Ficky Yusrini

53 Articles Published | Follow:

Mengajarkan Positive Masculinity pada Anak

Mengapa konsep maskulinitas (yang lama) itu sudah tidak layak dipertahankan. Bagaimana dengan positive masculinity?

Pesan untuk Anak Perempuan, Belajarlah dari Enola Holmes

Di hari ibu ini, saya ingin menuliskan pesan untuk anak perempuan, generasi para calon ibu di masa mendatang.

Tips Percaya Diri di Dunia yang Sulit Membuat Kita Percaya Diri

Bagaimana agar bisa tetap percaya diri di lingkungan ataupun di dunia yang sulit membuat kita merasa percaya diri? Coba tips percaya diri berikut ini, deh.

5 Alasan Kenapa Suami Beruntung Memiliki Saya

Kalau boleh bangga pada diri sendiri karena sudah menjadi istri idaman bagi suami, maka saya bisa mengatakan lima hal ini yang membuat suami beruntung memiliki saya :). Bagaimana dengan Mommies?

Self Compassion yang Tak Kalah Penting dengan Self Love

Self compassion, adalah ‘otot’ yang dapat kita bangun, yang membuat kita mampu menjadi lebih tangguh dan memungkinkan kita menjadi lebih optimis.

Sepuluh Tanda Kita Tidak Menghargai Diri Sendiri

Manusia diciptakan dengan segenap ‘kemaha-hebatan’ di dalam dirinya. Tetapi, tak sedikit yang menghadapi masalah dengan kepercayaan dirinya. Apa saja tanda kita tidak menghargai diri sendiri?

10 Alasan Sulitnya Mencintai Diri Sendiri

Ada banyak alasan yang membuat kita terlanjur meyakini tanpa sadar, bahwa diri kita tidak layak untuk dicintai. Ini dia 10 alasan yang menbuat kita sulit mencintai diri sendiri.

Pelajaran dari Nikita Mirzani yang Fenomenal

Bulan ini ramai dengan perseteruan antara HRS dan Nikita Mirzani, sebenarnya di balik sosok kontroversial Nikita Mirzani, pelajaran dari Nikita Mirzani apa yang bisa kita ambil?

Ini Alasan Kenapa Kita Melihat Generasi Baru Selalu Lebih Lemah

Generasi sekarang, tak pernah lebih lemah dari generasi yang dulu.

Sering Pura-pura Tersenyum Bahagia Setiap Hari, Kenapa Tidak?

Kita semua pasti pernah melakukannya, memasang senyum bahagia palsu di hadapan orang lain, meski hati ini sedang luka parah berdarah-darah. Salahkah?