5 Profesi yang Tak Biasa untuk Perempuan

Saya mencatat setidaknya ada 5 profesi yang  jarang dilakoni oleh perempuan, mau tahu apa saja?

Pada zamannya perempuan identik dengan profesi sekretaris, dokter, dosen, guru dan lain-lain. Namun seiring berkembangnya zaman, dan tentu kesempatan yang diberikan kepada kaum perempuan lebih luas, lahirlah mereka yang menggeluti profesi langka untuk perempuan. Siapa saja mereka?

5 Profesi yang Tak Biasa untuk Perempuan - Mommies Daily

1. Lisa Virgiano (Penggiat Kuliner Nusantara)

Saya sempat mewawancarai Lisa Virgiano, 2 tahun silam pada perhelatan L’Oreal Women of Worth 2014. Pada saat itu dia berhasil masuk ke dalam 20 besar L’Oreal Women of Worth, karena dedikasinya terhadap kelestarian kuliner Indonesia. Ia membuat gerakan Underground Secret Dining (UGD). Konsepnya menikmati aneka macam hidangan dari berbagai pelosok negeri.  Uniknya, salah satu rangkaian kegiatan tersebut  dilakukan di rumah penduduk, “Kita kan kaya sekali dengan budaya, Jakarta salah satu melting pot (tempat meleburnya berbagai macam etnis dan budaya), kenapa kita enggak coba sebarkan kebaikan-kebaikan resep rumahan ini? Dan ibu-ibunya yang harus jadi bintangnya! Karena mereka tidak mungkin memasak sesuatu yang buruk untuk keluarga mereka, mereka selalu tampilkan yang terbaik!,” jelas Lisa.

Nggak terbatas dari sisi kuliner Indonesia, Lisa juga menaruh perhatian besar pada nasib produsen makanan Indonesia, seperti petani dan nelayan. Ia ingin mereka bisa bekerja sama dengan chef langsung, dan menerima umpan balik berkaitan dengan bahan makanan yang mereka hasilkan. Singkatnya ia ingin memartabatkan kuliner Nusantara.

5 Profesi yang Tak Biasa untuk PerempuanImage: www.jurnalmaritim.com

2. Connie Rahakundini Bakrie (Analis Militer dan Pertahanan Indonesia)

Sosoknya sudah pernah saya baca kira-kira 5 tahun lalu saat saya masih bekeja di sebuah media cetak. Jebolan Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini, berhasui lulus dengan nilai yudisium sangat memuaskan, dengan judul desertasi: “Pembangunan Kekuatan Negara: Studi Komparatif Antara Indonesia dan Israel Berdasarkan Elemen Militer.”

Connie sering muncul sebagai pembicara di stasiun TV swasta, berbicara dengan suara khasnya, serak-serak basah tentang bidang yang menjadi expert-nya. Melalui profesinya, ia ingin mendedikasikan dirinya pada dunia pertahanan Indonesia dan meluruskan pandangan yang keliru tentang dunia pertahanan. Menurutnya kekuatan militer merupakan ukuran nyata tentang kekuatan suatu negara.

5 Profesi yang Tak Biasa untuk Perempuan3. Lilis Mariani (Ahli Roket)

Dari namanya, Lilis terdengar berprofesi sebagai guru atau  perempuan karier pada umumnya, ya? Tapi siapa sangka, ia merupakan ahli rokte Indonesia dan berkiprah di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasioanl (Lapan). Lilis merupakan luluan S2 biang Aerospace Enggineering di Universitas Nagoya. Sudah tak terhitung berapa roket yang berhasil ia hasilkan bersama timnya untuk kepentingan riset internal Lapan atau memenuhi pesanan luar, seperti Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta PT Pindad.

Lilis punya cita-cita masuk ke NASA (National Aeronautics and Space Administration). Dan mewujudkan impiannya bisa mendaratkan sejumlah astronot di bulan dengan roket buatannya.

5 Profesi yang Tak Biasa untuk Perempuan

Image: Wikipedia

4. Fariana Dewi Djakaria Putri (Penerbang Pesawat TNI AU)

Namanya boleh saja terselip “Dewi”, yang identik dengan perempuan kemayu dan feminin, tapi mommies, ia adalah seorang Perwira pertama TNI Angkatan Udara dan seorang Pilot Helikopert pertama Wanita Angkatan Udara.

Kapten Pnb (Penerbang) Fariana begitu ia kerap disapa, menurutnya emansipasi tak sebatas disetarakan saja dengan laki-laki. Tapi lebih kepada secara profesional juga harus bisa bersaing.

5 Profesi yang Tak Biasa untuk PerempuanImage: www.nydailynews.com

5. Guevara (Penembak Jitu)

Ibu asal Palestina yang menjadi sniper karena duka yang dialaminya setelah kehilangan kedua buah hatinya dalam konflik panjang di negaranya. Pertama kali memegang senjata saat berada di kamp pelatihan militer Lebanon. Salut banget, karena profesi Sniper, memerlukan kesabaran , fokus dan konsentrasi tinggi.

Uniknya, sebelum menjadi Sniper, Guevara berprofesi sebagai guru bahasa Inggris. Dan kini menjelma menjadi perempuan berbalut pakaian layaknya tentara di medan peperangan. Baginya ada kepuasan tersendiri, ketika musuh yang ia tembak ternyata juga membunuh temannya atau warga Palestina.

Saya yakin masih banyak perempuan dengan profesi unik lainnya, jika mommies punya cerita lainnya, saya tunggu comment-nya, ya :)

Baca juga:

Alasan Mengapa Perempuan Sulit Berada Pada Level Atas dalam Perusahaan

5 Keterampilan yang Akan Membawa Anda ke Puncak Karier


Post Comment