
Sulit orgasme saat berhubungan intim? Kenali 7 posisi seks yang bisa dicoba perempuan, pentingnya stimulasi klitoris, dan tips mencapai klimaks.
Pernah merasa hubungan intim sudah berlangsung cukup lama, tetapi orgasme justru tak kunjung datang? Sementara itu, pasangan sudah mencapai klimaks lebih dulu. Jika pernah mengalaminya, Mommies tidak sendirian.
Orgasme pada perempuan memang tidak selalu terjadi hanya melalui penetrasi penis ke dalam vagina. Bagi banyak perempuan, stimulasi klitoris justru menjadi bagian penting untuk mencapai klimaks. Karena itu, mencoba posisi seks yang memungkinkan stimulasi tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk mengeksplorasi kenikmatan bersama pasangan.
Menurut Planned Parenthood, pengalaman orgasme setiap orang berbeda. Ada yang mudah mencapai orgasme, ada yang membutuhkan waktu lebih lama, dan ada pula yang memerlukan jenis stimulasi tertentu.
Jadi, bukan soal siapa yang paling cepat mencapai klimaks, melainkan bagaimana kedua pasangan bisa menikmati hubungan intim tanpa tekanan.

Baca juga: 8 Kesalahan Oral Seks yang Sering Dilakukan Laki-laki, Bisa Bikin Istri Turn Off!
Kemampuan perempuan untuk mencapai orgasme dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari stimulasi, kondisi emosional, hingga kesehatan. Bagi banyak perempuan, stimulasi klitoris berperan penting karena penetrasi saja belum tentu cukup untuk mencapai klimaks. ACOG menyarankan perempuan untuk mengenali tubuh dan berkomunikasi dengan pasangan agar hubungan intim terasa lebih nyaman dan memuaskan.
Beberapa posisi berikut dapat dicoba karena memungkinkan perempuan mengatur gerakan, mengontrol kedalaman penetrasi, atau memperoleh stimulasi klitoris dengan lebih mudah.
Dalam posisi woman on top, perempuan berada di atas pasangan sehingga bisa mengatur ritme, sudut, dan kedalaman penetrasi sesuai kenyamanan.
Mengapa bisa membantu?
Perempuan lebih leluasa menemukan gerakan yang terasa menyenangkan sekaligus melakukan stimulasi klitoris jika diperlukan.
Tips: Coba gerakan perlahan dan komunikasikan ritme yang paling nyaman dengan pasangan.
Posisi reverse cowgirl merupakan variasi woman on top, dengan perempuan menghadap ke arah kaki pasangan.
Mengapa bisa membantu?
Sudut penetrasi yang berbeda dapat memberikan sensasi baru. Untuk membantu mencapai orgasme, stimulasi klitoris secara manual bisa ditambahkan sesuai kenyamanan.
Baca juga: Perempuan Suka Konten Porno, Seperti Apa? Ini 3 Hal yang Diungkap Riset
Dalam posisi spooning, kedua pasangan berbaring menyamping dengan tubuh menghadap ke arah yang sama.
Mengapa bisa membantu?
Posisi ini memungkinkan gerakan yang lebih santai dan tidak terlalu menguras tenaga. Bagi pasangan yang menyukai sentuhan lembut dan kedekatan fisik, posisi ini bisa membantu menciptakan suasana yang lebih rileks.
Posisi menyamping juga dapat memudahkan sentuhan pada klitoris, tergantung pada sudut tubuh dan kenyamanan masing-masing.

Missionary sering dianggap sebagai posisi dasar dalam hubungan intim. Namun, posisi ini dapat dimodifikasi agar lebih nyaman bagi kedua pasangan.
Mengapa bisa membantu?
Kedekatan wajah, kontak mata, dan kesempatan untuk berkomunikasi dapat meningkatkan rasa nyaman. Dengan penyesuaian sudut panggul, sebagian perempuan mungkin juga merasakan sensasi yang berbeda.
Jika stimulasi klitoris menjadi kebutuhan utama, pasangan bisa menambahkan stimulasi manual selama penetrasi. Tidak perlu mengandalkan penetrasi saja untuk mencapai orgasme.
Baca juga: Bukan Cuma Kamar Tidur, Ini 7 Tempat Bercinta di Rumah agar Hubungan Makin Intim
Coital alignment technique atau CAT merupakan variasi posisi missionary yang menekankan kontak tubuh dan penyesuaian posisi panggul, bukan sekadar gerakan penetrasi keluar-masuk.
Mengapa bisa membantu?
Teknik ini dirancang untuk meningkatkan kontak dan gesekan di area klitoris selama hubungan intim. Bagi sebagian perempuan, kombinasi penetrasi dan stimulasi klitoris dapat membantu meningkatkan kenikmatan.
Hasilnya tetap berbeda pada setiap orang. Jika posisi terasa tidak nyaman atau menimbulkan tekanan berlebihan, jangan ragu untuk mengubahnya.
Dalam posisi ini, pasangan duduk saling berhadapan sehingga dapat mempertahankan kontak mata dan berkomunikasi dengan lebih mudah.
Mengapa bisa membantu?
Posisi ini memungkinkan pasangan menyesuaikan gerakan secara bersama-sama. Kedekatan tubuh juga dapat membantu sebagian orang merasa lebih terhubung secara emosional.
Perempuan dapat menyampaikan jenis sentuhan atau ritme yang disukai, sementara pasangan dapat menyesuaikan diri tanpa harus menebak-nebak.
Baca juga: 7 Posisi Seks yang Nyaman untuk Pasangan Plus Size, Lebih Aman dan Minim Cedera
Alih-alih terpaku pada satu nama posisi, pasangan juga dapat memilih posisi yang nyaman untuk melakukan penetrasi sekaligus stimulasi klitoris menggunakan tangan atau alat bantu seksual yang aman.
Mengapa bisa membantu?
Bagi banyak perempuan, stimulasi klitoris merupakan bagian penting untuk mencapai orgasme. Karena itu, mengombinasikan penetrasi dengan stimulasi klitoris dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai daripada terus mengganti posisi tanpa memahami kebutuhan tubuh.
Menurut Cleveland Clinic, stimulasi pada klitoris, termasuk melalui sentuhan langsung maupun tidak langsung, dapat membantu sebagian perempuan mencapai orgasme.
Yang terpenting, setiap aktivitas harus disepakati bersama, terasa nyaman, dan tidak menimbulkan rasa sakit.

Ada beberapa hal lain yang bisa dicoba bersama pasangan.
Baca juga: Selama Ini Salah Paham? Orgasme Pria Ternyata Ada Banyak Jenisnya
Kesulitan mencapai orgasme tidak selalu menandakan adanya masalah medis. Namun, jika kondisi ini terus mengganggu, muncul setelah sebelumnya tidak pernah dialami, atau disertai nyeri saat berhubungan intim, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan atau tenaga kesehatan yang memahami kesehatan seksual.
Faktor seperti perubahan hormon, kondisi kesehatan tertentu, stres, masalah dalam hubungan, dan penggunaan obat-obatan dapat memengaruhi respons seksual.
Tidak perlu merasa malu untuk membicarakannya. Kesehatan seksual merupakan bagian dari kesehatan secara keseluruhan, dan ada berbagai pendekatan yang dapat membantu sesuai penyebabnya.