Minum Pil KB Bisa ‘Memancing’ Kehamilan?

Ada yang pernah mendengar soal minum pil KB sebagai pancingan agar bisa hamil. Benarkah? Atau hanya sekedar mitos? Berikut penjelasan dr. Yassin Yanuar MIB,. Sp. OG, MSc.

Belum lama ini saat pulang kerja, Bumi, anak saya ini langsung cerita. Dengan raut muka yang sumringah, dia bilang,

“Ibuuuu… aku lupa cerita. Semalam itu aku mimpi indah banget.”

“Oh, ya? Mimpi apa memangnya?”

“Aku mimpi punya adik perempuan. Aku seneng banget banget.”

“Aamiin… mudah-mudahan, ya, Mas Bumi. Kita sama2 berdoa, ya.”

“Coba kalau pas bangun tidur, aku beneran punya adik. Pasti aku seneng banget. Kenapa sih, bu, mimpi itu ibu bilang bunga tidur? Kenapa nggak jadi kenyataan? Kenapa, bu? Kok, aku lama banget punya adik?”

Mendengar pertanyaan model begini, maunya sih saya langsung jawab, “Karena mimpi itu gratis, Mas Bumi. Nggak perlu usaha dan biaya. Sementara kalau punya adik itu kan perlu usaha keras lebih dulu.”

Hahahhahaa…. tapi, ya nggak mungkin, dong, saya jawab seperti itu? Dan ternyata, menanggapi pertanyaan anak seperti ini lebih rumit dibandingkan ketika harus menghadapi pertanyaan orang lain yang bertanya soal kapan hamil. Jujur saja, di lingkungan saya sendiri masih banyak orang yang mengajukan pertanyaan ini. “Kamu belum nambah anak lagi, Dis? Nggak mau hamil lagi?”.

Hingga suatu saat,  salah satu kawan Mama saya yang memang sudah saya kenal baik mengajukan saran. “Dis… kamu nggak mau coba minum Pil KB dulu? Minum beberapa bulan saja, lalu berhenti. Keponakan Tante berhasil, lho, untuk hamil lagi.”

Belum sempat saya jawab, eh, Mama saya langsung ‘nyamber’ “Iya, Dis… kamu nggak mau coba? Banyak, lho, yang bisa hamil setelah berhenti minum PIL KB. Siapa tahu bisa jadi ‘pancingan’ kamu hamil.”

hamil

Ketika itu saya hanya bisa senyum, sambil bilang kalau saya nggak percaya dengan hal itu. “Itu cuma kebetulan saja, kali…. Masa minum PIL KB buat pancingan hamil.”

Untuk memastikannya, apakah saran tersebut keliru atau benar, saya pun langsung bertanya kepada dr. Yassin Yanuar MIB,. Sp. OG, MSc. Ia menegaskan kalau pandangan tersebut memang keliru. “Dari istilahnya saja sudah tidak tepat. Pil KB itu tujuannya untuk mencegah kehamilan, jadi tidak bisa digunakan untuk program kehamilan, apapun istilahnya.”

“Ini sebenarnya seperti hoax saja, pemikiran yang tidak tepat terhadap suatu peristiwa, selanjutnya di-share. Jadi menyebar kemana-mana. Untuk kontrasepsi tentu saja penggunaannya harus tepat. Kalau tidak benar, kontrasepsi bisa gagal,” tegas dr. Yassin.

Lebih lanjut, dokter yang memiliki Klinik Bamed ini memaparkan kalau Pil KB memiliki manfaat utama untuk mencegah kehamilan. Tapi juga punya manfaat lain, misalnya regulasi haid, mengatur siklus hormonal, menekan hormon androgen, bahkan menekan jerawat, dll.

Dokter Yasin juga mengingatkan jika persepsi yang menganggap apabila minum pil KB bisa dilakukan sebagai pancingan justru akan membuat peluang terjadinya kehamilan semakin kecil, minum obat yang tidak bermanfaat cenderung missed use dan malah hanya buang uang saja.

“Kalau mau hamil, dalam satu tahun pertama perlu melakukan hubungan teratur 3 kali selama seminggu, makan makanan yang sehat,  tidak merokok dan minum alkohol dan obat-obatan terlarang. Jika satu tahun memang belum hamil juga, langsung periksa ke dokter karena termasuk kriteria infertilitas.”

Bagaimana, Mommies…. Jadi sudah cukup jelas, ya? Menurut saya, sih, kalau memang ada saran atau petuah-petuah orangtua seperti ini, nggak ada salahnya untuk ditelaah dan ditanya pada ahlinya lebih dulu. Jangan sampai ‘ditelan’ begitu saja. Siapa tahu apa yang disarankan malah termasuk mitos saja.

Bagi Mommies yang punya pengalaman soal pil KB sebagai pemancing kehamilan, boleh lho, share ke saya :)

Baca juga :

Sulit Tambah Anak? Jangan Jangan Alami Infertilitas Sekunder

3 Penyebab Perempuan Sulit Hamil

Para Suami, Jangan Hanya Salahkan Istri Jika Belum Punya Anak

 


6 Comments - Write a Comment

  1. mbak adis, sebenarnya jawaban spog diatas secara tidak langsung berhubungan dengan saran dari beberapa orang termasuk ibu mbak adis. karena dengan haid teratur (mengatur siklus hormonal kalo istilah spog diatas) maka peluang hamil menjadi lebih besar, istilah dokter kandungan saya me-reset hormon dan beberapa dokter kandungan memang menyarankan penggunaan obat kb utk program hamil. Tentu saja hanya dipakai beberapa siklus mbak, krn tujuannya hanya utk membuat haid lancar setelah itu obat kb dihentikan dan biasanya dilanjutkan dgn obat penyubur..mungkin stlh itu baru berpeluang hamil. Demikian mbak komen dari saya, mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan. salam

    1. adiesty

      Hallo Mbak @dfemales hai Mbak.. makasih buat masukannya, yaa… saya kan memang sedang berencana tambah anak, nih… nyokap memang memberikan saran tersebut. Tapi untuk kondisi saya, sampai sekarang ini siklus tamu bulanan masih lancar jaya dan tepat waktu, jadi waktu denger saran tersebut saya agak khawatir malah nantinya akan menggangu hormon. Akhirnya kroscek deh dan tanya-tanya ke dokter Yasin :)

      Btw, Mbak atau kenalan ada yang berhasil bisa subur nggak setelah minum pil KB?

  2. mungkin dibilang mitos juga ga tepat ya mbak. sekiranya haid teratur & ga ada masalah kesuburan dari suami maupun istri, memang ga perlu pancing pake pil kb. sedangkan pada beberapa wanita yang hormonnya tidak seimbang, sah-sah saja kalau sukses hamil dengan pil kb, tapiii bukan berarti boleh dikonsumsi tanpa konsultasi dokter terlebih dahulu. saya salah satu contohnya, hormon ga seimbang makanya dikasih resep pil kb oleh dsog.

    1. adiesty

      Mbak @chirstinadevy makasih ya buat masukan dan sarannya, termasuk cerita Mbak Devy. Untuk kasus saya memang kondisinya haid teratur, sih, Mbak….ketika saya dapat saran tersebut termasuk dari Mama saya sendiri, saya agak ragu. Buat saya pribadi, dgn minum pil KB asal2an malah nanti berpengaruh dgn kondisi hormon. Seperti yang Mbak tulis, untk mengonsumsi Pil KB tentu aja nggak boleh asal2an.

      Oh, ya…kalau Mbak sendiri gimana programnya? Mudah2an cepat berhasil ya…. mari berjuang dan berdoa sama-sama :)

  3. Haii mba adies..
    Mau share aja nih. Selama bulan april-juli lalu saya konsumsi pil kb karena saya lepas iud. Sebenernya saya termasuk orang yg percaya mitos kb itu sih. Jadi sengaja saya pindah dr iud kenpil kb krna keinginan punya baby lagi dalam beberapa bulan kedepan. Baru 3 bulan pake sya langsung udahan, pengen ngebuktiin juga bener ga kl abis lepas pil kb langsung jadi. Dan ternyata kejadian disaya. Alhamdulillah. Lepas bulan juli. Bulan agustus akhir udah ada.. Jadi ya percaya ga percaya sih. Tp tetap harus konsul ke dokter dan tetap doa sih ya.

    1. adiesty

      Wait whaaaatttttttttttttt???? Aduh ikuuttt senang dengernya Mbak @pramudita1303 buat kehamilannya. Aduuuh, kok, saya jadi penasaran pengen buktiin juga yaaa, hahahaaa…. Mungkin memang hal tsb bukan sekedar mitos, ya, Mbak…. soalnya saya sudah lepas spiral dua tahun, saat cek ke dokter kandungan zaman hamil Bumi dulu, katanya kondisi saya dan suami sehat. Waktu saat awal mau minum Pil KB, Mbak konsul dulu nggak ke dokter? Makasih ya buat share-nya *peluk

Post Comment