Family Friday: Giring Ganesha, Bonding Lewat Dongeng

Meskipun jadwal manggungnya ‘segunung’, tapi buat Giring Ganesha urusan keluarga tetap jadi jadi prioritas utama. Nggak tanggung-tanggung,  bahkan Giring ternyata punya rencana untuk pensiun dini di jagad hiburan hanya untuk keliling dunia bersama keluarganya tersayang. “Muter-muter Eropa berempat sambil naik mobil, kayaknya seru banget,  tuh. Sambil lihat museum dan alam yang indah di sana,” katanya dengan wajah sumringah.

Di mata saya, ayah dari dua orang anak ini memang  termasuk sosok family man. Sesibuk apapun dirinya, ia selalu terlibat dalam pola asuh kedua anaknya, Zidane dan Aisyah. Termasuk soal pemilihan sekolah. Dalam rangka mendidik anaknya lebih mandiri, Giring tengah berencana untuk menyekolahkan anaknya ke luar negeri. Giring pun sudah mulai memupuk bekal dengan mengajarkan anaknya untuk belajar Bahasa Inggris.

Katanya, “Bahasa Inggris itukan bahasa Internasional, jadi memang seharusnya anak-anak kita juga menguasainya, yah. Tapi biar bagimana, saya mendahlukan untuk mengajarkan Bahasa Indonesia dulu ke anak-anak. Kalau Bahasa Indonesia sudah benar dan jago, ya, baru saya akan ajarkan Bahasa Inggris. Kalau sekarang, sih, biarkan mereka berani ngomong dulu. Biarkan saja kalau salah. Nanti kalau memang sudah saatnya, ketika anak-anak bertanya sama saya benar atau tidak, baru saya akan memberitahukannya. Kalau sekarang berani untuk belajar dulu saja. Saya nggak mau mengoreksi.”

“Dulu, saya juga begitu, belajar sendiri  dari buku dan film. Ya, awal ngomong bisa dibilang asal-asalan dulu. Ayah dan ibu saya dulu nggak pernah mengkoreksi saya, ‘eh salah tuh, jangan ngomongnya seperti itu’. Mereka membiarkan saya untuk belajar. Lama-lama saya belajar sediri, dan paham mana yang benar dan salah. Kalau anak-anak sudah belajar, ya, jangan di- judge. Pada dasarnya kan mereka juga masih dalam tahap belajar. Biarkan saja mereka berani ngomong dan mencobanya sendiri. Setelah itu, kalau bisa, sih, kita juga mendukung dengan mengajaknya ngomong Bahasa Inggris.”

Giring kan sibuk, nih, tapi masih terlibat nggak, sih, dengan pengasuhan anak-anak?

Wah, terlibat sekali. Di rumah saya sengaja punya hewan peliharaan. Harapannya, dengan punya hewan di rumah, saya bisa  mengajarkan anak-anak untuk belajar bertanggung jawab dan belajar lebih empati.  Biasanya, kalau sedang jalan-jalan saya juga memberikan gambaran sosial yang ada. Dengan melihat kondisi pengemis atau anak-anak jalanan, harapannya mereka bisa punya empati. Dari kecil anak-anak juga sudah diajarkan untuk share mainan mereka. Saya juga punya sistem yang selalu yang terapkan di rumah.

Oh, ya? Sistem seperti apa?

Setiap hari saya selalu mendisiplinkan ke anak-anak untuk makan bareng. Sarapan atau makan bareng, itu harus. Momen ini bisa kita gunakan untuk ngobrol banyak.

Selain itu, setiap malam saya juag selalu berusaha untuk mendongeng ke anak-anak. Tapi ceritnya saya ngarang bebas dan ceritanya serial. Untuk karakternya juga selalu melibatkan anak-anak. Misalnya soal cerita Batman, nah, ceritanya Bruce Wyne ini buka cabang di Indonesia dan mempercayakannya ke Zidane. Dengan cerita seperti ini anak-anak akan jadi lebih antusias mendengarkannya.

Biasanya anak-anak lebih tertarik dengan cerita seperti apa?

Macam-macam, yah. Biasanya sih, memang yang heroik. Kalau dulu awal-awal saya lebih memilih cerita lokal seperti Hanoman dan Gatot Kaca. Tapi sekarang sudah mulai ngedongeng soal Batman.

*foto dokumen pribadi

Giring kan nggak bisa terlepas dari dunia seni. Sudah mengenalkan ke anak-anak?

Saya ajarin mereka buat lagu juga, walaupun Zidane sekarang main alat musik masih  asal-asalan dan nggak mengerti chord, tapi nggak apa-apa. Dari kecil saya selalu menstimulasi dengan beberapa hal. Misalnya, kasih film animasi biar mereka terstimulan, karena banyak pesan positif di film animasi dan bisa mengajarkan mereka untuk bisa berimajinasi. Makanya, kalau saya ajak nonton fim animasi di bisokop, mereka seneng banget.

Giring sendiri tipe bapak seperti apa, sih?

Hahahaha, bapak yang rock and roll. Ya, bukannya apa-apa, sih, dari dulu saya suka bilang ke teman teman media, kalau ada sekolah yang bisa mengajarkan ilmu parenting, please kasih tau saya, deh. Saya mau belajar di sana. Sebab, jadi orangtua itu kan nggak gampang. Harus belajar terus bagaimana bisa kita bisa jadi orang tua yang the best untuk anak-anak kita.

Whoa! Sosook Giring yang rock n roll ternyata kebapakan banget, ya! Semoga para ayah bisa mengambil pelajaran dari hasil ngobrol saya :)

 

 


One Comment - Write a Comment

Post Comment