Mudik, Apa Saja Yang Harus Disiapkan?

 _MG_8746-edit

Lebaran konon kurang lengkap tanpa mudik. Saya sendiri baru mengalami yang namanya mudik lebaran setelah menikah dengan suami yang berasal dari pulau Sumatera. Sebelumnya, walau Ayah saya berasal dari Solo, kami jarang sekali mudik lebaran ke sana, karena hampir seluruh keluarga dekatnya di Jakarta dan Bandung.

Jarak ke pulau Sumatera yang jauh, nggak membuat saya dan suami gentar untuk mudik lewat jalan darat. Seru soalnya! Menurut saya, mudik lewat jalur darat itu ceritanya lebih banyak ketimbang naik pesawat. Lebih repot, bisa jadi. Tapi itu juga kalau diri kita sendiri menganggapnya repot, lho, ya. Kalau saya sih, santai kaya di pantai :D

Karena perjalanan darat, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kendaraan yang kita gunakan. Kemarin saya mendapat materi Driving Skills for Life dari Ford. Ada 10 kiat yang menurut saya penting sekali buat Mommies yang ingin mudik lewat jalur darat seperti saya.

  • Selalu gunakan sabuk pengaman saat berkendara.
  • Sesuaikan semua kaca spion untuk mendapatkan pandangan yang jelas dan nyaman.
  • Mengemudi dengan tenang. Ini setuju banget deh, menurut saya nggak usah mudik, setiap hari pun mengemudi lah dengan tenang. Kalau takut terlambat, berangkat lah lebih cepat dari biasanya, bukan malah klakson sana sini dan nyerobot jalan :)
  • Tetap fokus. Hindari penggunaan telepon genggam saat menyetir mobil (tuh, jangan suka intip socmed ya..)
  • Pertahankan jarak aman sekitar 3 detik antar kendaraan.
  • Sesuaikan pergantian gigi. Mengemudilah dengan kecepatan rendah, rentang ideal 1500-2500rpm.
  • Gunakan momentum kendaraan untuk menghemat bahan bakar.
  • Matikan mesin jika memungkinkan atau dalam kondisi berhenti total (lebih dari 20 detik).
  • Periksa tekanan angin pada ban.
  • Hindari membawa beban terlalu berat.

Kalau semuanya sudah ok, siap berangkat?

Tunggu dulu, ada satu lagi yang harus diperhatikan saat mudik lewat jalur darat. Sudah rahasia umum lah ya, perjalanan mudik lewat darat identik dengan perjalanan panjang kerap membuat kita lelah (ini yang ngomong pernah masuk pelabuhan jam 11 malam tapi baru dapat kapal buat nyeberang ke Sumatera jam 5 pagi, lho).

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat kita lebih tenang. Salah satunya dengan yoga. Iya, yoga. Baca di halaman berikutnya, ya!


Post Comment