
Apa perbedaan magnesium glycinate, citrate, dan oxide? Kenali manfaat, tingkat penyerapan, efek samping, dan jenis magnesium yang sesuai kebutuhan tubuh.
Viralnya magnesium sebagai salah satu suplemen yang dibutuhkan tubuh mungkin membuat Mommies penasaran dan ingin mencoba. Mommies pun mengecek e-commerce dan memasukkan keyword magnesium, atau langsung ke apotek dan meminta apoteker memberikan rekomendasi suplemen magnesium. Eh, ternyata magnesium ada banyak jenisnya.
Ada magnesium glycinate, magnesium citrate, atau magnesium oxide. Semuanya ini sama-sama magnesium, loh. Jadi, apa bedanya? Nah, setiap jenis magnesium punya cara kerja, tingkat penyerapan, dan efek samping yang berbeda. Salah memilih suplemen bisa membuat manfaatnya kurang terasa, bahkan membuat perut tidak nyaman.
BACA JUGA: Sedang Viral, Ini Manfaat Magnesium untuk Tidur dan Kesehatan Tubuh yang Sesungguhnya
Beda magnesium, beda manfaatnya. Ada yang bisa membantu tidur nyenyak, ada juga yang bagus untuk ketahanan tulang. Dari bermacam-macam magnesium yang dijual di pasaran, tiga jenis ini termasuk yang paling umum.

Manfaat magnesium glycinate paling sering dikaitkan dengan relaksasi dan kualitas tidur. Kristine Schonder, profesor farmasi dari University of Pittsburgh, menjelaskan bahwa magnesium sendiri dapat membantu tidur. “Tambahan glycinate bisa memperkuat efek menenangkan (tubuh),” ujarnya, seperti dikutip dari Fortune.
Dari sisi pencernaan, psikolog klinis dan spesialis tidur Shelby Harris, Psy.D., menilai bahwa glycinate terserap dengan baik dan lembut di lambung. Bisa disimpulkan bahwa magnesium glycinate umumnya ditoleransi dengan baik dan bisa cocok untuk orang yang mengalami keluhan perut saat menggunakan citrate.
Soal studi, uji acak tahun 2025 pada 155 orang dewasa dengan keluhan tidur melaporkan bahwa mengonsumsi magnesium bisglycinate 250 mg setiap hari memperbaiki tingkat insomnia selama empat minggu.
BACA JUGA: Tidur Mendengkur sampai Mengganggu Pasangan? Ini Rekomendasi Klinik untuk Mengatasinya

Manfaat magnesium citrate yang paling dikenal adalah membantu mengatasi sembelit. Pasalnya, kandungan citrate menarik air ke dalam usus sehingga merangsang buang air besar. Banyak juga yang menggunakan magnesium citrate untuk meredakan sembelit.
Dari sisi penyerapan, sebuah studi dari University of Reading menemukan bahwa citrate lebih mudah dimanfaatkan tubuh dibandingkan beberapa bentuk magnesium lain. Studi lain juga membandingkan langsung citrate dengan oxide. Dikutip dari EatingWell, Melina Jampolis, M.D., menambahkan bahwa sebagian studi mengaitkan citrate dan glycinate dengan tidur yang lebih mudah.
Beberapa penelitian memang mengaitkan magnesium dengan kualitas tidur. Namun, bukti manfaatnya masih terbatas dan belum cukup untuk menyimpulkan bahwa magnesium citrate merupakan pilihan khusus untuk mengatasi masalah tidur. Apalagi, efek pencaharnya membuat citrate kurang cocok untuk Mommies yang perutnya sensitif.

Magnesium oxide merupakan salah satu bentuk magnesium yang banyak digunakan dalam suplemen. Kandungannya terbentuk dari ion magnesium dan oksigen. Jenis ini memiliki kandungan magnesium elemental yang cukup tinggi, tetapi tingkat penyerapannya oleh tubuh relatif rendah dibandingkan magnesium glycinate dan citrate.
Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Jepang Yakugaku Zasshi menunjukkan bahwa sekitar 15% magnesium oxide terserap dan 85% lainnya diekskresikan melalui feses dalam penelitian pada hewan. Sementara itu, penelitian pada manusia juga menunjukkan bahwa magnesium oxide memiliki bioavailabilitas lebih rendah dibandingkan magnesium citrate.
Magnesium oxide umumnya digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan dan membantu mencegah migrain. Salah satu manfaat utama magnesium oxide adalah membantu melancarkan buang air besar. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa magnesium oxide berpotensi membantu mengurangi frekuensi migrain dan mendukung pengendalian kadar gula darah.
BACA JUGA: Suplemen Tidur Selain Melantonin: Kenali Kandungan dan 8 Rekomendasi Produk
Dari masing-masing penjelasan, Mommies mungkin bisa melihat beberapa kesamaan manfaat dari jenis-jenis magnesium tersebut. Bagaimana dengan perbedaannya? Berikut ringkasan perbedaan jenis magnesium agar lebih mudah dibandingkan.
Dari sini bisa disimpulkan kalau beda jenis magnesium, beda juga efek dan manfaatnya. Kenali tujuan yang ingin dicapai dan jangan ragu bertanya ke dokter atau apoteker sebelum membeli suplemen, ya, Mommies.
Pilihan magnesium juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, kondisi kesehatan, serta toleransi pencernaan masing-masing orang. Jadi, jangan hanya mengikuti tren atau memilih berdasarkan klaim manfaat yang paling banyak dibicarakan.