Apa Itu Abses Periapikal?

Terkadang ketika anak kita mengeluh sakit pada giginya, kita kurang cekatan menanggapinya. Bahkan seringnya kita hanya mengira bahwa anak kita kurang membersikan giginya dengan baik, sehingga giginya sakit. Selesai.

Padahal?? Sudah ada bisul di gusi anak kita. Ketika suhu badannya meningkat dan anak kita sudah mulai demam, atau anak sudah nggak mau makan, baru deh kita tanyakan pada anak ‘Apa yang sakit nak? Sini Mommy lihat‘.
‘Waduh, kok bisa ada bisul yah di gusinya?’
.
Baru deh kita panik.

Bisul atau abses pada gusi bisa bermacam-macam. Yang akan kita bahas disini adalah Abses Periapikal.

Penyebab

Adanya infeksi pada jaringan pulpa.

Penjelasan yang sederhana adalah seperti ini;

Gigi berlubang. Ketika gigi berlubang, lapisan pertama yang terkikis adalah lapisan email, apabila tidak ditindak lanjuti, lubang tersebut akan mengenai lapisan dentin. Ketika lubang sudah sampai di lapisan dentin, pasien mulai mengeluh adanya sensasi ngilu ketika ada rangsangan (minum atau makan panas, dingin, pedas). Ini disebabkan karena di dalam dentin terdapat tubulus-tubulus dentin (bayangkan seperti tumpukan sedotan) yang berisi cairan. Cairan inilah yang menghubungkan dunia luar (dentin) dengan pulpa (yang berisi saraf gigi). Nahhhhh…adanya sensasi ngilu ini karena hal tersebut.  Cairan dalam tubulus dentin ini tersambung dengan saraf gigi, yang kemudian saraf tersebut menghantarkan rangsangan ke otak, lalu otak merespon dengan mengeluarkan rasa ngilu atau sakit.

Nah, sekarang, kenapa bisa timbul abses? Contoh kasusnya, lubang gigi sudah sampai pada lapisan dentin.

  1. Jika tidak ditambal, gigi berlubang tersebut dapat terselip makanan, kuman dalam plak akan terus menggerogoti lubang gigi tersebut, sampai akhirnya sampai ke jaringan pulpa. Karena terselip makanan, maka lubang akan tertutupi (entah dengan sisa makanan ataupun plak), tetapi berhubung lubang tersebut sudah sampai ke jaringan pulpa, pulpanya akan terinfeksi. Infeksi tersebut akan menjalar sampai ke gusi,sehingga daerah gusi dekat akar gigi akan menimbulkan nanah. Nahhhh…. Atasnya sudah tertutup, sedangkan dalamnya ada nanah, jadilah dia abses yang bentuknya seperti bisul di gusi.
  2. Tembusnya dentin ke jaringan pula terkadang tidak jelas terlihat dengan kasat mata, dan dokternya pun kurang jeli melihat kondisi ini, jadi si dokter main tambal saja giginya, padahal lubang sudah samai di dentin dan tembus ke jaringan pulpa!. Keadaan ini dapat juga menyebabkan abses.

Tanda- tanda abses

Terasa ngilu, sakit, kalau orang awam bilang ngebet, terlihat menggelembung, jika ditekan ada cairan dalam bisul tersebut (ditekan tidak keras), bisa menimbulkan demam.

Penanganan Abses:

Draignase: membuka atap pulpanya sehingga gasnya bias keluar (ini tidak boleh ditutup ataupun ditambal, sampai absesnya kempes) hanya boleh diganjal dengan kapas. Bisa dibanu pemberian antibiotik.

Pada penanganan anak kecil yang bisa ditangani langsung adalah dengan membuang atap pulpa yang terinfeksi, kemudian diberi obat dan bisa langsung ditambal (walaupun masih gigi susu)

Nah Moms,  sekarang sudah tau kan, apabila anak kita mengeluh sakit, kita harus jeli memeriksa keadaan gigi dan mulutnya, apakah giginya berlubang, gusinya membengkak, atau jangan- jangan sudah timbul abses ini.

Semoga membantu :)


8 Comments - Write a Comment

Post Comment