Sudah Gemar Makan Ikan, Belum?

Nenek moyangku orang pelaut. Gemar mengarung luas samudra. Menerjang ombak tiada takut, menempuh badai sudah biasa….

Belakangan ini, Bumi lagi doyan-doyannya nyanyi lagu anak nusantara. Salah satunya, ya, lagu ‘Nenek Moyangku’ ini. Mungkin, selain karena memang saya senang menyuguhkan lagu-lagu tersebut, faktor lainnya karena Bumi sudah masuk kelompok bermain jadi hampir setiap hari nyanyi bersama gurunya.

Nah, berkaitan dengan lagu  ‘Nenek Moyangku’ ini, kalau Bumi lagi nolak makan ikan atau segala macam seafood, lagu ini sering saya gunakan buat ngerayu, lho. Dan ampuh! Biasanya, sih, saya sambil bilang, “Enak, lho, makan ikan dan udang ini. Biar Bumi badannya sehat. Lagi, pula kasihan kan para pelaut yang sudah susah payah ikannya, masa sekarang nggak dimakan…. “

Namanya juga ibu-ibu, ya, pasti masing-masing punya jurus rayuan maut supaya anaknya mau makan makanan sehat seperti seafood. Seperti yang kita ketahui, kandungan gizi dan nutrisi seafood memang kaya sekali. Sebisa mungkin dalam seminggu Bumi wajib mengonsumsinya.

*Foto dari sini

Bahkan ibu hamil dan menyusui juga disarankan untuk banyak makan yang kaya akan taurin. Seafood juga dikenal kaya akan mineral dan berbagi vitamin, khususnya vitamin B kompleks.

Hal ini pun dipertegas oleh Dr Elvira Syamsir, ahli gizi ini mengatakan, “Seafood memiliki kandungan gizi yang sangat baik antara lain protein bermutu tinggi, rendah kandungan lemak jenuh, tinggi kandungan asam lemak omega 3, 6 dan 9, serta sumber vitamin dan mineral, sehingga berkontribusi terhadap kesehatan jantung, dan sangat berkontribusi terhadap tumbuh kembang anak.”

Saat jumpa pers peluncuran kampanye bertajuk “Ayo Makan Seafood” yang digagas oleh Fiesta Seafood, perempuan yang berprofesi sebagai ahli gizi sekaligus dosen IPB Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan ini memang didapuk menjadi salah satu pembicara.

*Dr Elvira Syamsir, ahli gizi

Waktu itu, Dr Elvira memaparkan, jika seafood dimakan dalam porsi yang tepat akan banyak memberi manfaat untuk kesehatan tubuh. Di antaranya dapat mengurangi penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes, rheumatoid arthritis hingga meningkatkan daya tahan tubuh dan berperan penting dalam pertumbuhan otak janin  dan pendewasaan sistem saraf.

Sayangnya meskipun seafood memiliki banyak manfaat, ternyata tingkat konsumsi masyarakat terhadap makanan yang satu ini masih sangat rendah. Kondisi yang cukup memprihatinkan ini diketahui lewat data Fishery and Aquaculture Statistic 2008 and 2010, FAO Yearbook. Di sana disebutkan bahwa konsumsi seafood di Indonesia hanya sebesar 33,89 kg/kapita pada 2012. Sangat disayangkan, ya? Apalagi kalau kita ingat bahwa Indonesia merupakan merupakan negara maritim yang  lautannya seluas 5,8 juta km persegi dengan kekayaan ikan laut.

Berangkat dari  kondisi inilah akhirnya menggerakkan Fiesta Seafood untuk meluncurkan kampanye “Ayo Makan Seafood”. Kampanye ini menitikberatkan dalam memberikan edukasi yang intensif kepada masyarakat luas mengenai pentingnya mengonsumsi seafood demi meningkatkan kesehatan.

Kampanye ini akan dimulai tepat tanggal 19 Agustus 2013 hingga 8 Desember 2013, dimulai dengan   7 kota di Pulau Jawa. Yaitu, Tangerang, Depok, Cimahi, Ungaran, Yogyakarta, Sidoarjo, dan Malang. Bisa dibilang, kampanye ini juga sejalan dengan kampanye yang dirancang Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).

Oh, ya, kalau Mommies ada yang berminat untuk menjadi kader kampanye ini, bisa ikutan lho! Soalnya, Fiesta ingin merangkul masyarakat umum untuk berpartisipasi sebagai kadernya. Kader ini nantinya diharapkan akan menjadi penyambung lidah Fiesta untuk menyampaikan informasi-informasi soal pentingnya mengonsumsi seafood dan menebarkan semangat makan seafood kepada masyarakat. Kriteria kader cukup sederhana yaitu berusia 25 – 40 tahun, aktif di PKK atau organisasi masyarakat, cukup dikenal dilingkungannya sehingga bisa jadi agen perubahan bagi sekitarnya.

Mungkin, ada Mommies yang berminat?

 

 


2 Comments - Write a Comment

  1. Mba Adies, mau tanya donk apakah kandungan nutrisi dan protein akan sama antara seafood asli dengan seafood yang sudah diolah? Setau saya makanan olahan pasti ada campuran pengawet dan sebagainya yang belum tentu baik untuk dikonsumsi dalam waktu lama…
    Mohon infonya ya mba…

  2. Nah, kalo Langit nih udah pasti doyan bener sama ikan. Secara bapaknya orang Sumatera, yang mana tiap hari kami harus ada ikan :D

    Nisanuria, mewakili Adis, ya. Setau aku hampir semua makanan itu lebih baik pilih yang alami. Semoga membantu ya :)

Post Comment