Pentingnya Menjaga Kesehatan Kulit Bayi

Newborn Baby Photography by Kim Rix*Gambar dari sini

Kalau melihat iklan-iklan, bayi itu cenderung berkulit halus dan lembut. Tapi ketika bayi kita baru dilahirkan, beberapa Mommies pasti kaget, “Kok berbeda, ya, dengan gambar yang sering kita lihat?”. Sebelum tau bagaimana perawatan kulit bayi yang tepat, kita pelajari dulu tentang kulit ya!

Kulit bayi merupakan bagian sistem pertahanan tubuh yang penting. Kulit sebenarnya merupakan bagian tubuh yang paling luas, terbentang dari puncak kepala sampai ke ujung kaki. Fungsi utama barrier kulit berada pada stratum korneum (SK), yaitu lapisan teratas dari epidermis. Lapisan ini berperan penting dalam pembentukan lapisan perlindungan dan membantu mencegah masuknya patogen berbahaya melalui kulit ke seluruh tubuh, mengatur suhu tubuh, pertukaran zat, dan mempertahankan hidrasi atau kecukupan cairan yang cukup.

Lapisan ini juga memiliki fungsi pertahanan imunitas / daya tahan tubuh dan dengan pH yang sedikit asam melindungi tubuh dari patogen/ kuman berbahaya. Menjaga barrier atau pelindung kulit penting untuk pertahanan tubuh. Terutama untuk neonatus (bayi baru lahir), ya, karena kulit bayi berbeda dari kulit matur pada orang dewasa baik secara struktur, fungsi, komposisi, dan kerentanan terkena infeksi. Meskipun berbeda, namun fungsi utama kulit yang memadai didapatkan pada bayi cukup bulan yang lahir sehat. Kulit bayi berlanjut menjadi matur dalam tahun pertama kehidupan, oleh karena itu penting untuk memilih produk perawatan kulit yang sesuai di awal kehidupan si bayi. Idealnya produk yang digunakan untuk bayi tidak boleh mengganggu pH permukaan kulit atau menggangu barrier kulit.

Apa saja fungsi kulit? Simak penjelasannya di halaman berikut!