mesra.

Bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki

Bahagia itu bukan berarti kita punya segalanya, tapi bagimana cara kita bersyukur. Biar gimana pun, di atas langit memang masih ada langit. Kalau mendongak terus atau melihat rumput tetangga, tentu nggak akan ada puasnya. Makanya cara yang paling tepat untuk merasakan bahagia atas pernikahan, ya, nggak lain dengan cara bersyukur.

Setuju, dong?


Post Comment