Inside My Cooler Bag

Dulu sebagai ibu bekerja yang masih menyusui, cooler bag ini tidak bisa dipisahkan dari saya setiap harinya. Setelah 1-2 minggu mulai memerah ASI di kantor saya akhirnya menemukan alat-alat yang tepat yang nyaman saya gunakan.

Cooler bag
Tas bentuk kotak dengan lapisan tahan air dan dapat menjaga suhu.

Breast pump Medela Harmony
Praktis, tangan mungkin sedikit pegal tapi breast pump manual tidak ketergantungan listrik dan baterai. Bisa digunakan di mana saja.

2 Botol Medela dan 1 Botol kaca ASIP
Siang hasil perahan diletakkan di botol kaca n medela total 200 ml, sore botol medela saja biasanya 150ml.

Plastik penampung ASI
fungsinya untuk keadaan mendesak apabila kehabisan botol. Praktis dan ringan.

Blue ice Rubbermaid
Beli di Ace hardware. bentuknya setengah lingkaran, seharusnya fungsinya untuk minuman kaleng. ternyata nyaman memakai blue ice bentuk ini, botolnya jadi tegak berdiri dan pas banget di cooler bag saya. Awalnya pake blue ice balok kecil suka jadi miring-miring botolnya.

Sleek nipple and bottle cleanser
Untuk mencuci pompa yang telah dipakai, setelahnya biasanya saya siram dengan air minum yang panas.

Tisu
Sebagai pembersih

Saya pernah bertemu dengan ibu yang membawa cooler box kecil di halte bus Trans Jakarta. Saya menebak mungkin isinya ASIP juga. Tapi mungkin kalau saya lebih memilih menggunakan cooler bag karena lebih ringan dan praktis. Kalau Mommies bagaimana? Isinya apa saja, nih?


15 Comments - Write a Comment

  1. sama-sama…saya juga kemana2 bawa coolerbag baby pax..isinya 4 botol kaca babypax, 2 ice gel,..BP nya masuk Tas..kalo udah dipake disiram air panas buat pompa berikutnya..perjuangan ibu2 menyusui, menyenangkan yach hahahahahahahahah

Post Comment