Exclusive Breastfeeding = 100% Breast Milk?

71560073Well yeah, that’s the general idea. And that was my previous thought too.

But I did not put it as a big deal to my breastfeeding job (job? yes it is a job. I will mention about this in the next post). It doesn’t affect my motivation to keep breastfeeding although two of my babies were formula fed during their first hours at the hospital. It is definitely not a right policy for hospitals to ‘force’ formula-feeding of course. But whatever, that’s the ugly truth here in this country.

Later I found out that this exclusive breastfeeding label has in fact caused some new moms to lose their breastfeeding motivation. They even ceased from being a breastfeeding mom. This happens only because they have to add a few bottles of formula to support their babies while waiting the breast milk to be fully produced. What a pity and what an impact of what labeling can do.

Let’s just break things down. We breastfeed our babies to get the most of the best food for babies under 6 months old.

Some of breast milk’s advantages are (as we all know :P):

  • almost none allergic reaction (if there is, observe the mother’s diet)
  • full of antibody that works way beyond the breastfeeding age.
  • full of primary nutrition that is needed for baby’s growth and development. Mostly for brain and the neurological system.
  • lowering the risk of breast cancer for the mother
  • natural way to lose weight for the mother

(as for me, add caring 2 more toddler without any assistance, and I get my size 29 jeans back before my baby is 9mo :P…but I still have to get rid that baby fat in my tummy for sure *sigh*)

So with all these advantages, why should we bother whether we had breastfed our babies exclusively or not if it was just about this few unimportant bottles of formula?

How significant it is considering that later on we will breastfeed for at least two years?

How significant it is the 2-3x 30ml of formula, than a freezer (or more!) full of pumped breast milk?

How significant it is…to sacrifice our descendants’ well-being, just because the label?

I’m breastfeeding three babies since December 12, 2004 until this very day. I have stopped only for 1 month + 4 months, both during pregnancies. My first baby got about 2-3 days of formula during his first days. While my second one got 1 x 30ml because my husband, unknowingly, has given the authority to the hospital for giving formula while I’m still in the recovery room after a C-sect.

Fortunately I have won the battle with the hospital staffs *lebay* so my youngest boy haven’t had a drop of any formula. Such an unimportant and annoying effort *sigh*…

Still, I’m proud and I claimed that I have breastfed all of my babies EXCLUSIVELY for their first six months, regardless what people might say about my situation.

But my point is…let’s just breastfeed and ignore any label. Breastfeeding can never be wrong.


43 Comments - Write a Comment

  1. Rekomendasi 6 bulan ASI eksklusif tepat di developing countries yang kurang sarana air bersih dll. Untuk neara maju ? Bila sempat, baca
    Optimal duration of exclusive breastfeeding: what is the evidence to support current recommendations? Am Journal of Clinical Nutrition vol 85 Feb 2007.

  2. finally.. LOVE THIS POST! selama ini aku nyari artikel yang ‘mantap’ tentang menyusui. karena dimana2 aku baca artikel ASIX tuh yg judgmental banget. suka nyesek sendiri baca artikel2 tentang menyusui dan asix, apalagi di website2 khusus asi+busui. jleb jleb banget! aku sendiri ga kurang dramanya di awal2 melahirkan baby S. sampe baby blues dan stres parah karena mati2an pengen donor asi ga boleh sama keluarga, akhirnya merelakan bayi kena sufor krna disinar 2minggu di RS. kalo orang nanya, ASI ga? yes, ASI! kalo trus lanjut nanya, ekslusif? pengen langsung nonjok! pertanyaannya tuh rese banget! anak gw ASI ya udah ASI, titik! mau ditambah sufor, air tajin, dia tetep anak ASI. *darting* hehehe… im her mother and im the one who really know what best for her, and i did it, i do it, i’ll do it for even more!

  3. Interesting article. Let me quote a WHO guideline on exclusive breastfeeding: Exclusive breastfeeding : Infant only receives breast milk without any additional food or drink, not even water.

    Jadi istilah ASI eksklusif itu ditetapkan BUKAN untuk memberikan label atau menjudge / memberikan beban moral kepada ibu menyusui. Itu adalah strong suggestion bahkan rule dari WHO kepada semua fasilitas kesehatan di seluruh dunia termasuk para produsen susu formula untuk tidak menghalangi kegiatan menyusui. Karena pada kenyataannya, produsen sufor sangat agresif dalam mempromosikan produknya , karena mereka secara hukum tidak boleh beriklan bebas, maka mereka “masuk” melalui tenaga kesehatan dan manajemen2 rumah sakit (ingat! mereka punya modal yang sangat besar untuk memberikan insentif kepada tenaga2 kesehatan ini), sehingga banyak sekali tenaga kesehatan yang mempengaruhi, mengintimidasi ibu2 yang baru melahirkan bayi untuk menggunakan formula di awal kelahiran bayi.

    Sangat signifikan pengaruhnya untuk kesuksesan menyusui antara bayi yang telah diinterupsi oleh formula / cairan lain di awal kehidupannya, dengan bayi yang tidak mendapatkan cairan lain selain ASI. Karena itulah WHO, UNICEF, konselor2 laktasi dan asosiasi2 pendukung ibu menyusui sangat gencar berusaha melawan derasnya promosi (yg sering kali tidak etis ini) dari produsen2 sufor, dgn menetapkan golden period di awal kelahiran bayi: IMD, rooming in dan menyusui 6 bulan eksklusif.

    Saya sendiri merasakan perbedaannya, anak pertama diintimidasi dengan susu formula di awal di RS besar yang sama sekali tidak mendukung ASI karena saya sempat baby blues karena tidak bisa menyusui dengan benar ( flat / inverted nipples), dan anak kedua sekarang yang benar2 full ASI karena dukungan dari seluruh tenaga kesehatan di RS tersebut, mulai dari obgyn, DSA, bidan dan suster serta konselor laktasinya. Alhamdullilah.

    Saya mengerti maksud artikel ini, agar busui jangan merasa “terhakimi” dgn few drops of formula yang ‘terlanjur’ diberikan kepada bayi. Tidak apa2, yang penting selalu bersemangat dan mengerti bahwa ASI yang terbaik bagi anak. Tapi harus dimengerti juga, istilah ASI Eksklusif itu didasarkan pada filosofinya yang dalam, dan juga “simbol perlawanan” terhadap aggressive marketing dari produsen2 sufor atau nakes2 tidak sayang ibu bayi yang selama ini sering memberikan misleading information tentang ASI dan sufor.

    Salam ASI semuanya ibu2 :) have a great breastfeeding journey with your loved ones! :)

  4. loves this article……
    yah…daripada anak saya mati akibat nggak makan *lebay*, karena asi saya yang nggak keluar sampai 3 hari pertama (walaupun sudah mati-matian diperah dan makan daun katuk sampai eneg), donor asi juga nggak ada. ya susu formula lah jawabannya (daripada anaknya dikasih air putih).
    alhamdulillah cuman dengan modal tekad yang bulat untuk tetap ngasih asi, akhirnya bisa ngasih asi full lagi dari 1 bulan sampai 1,5 tahun.

Post Comment