15 Keluhan Saat Hamil

Ditulis oleh: Monik Wulandari

Ini dia 15 keluhan yang paling umum dirasakan oleh para ibu hamil. Bedanya, selain di jenis keluhan juga pada kadarnya. Ada yang berat, ada juga yang ringan.

Ternyata begini, toh, rasanya hamil. Ini yang terlintas di benak saya saat usia kehamilan saya semakin bertambah. Pertama berasa mual, terus mulai malas ngapa-ngapain, terus berasa kulit jadi kusam, terus….. terus… dan terus lagi. Ada aja keluhan baru. Emang dasar mungkin saya aja termasuk tipe ibu hamil yang rewel kali ya.

Bukannya tidak bersyukur, tapi saat saya harus beradaptasi dengan perubahan yang tubuh saya alami, sayangnya kondisi atau orang-orang di lingkungan sekitar tidak selalu bisa mengerti. Yah paling sih saya omongin baik-baik aja. Sukur kalau mereka bisa mengerti, kalau enggak ya udah. Buat mommies yang mungkin juga mengalami beragam keluhan, ada baiknya Anda membaca tulisan ini, lalu membagikannya pada suami, orang lain yang serumah, teman kantor atau para sahabat yang mempertanyakan keadaan Anda akhir-akhir ini.

Ini dia 15 keluhan yang paling umum dirasakan oleh para ibu hamil:

Anemia Pada Ibu Hamil

*Gambar dari sini

  1. Anemia

Ini terjadi karena sel darah merah yang biasanya menyuplai darah ke jaringan organ Anda, kini terbagi dua dengan sang bayi. Meski umum dialami para bumil, Anda juga perlu menjaga agar anemia tidak menjadi semakin parah dengan menambah asupan zat besi. Jangan lupa untuk memerhatikan apakah ada gejala Anemia yang Anda rasakan.

  1. Mual

Mual dan muntah biasanya dialami para bumil di trimester awal karena bertambahnya hormon estrogen, progesteron atau bisa juga kekurangan vitamin B6, terlalu sensitif terhadap bau, dan stres. Cara mengatasi rasa mual pada ibu hamil pun berbeda untuk masing-masing orang. Anda bisa mencoba dengan memakan camilan, mengunyah permen karet, atau mungkin tidur siang untuk mengistirahatkan tubuh Anda.

  1. Perubahan Payudara

Memang perubahan pada tubuh yang pertama terasa adalah payudara yang membengkak, lembut dan sensitif, selain juga membesarnya puting dan area areola yang menggelap. Rasa tidak nyaman biasanya timbul akibat gesekan dengan bra, pakaian atau sentuhan yang kurang lembut.

  1. Kram

Ada dua jenis kram ketika kehamilan terjadi, kram perut dan kaki. Kram perut setelah kehamilan di atas 20 minggu, bisa menjadi indikasi akan adanya masalah serius dan harus segera dikonsultasikan. Sedangkan kram kaki biasanya terjadi karena bertambahnya berat badan, sehingga kaki harus cukup istirahat.

Gusi sensitif pada ibu hamil

*Gambar dari sini

  1. Gusi Sensitif

Gusi ngilu bahkan berdarah merupakan salah satu keluhan yang saya alami. Jika umumnya ini disebabkan karena timbunan plak, kali ini perubahan hormonlah yang menyebabkan gusi menjadi rentan mengalami radang gusi. Selain gusi, gigi pun menjadi lebih sensitif di saat hamil.

  1. Rambut Rontok

Biasanya, akibat kekurangan vitamin yang menyuplai kulit kepala hingga akar rambut, Anda akan mengalami kerontokan rambut hingga 10%, selain juga merupakan fase ‘istirahat’ sebelum akar rambut aktif kembali dua hingga tiga bulan kemudian. Tapi ketika Anda hamil, fase istirahat akar rambut ini berlangsung lebih lama dan justru rambut di area lain akan tumbuh dengan suburnya.

  1. Pusing

Rasa pusing biasa melanda lebih dari 75% ibu hamil. Keadaan ini terjadi karena hingga minggu ke-12, progesteron membuat relaks pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun dan menyebabkan rasa pusing. Sama halnya ketika rahim Anda membesar dan menekan pembuluh darah. Jika Anda merasa seperti akan pingsan, berbaring dengan posisi miring ke kiri atau duduk membungkuk hingga kepala Anda berada di antara kedua lutut.

Ternyata bumil pun bisa terserang refluks.