Floating Market Lembang, Bandung

Salah satu tempat liburan terbaru di daerah Lembang, Bandung, Jawa Barat adalah Floating Market. Awalnya, saya  pikir akan menemukan pasar apung seperti di daerah Kalimantan, tapi salah! Memang ada perahu-perahu yang mengapung tapi bukan jualan sayur, melainkan makanan khas Bandung yang siap dinikmati.

Quick info:

Floating Market ini terletak di jl. Grand Hotel Lembang no. 33E, buka setiap hari.

Senin-Kamis buka pukul 10.00-17.00 dan Jumat -Minggu buka pukul 09.00-20.00.

Tiket masuk Rp.10.000,- /orang (yang sudah termasuk first drink, bisa pilih kopi, teh, atau coklat hangat) dan Rp. 5.000,-/mobil.

Jadi, apa yang seru di sini? Banyak tentunya. Mommies bisa memanjakan mata melihat taman yang tertata apik. Sebetulnya ini adalah danau buatan, namanya Situ Umar, yang kemudian dipugar menjadi tempat wisata. Selain taman-taman yang bisa dinikmati, anak-anak bisa memberi makan hewan-hewan yang ada seperti bebek, angsa, ikan, dan kelinci. Untuk membeli pakan ikan atau unggas, cukup bayar Rp.5000,- dan untuk masuk ke taman kelinci cukup membayar Rp.15.000,- untuk satu anak dan satu pendamping. Begitu selesai kasih makan kelinci, jangan lupa tukarkan kupon dengan 1 stik es krim. Selain rekreasi memberi makan hewan, jika anak cukup umur dan cukup tinggi badan, bisa juga bermain ATV, memancing ikan, atau uji adrenalin dengan flying fox.

Di Floating Market Lembang juga ada Kampung Leuit, ini adalah sawah dengan aneka sayuran organik dan kebun stroberi yang bisa dipetik langsung! Nah, kalau sedang rekreasi di Bandung, kurang lengkap kan rasanya kalau tidak menikmati kulinernya. Selain membeli makan langsung dari sampan, bayar makannya pun unik, yaitu menggunakan koin. Koin bisa ditukar di kasir depan pintu masuk atau di area food court-nya langsung. Pilihan makanannya? Wuih, beragam sekali. Dari mulai nasi timbel, tahu gejrot, bubur ayam, pempek, bakso, mie kocok, sate, jamur-jamuran, pizza, tutut, dan masih banyak lagi. Harga makanannya berkisar di Rp. 10.000-50.000,- Lumayan banget yaaa! Eh ada saung tempat makan juga, kok, jadi kalau tidak ingin makan dari perahu di danau tadi, bisa duduk manis di restoran yang terletak di sebelah kiri pintu masuk.

Terakhir, jangan lupa cobain naik sampan atau perahu kayuh-nya! Lumayan menghibur anak sambil latih otot kaki dan tangan, hehehe. Sedikit saran, bawa payung lipat dalam tas dan pakai topi, agar lebih nyaman berjalan-jalan sekitar taman. Pohon yang ditanam belum tumbuh cukup tinggi dan rindang, jadi sengatan matahari lumayan terasa di siang hari. Oh iya, jika ingin bersantai ada beberapa pilihan gazebo yang bisa disewa per jam, harganya mulai dari Rp.65.000,-/jam.

Selamat rekreasi, ya, Mommies!


3 Comments - Write a Comment

  1. Wah keliatannya seru.. tampaknya lebih seru lagi kalo pohonnya udh rindang, ya. Tapi masa nungguin pohonnya rindang dulu? Keburu ga hits deh, hihihi.. Tapi layak untuk dicoba nih, kebetulan akhir bulan mau ke Bandung juga. TTFS, Ki!

  2. ada satu tips klo mau kesini. jangan wiken dan jangan siang2. wiken puenuuuuhhh, mau makan juga susah cari tempat duduk & antri dilapak perahunya panjang2 bet. trus kalo kesiangan, kelinci & hewan lain udah emoh dikasih makan hahahah. anak2 gue juga nagih nih kemari. pertama kesini waktunya sempit, sejam lebih anak2 cuma nguber kelinci2 yg udah kekenyangan :D. kapan2 rencananya kesini lagi deh, dengan waktu yg lebih luang.

Post Comment