Work

Saya Adalah Ibu Rumah Tangga

“Sekarang kerja dimana?” “Nggak kerja, Jadi ibu rumah tangga aja” jawab saya dengan senyum ramah. Namun apa yang saya dapat? Sepasang mata yang tadinya hangat menyapa berubah menjadi sinis dan (menurut saya) sedikit merendahkan saya. Sigh. Tapi itulah kenyataan yang saya dapatkan ketika saya bertamu ke rumah saudara jauh dari ibu saya. Pembicaraan yang tadinya…

Away: On Business Trip

Rasanya sejak menjadi seorang Ibu saya lebih sensitif apalagi kalo berhubungan dengan masalah anak kecil. Kalo sedang tidak ada Raysa disisi saya, hanya mendengar suara anak kecil saja bisa memicu rasa kangen yang luar biasa. Padahal bisa saja kejadian ini terjadi pada saat makan siang saat menjalani hari-hari kerja biasa. Yang paling menderita adalah kalau…

Ketika Harus Memilih

Menjadi working mommy memang jadi dilema tersendiri buat sebagian kaum ibu, termasuk saya. Kebebasan finansial sekaligus supporting AD/ART keluarga menjadi tolak ukur para working mommy tentunya. Belum lagi iming-iming jaminan fasilitas kantor, seperti asuransi untuk keluarga, yang membuat kita mikir dua kali untuk hengkang dari pekerjaan. Saya bekerja untuk perusahaan Jepang, yang berprinsip “rela mati”…

The Questions Behind Motherhood and Career

Choices, like every other thing in life, are often irreversible and consequential. They do not always allow avoiding mistakes but it almost always results in personal growth. Human error is inevitable. But it comes with the chance to learn. I came to think about a woman’s choice to domestic life. A good friend of mine,…

Working mom vs full time mom = freelance mom

Saya sudah mulai bekerja sejak berusia 20 tahun, atau sekitar 8 tahun yang lalu. Kendati masih kuliah, namun karena bidang pekerjaan adalah yang saya sukai dan berkaitan dengan jurusan kuliah, maka saya sangat menikmatinya. And the story goes… Sampai menikah, hamil dan punya anak, saya masih tetap bekerja. Bahkan sebelum menikah, perjanjian saya dengan suami…