4 Alasan Kenapa Harus Liburan Keluarga Ke Malang

Setelah sekian lama ‘ngidam’ jalan-jalan ke Bromo akhirnya bulan Mei kemarin saya liburan ke Malang! Kalau sebelumnya cuma bisa memandang keindahan Bromo lewat foto di Google, lewat hasil jepretan teman-teman, bahkan ‘ngiler’ liat foto di kalender, akhirnya saya bisa menikmatinya langsung dengan mata kapala sendiri *dancing*.

Asiknya lagi, liburan kali ini nggak cuma sama anak dan suami saja, tapi keluarga besar. Lengkap dengan keluarga kedua kakak perempuan saya, plus Mama dan Ibu Mertua kakak saya. Jadi bisa kebayang, ya, serunya kaya apa liburan rame-rame kaya begini? Sebenarnya, wacana liburan bersama keluarga besar sudah lama sekali. Tapi, ternyata mencari waktu yang pas untuk kami semua bukan perkara yang mudah.

Giliran keluarga Teteh (panggilan saya untuk kakak pertama) dan Kakak bisa, saya sekeluarga yang nggak bisa. Giliran waktunya ada, tapi dananya nggak cukup. Kompak dalam segala hal baik waktu dan uang ternyata sedikit rumit, hahaha.

Berhubung kami semua sudah pernah liburan bersama ke Yogjakarta, Solo, Semarang ataupun Surabaya, Dieng ataupun Bali akhirnya kami pun sepakat jalan ke Malang. Begitu sampai di sana, kami pun sama sekali nggak menyesal. Menghabisakan waktu di Malang selama 3 hari 2 malam sangat kurang. Ada beberapa hal yang mendasar yang membuat kami semua jatuh cinta dengan Kota yang terkenal dengan buah apelnya ini. Apa saja?

Menikmati perjalanan naik kereta.

1a

Ketika wacana liburan muncul, awalnya kami semua rada bingung menentukan lokasi. Tapi yang jelas kami mau pergi ke kota yang bisa dicapai dengan alat transportasi kereta. Kebetulan dari kecil Bumi itu juga nge-fans banget sama alat transportasi yang satu ini. Kedua keponakan saya, Fadhal ataupun Nissa juga belum pernah liburan naik kereta.

Mengingat perjalanan Jakarta- Malang ditempuh lebih dari 15 jam, saya sudah khawatir sekali kalau Bumi akan bosan. Alhamdulillah, Bumi anteng! Kelihatan kalau dia bener-bener menikmati perjalanan naik kereta. Tapi, biar nggak bosen gue sendiri udah nyiapin beberapa ‘alat tempur’, mulai dari cemilan, beberapa mainan dan buku favoritnya. Selain itu kita memang harus pintar mencari akal untuk membunuh kebosanan anak dengan mengajaknya bermain bersama. Misalnya, menikmati kemah di atas kereta, hahahaha… Intinya, harus bisa melakukan beberapa kiat supaya liburan bisa lebih optimal.

malang

Oh, ya, walaupun di kereta sudah disediakan selimut, tapi ada baiknya jangan lupa menyiapkan kaos kaki dan jaket. Kalau malam, udaranya terasa dingin. Sedangkan untuk urusan makan besar, nggak perlu khawatir kelaperan atau repot bawa makanan. Di kereta juga menyediakan beberapa menu. Waktu itu, pilihannya memang cuma ada 3, yaitu nasi goreng, nasi rames dan nasi ayam goreng. Lumayanlah.

Di laman selanjutnya saya memberikan alasan lain yang membuat saya dan keluarga ingin kembali liburan ke Malang. Langsung, klik, ya, Mommies.


4 Comments - Write a Comment

Post Comment