Bio Oil, Dry Oil Yang Bikin Happy

Sama seperti perempuan kebanyakan, salah satu ketakutan saya ketika hamil adalah masalah timbulnya stretch marks. Makanya, waktu hamil saya termasuk hati-hati dalam perawatan kulit. Kalau bisa, apapun yang bisa bikin guratan pada kulit ini lenyap, saya pakai. Walaupun nggak punya treatment khusus, tapi salah satu perawatan yang wajib yang saya pakai adalah menggunakan minyak zaitun atau body butter.

bio oilSebenarnya, waktu hamil dulu saya juga penasaran banget mau coba yang namanya Bio Oil. Soalnya, banyak teman yang menyarankan untuk untuk pakai ‘minyak ajaib’ ini. Di forum Female Daily sendiri juga sudah banyak testimoni yang mengatakan kalau Bio Oil ini jadi salah satu produk yang wajib dimiliki perempuan.

Konon kata teman yang sudah menggunakan, produk ini memang banyak manfaatnya. Bahkan bisa dibilang berguna untuk segala masalah kulit. Nggak cuma memperbaiki stretch marks, tapi juga bisa menghilangkan scars, membantu menyamarkan noda pigmentasi dan flek akibat fluktuasi hormonal, membantu menghaluskan dan mencegah penuaan dini, termasuk bisa mengembalikan minyak alami kulit sehingga nggak kering lagi. Nah, banyak banget kan kegunaannya?

Sayangnya karena dulu Bio Oil ini belum dipasarkan di Indonesia, jadi memang rada sudah untuk mencarinya. Bisa pre order dulu, sih, atau pesan lewat eBay. Tapi kok, setelah intip beberapa online shop, harganya mahal banget, ya? Bisa dua kali harga seller di luar negeri. Sebagai #ibubijak, saya jadi mikir dua kali buat beli :D

Hingga akhirnya, kabar baik datang! Soalnya, sekarang Bio Oil sudah resmi dipasarkan di Indonesia, lebih tepatnya bisa dibeli di seluruh Guardian. *dancing*

Meskipun sekarang (belum) hamil (lagi), tapi saya sudah nggak sabar untuk mencoba produk ini. Pertama kali coba,  saya pun langsung kepincut sama Bio Oil ini. Suka banget dengan wangi lavendernya. Kandungan Bio Oil ini memang percampuran unik minyak dari ekstrak tumbuhan alami dan minyak esensi alami yang berfungsi untuk meregenerasi kulit yang bermasalah. Selain minyak lavender, Bio Oil ini juga mengandung minyak rosemery, kalendula dan minyak kamomil.

Meskipun saya bilang minyak ini wangi, tapi nggak perlu khawatir dan takut kalau wanginya menyengat. Sama sekali nggak, kok. Hal lain yang yang bikin saya suka, waktu saya oleskan ke bagian lengan dan bagian paha, Bio Oil ini langsung menyerap. Sama sekali nggak lengket. Pantas saja, ya, kalau banyak yang bilang Bio Oil ini sebagai dry oil. Rupanya, yang membuat minyak ini unik, selain mengandung minyak alami, Bio Oil juga menggunakan formula PurCellin Oil sehingga bisa bikin kulit lembut, dan sejuk.

Meskipun baru beberapa hari mencobanya, tapi saya sudah merasa kalau minyak ini bisa bikin kulit terasa lebih lembab. Bahkan, bapaknya Bumi sekarang suka ikut-ikutan pakai sebagai pelembab. Karena Bio Oil ini hypoallergenic, dan noncomedogenic, jadi tetap aman digunakan untuk kulit suami saya yang termasuk sensitif. Aaah… jadi nyesel kenapa nggak dari dulu saja saya mencobanya. Sepertinya Bio Oil ini memang pantas kalau saya bilang minyak yang bikin perempuan happy. Cocok dengan kampanye yang sedang mereka langsungkan, ‘Hello Happy Skin’.


9 Comments - Write a Comment

    1. Iya, mak… gue juga suka banget sama wanginya. Untuk awal tahun ini, memang baru dijual do Guardian aja, sih. Jadi memamg mereka kerja sama gitu. Harganya 120 ribu utk 60 ml, dan katanya memang cuma ukuran 60 ml aja, sih. Mungkin buat nge-press harganya, ya.

      Wah, artikel Amal itu emang harus dicoba, sih. Waktu itu Mbak Hanzky juga bilang kalau skrg lebih senang mandi tanpa andukan gitu…. biar kulitnya lebih lembap

  1. Setuju! ini wanginya emang enakk bangeet.. Terus, gak lengket sama sekali, langsung ngeresap ke dalam kulit, jd nggak perlu lama2 nungguin oilnya kering hehehe..

    Tapiiiii.. sejujur2nya siih, aku blm ngeliat nih hasil nyatanya. Udah pake lumayan rajin, karena ada bekas luka di badan dan stretchmark kecil di paha. Skrg memang lagi hamil 12w, but since my skin is veryyyyy dryy during this pregnancy, jadi sering gatal dan akhirnya timbul deh bekas luka huhuu :( udah nyoba hampir 2 minggu pake bio oil ini, tapi blm ada significant result.

    Different people, different treatment maybe. Cocok2an aja kali ya setiap orang :)

    1. Mbak Avy, katanya sih kalau memang mau kelihatan hasilnya, setelah 3 bulan pemakaian lebih dulu. Dan itu pun harus rutin serta tergantung kondisi stretchmark-nya. Makin cepet stretchmark dikasih bio oil, hasilnya lebih kelihatan. Sementara kalau stretchmark-nya sudah agak lama, butuh efort yang lebih :D

      Mudah2an, stretchmark -nya cepet hilang dan kulit jadi mulus kaya kulit bayi, ya…. :D
      Mudah2an kehamilan yang sekarang ini juga nggak banyak nimbulin masalah, termasuk masalah kulit ^^

  2. Aku rajin pakai ini di perut sejak hamil usia 3 bulanan, efek nya memang bikin gak kering, wangi nya enak, kalo masalah lengket sih masih bisa ditolerir lah, butuh waktu beberapa menit biar meresap tp gak terlalu lama juga, gak kayak oil lain yang udah lama didiemin di kulit tp masih aja lengket. kalau untuk scar mmg agak memudarkan (aku coba di tangan dan bahu, luka bekas kecelakaan dulu) tapi tidak menghilangkan, tapi aku ngerasa kok perutku jadi berbulu ya sejak pakai oil ini, padahal dulu pas hamil anak pertama cm pakai baby lotion tuh gak berbulu gini lho. ada yg gitu juga gak sih?

Post Comment