banner-detik
PARENTING & KIDS

60 Ide Kegiatan Ayah dan Anak Sesuai Usia, dari Bayi hingga Remaja

author

Dhevita Wulandari・in 6 hours

60 Ide Kegiatan Ayah dan Anak Sesuai Usia, dari Bayi hingga Remaja

Bingung mencari kegiatan ayah dan anak? Ini 60 ide aktivitas seru sesuai usia anak, mulai dari bayi, balita, usia sekolah hingga remaja. Ada banyak cara untuk mempererat bonding!

Membangun kedekatan antara ayah dan anak nggak harus selalu dengan liburan mahal atau pergi ke tempat wisata. Justru, aktivitas sederhana yang dilakukan bersama secara rutin bisa menjadi momen berharga untuk memperkuat bonding.

Bagi Daddies, meluangkan waktu untuk bermain, mengobrol, atau melakukan kegiatan sehari-hari bersama anak juga menjadi kesempatan untuk mengenal karakter dan kebutuhan si kecil.

Menurut Harvard Center on the Developing Child, interaksi dua arah yang responsif antara anak dan orang dewasa berperan penting dalam perkembangan otak, kemampuan komunikasi, dan keterampilan sosial anak.

BACA JUGA: 10 Aktivitas Stimulasi Otak Anak di Rumah, Nggak Perlu Mainan Mahal!

Rekomendasi Aktivitas Ayah dan Anak

Nah, supaya nggak bingung mau melakukan apa, berikut 60 ide kegiatan ayah dan anak sesuai usia, mulai dari bayi hingga remaja!

1. Kegiatan Ayah dan Anak Usia 0–1 Tahun

Di usia ini, bayi sedang aktif mengenali suara, wajah, sentuhan, dan lingkungan sekitarnya. Nggak perlu aktivitas yang rumit, interaksi sederhana sudah sangat berarti.

  1. Melakukan tummy time sambil ditemani ayah.
  2. Bernyanyi atau mendengarkan musik bersama.
  3. Bermain cilukba.
  4. Membacakan buku bergambar dengan suara yang ekspresif.
  5. Bermain menirukan ekspresi wajah.
  6. Mengajak bayi bercermin bersama.
  7. Bermain dengan mainan berbunyi yang aman.
  8. Mengajak bayi berbicara sambil memperkenalkan benda-benda di sekitarnya.
  9. Jalan-jalan sore sambil menggendong bayi.
  10. Melakukan pijatan lembut setelah mandi.

Tips untuk Daddies: Respons terhadap setiap ocehan, senyuman, atau gerakan bayi. Interaksi sederhana seperti ini membantu membangun komunikasi sejak dini.

Foto: MART PRODUCTION/Pexels

2. Kegiatan Ayah dan Anak Usia 1–3 Tahun

Anak mulai aktif bergerak, mengeksplorasi lingkungan, dan meniru perilaku orang dewasa. Ini waktu yang tepat untuk bermain sambil melatih motorik dan kemandiriannya.

  1. Bermain kejar-kejaran di halaman.
  2. Menyusun balok bersama.
  3. Bermain lempar tangkap bola berukuran aman.
  4. Membuat coretan atau lukisan bersama.
  5. Bermain mencocokkan warna dan bentuk.
  6. Membuat menara dari gelas plastik.
  7. Menyiram tanaman bersama.
  8. Menari mengikuti lagu favorit.
  9. Bermain pretend play, seperti masak-masakan atau menjadi dokter.
  10. Membantu ayah membereskan mainan.

BACA JUGA: Checklist Rumah Aman untuk Balita: 11 Hal yang Perlu Mommies Cek di Rumah

3. Kegiatan Ayah dan Anak Usia 4–6 Tahun

Anak usia prasekolah biasanya mulai menyukai permainan imajinatif, tantangan sederhana, dan kegiatan yang melibatkan kreativitas.

  1. Membuat benteng dari bantal dan selimut.
  2. Bersepeda bersama di area aman.
  3. Membuat prakarya dari kardus bekas.
  4. Memasak camilan sederhana bersama.
  5. Bermain mencari harta karun di rumah.
  6. Berkebun dan menanam bibit.
  7. Bermain puzzle.
  8. Membuat pertunjukan boneka.
  9. Bermain peran sebagai superhero.
  10. Piknik sederhana di taman.

Ide Kegiatan Ayah dan Anak Sesuai Usia, dari Bayi hingga Remaja

Foto: Pavel Danilyuk/Pexels

4. Kegiatan Ayah dan Anak Usia 7–9 Tahun

Memasuki usia sekolah, anak mulai menikmati tantangan, permainan dengan aturan, dan kegiatan yang membutuhkan kerja sama. Perlu diingat, setiap anak memiliki tahap perkembangan dan minat yang berbeda. Jadi, sesuaikan aktivitas dengan kemampuan, kenyamanan, dan kondisi masing-masing anak, ya, Daddies!

  1. Bermain badminton atau sepak bola.
  2. Membuat eksperimen sains sederhana.
  3. Belajar memasak menu favorit keluarga.
  4. Bermain board game atau permainan kartu.
  5. Membuat layang-layang dan menerbangkannya.
  6. Mengunjungi museum atau tempat bersejarah.
  7. Membuat proyek LEGO bersama.
  8. Berkemah sederhana di halaman rumah.
  9. Belajar fotografi menggunakan kamera.
  10. Membuat jurnal perjalanan atau buku kenangan bersama.

BACA JUGA: 7 Tanda Anak Kurang Aktivitas Fisik, Bisa Berdampak pada Kesehatan Anak

5. Kegiatan Ayah dan Anak Usia 10–12 Tahun

Di usia ini, anak mulai memiliki minat dan pendapat sendiri. Daddies bisa mengajak anak melakukan aktivitas yang lebih menantang sekaligus memberikan ruang untuk berpendapat.

  1. Hiking di jalur yang ramah anak.
  2. Belajar berenang bersama.
  3. Membuat video pendek atau vlog keluarga.
  4. Belajar memperbaiki sepeda.
  5. Mengikuti kelas olahraga atau bela diri.
  6. Membuat proyek DIY untuk dekorasi kamar.
  7. Bermain catur atau permainan strategi.
  8. Mengunjungi pameran atau acara komunitas sesuai dengan minat anak.
  9. Membuat proyek memasak menu keluarga.
  10. Berdiskusi tentang buku atau film yang ditonton bersama.

Ide Kegiatan Ayah dan Anak Sesuai Usia, dari Bayi hingga Remaja

Foto: Vitaly Gariev/Pexels

6. Kegiatan Ayah dan Anak Usia 13–18 Tahun

Anak remaja biasanya mulai membutuhkan privasi dan kemandirian. Karena itu, kegiatan bersama sebaiknya lebih banyak melibatkan komunikasi dua arah dan menghargai minat mereka.

  1. Menonton pertandingan olahraga favorit bersama.
  2. Mengajak anak mencoba restoran atau kuliner baru.
  3. Olahraga bersama, seperti jogging atau gym, sesuai kemampuan.
  4. Road trip singkat bersama.
  5. Mengobrol santai sambil minum kopi atau cokelat.
  6. Mengajak anak mendiskusikan isu yang sedang mereka minati.
  7. Menonton konser atau pertunjukan musik bersama.
  8. Belajar keterampilan baru, seperti fotografi atau bermain alat musik.
  9. Membuat proyek sosial atau kegiatan sukarela bersama.
  10. Merencanakan liburan bersama dengan melibatkan anak dalam pengambilan keputusan.

Tips agar Quality Time Ayah dan Anak Lebih Bermakna

Dari puluhan ide di atas, sebenarnya bukan banyaknya aktivitas yang paling penting, melainkan kualitas interaksi selama melakukannya.

Ada beberapa hal yang bisa Daddies perhatikan:

  • Sesuaikan dengan minat anak. Jangan memaksakan aktivitas yang disukai ayah jika anak kurang tertarik.
  • Hadir sepenuhnya. Simpan ponsel dan fokus menikmati waktu bersama.
  • Biarkan anak ikut menentukan. Terutama anak yang lebih besar dan remaja, berikan kesempatan untuk memilih aktivitas.
  • Jangan terlalu fokus pada hasil. Misalnya, saat membuat prakarya, nikmati prosesnya tanpa harus menuntut hasil yang sempurna.
  • Lakukan secara konsisten. Nggak harus lama. Waktu singkat tetapi rutin bisa menjadi kebiasaan bonding yang menyenangkan.

BACA JUGA: 7 Tanda Anak Butuh Quality Time Bersama Orang Tua, Nomor 5 Sering Nggak Disadari!

Menjadi ayah yang dekat dengan anak bukan berarti harus selalu punya ide kegiatan yang spektakuler. Terkadang, bermain cilukba, menemani anak menggambar, atau mendengarkan cerita remaja tentang kesehariannya justru menjadi momen yang paling diingat.

Jadi, Daddies, dari 60 ide kegiatan ayah dan anak di atas, mana yang ingin dicoba akhir pekan ini?

Karena pada akhirnya, anak mungkin nggak selalu mengingat apa yang ayah berikan, tetapi mereka bisa mengingat bagaimana rasanya menghabiskan waktu bersama ayah.

Cover: Vitaly Gariev/Pexels

Share Article

author

Dhevita Wulandari

-

banner-detik

POPULAR ARTICLE

banner-detik
banner-detik

COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan