Sorry, we couldn't find any article matching ''

Kumpulan Contoh Soal TKA SMA MIPA 2026, Lengkap dengan Pembahasan.
Buat Mommies yang lagi bantu anak kelas 12 menghadapi Tes Kompetensi Akademik, berikut ini latihan soal TKA untuk MIPA, lengkap dengan pembahasan.
Bukan cuma anaknya, kayaknya kita ibunya juga ikut kepikiran dan susah tidur gara-gara Tes Kompetensi Akademik alias TKA 2026? Meski pihak Kemendikdasmen bilang Tes Kemampuan Akademik ini sifatnya tak wajib, realitanya di sekolah justru beda cerita. Khususnya buat anak-anak di rumpun MIPA dan kebetulan masuk kuota eligible SNBP, TKA ini ibarat salah satu penentu nasib. Mau nggak ikut, ya, mana bisa. Harus ikut. Demi mengamankan skor dan peluang lolos ke PTN idaman.
Masalahnya, materi MIPA, mulai dari Fisika, Kimia, Biologi, sampai Matematika Lanjutan, bukan jenis pelajaran yang bisa diakali dengan belajar sistem semalam. Anak-anak remaja apalagi anak SMA, butuh banyak latihan soal yang tipe dan pembahasannya benar-benar relevan dengan standar 2026.
Biar nggak pusing cari-cari soal, berikut ini latihan-latihan soal mata pelajaran, Matematika, Fisika, Kimia, dan Matematika Lanjutan yang kami kumpulkan dari berbagai sumber terpercaya.
Latihan soal Matematika
1. Diketahui sebuah fungsi linear pemodelan biaya produksi f(x)=2x+5, di mana x adalah jumlah unit barang dalam ribuan. Berapakah total nilai fungsi jika x=4?
Pembahasan:Substitusikan nilai x=4 ke dalam persamaan f(x):
f(4)=2(4)+5
f(4)=8+5=13
Maka hasil akhir fungsi tersebut adalah 13.
2. Dua sudut saling berpelurus. Besar sudut pertama (3x + 10)° dan sudut kedua (2x − 5)°. Selisih kedua sudut tersebut adalah …
A. 30°
B. 40°
C. 50°
D. 60°
E. 70°
Jawaban: C
Pembahasan: Berpelurus berarti jumlahnya 180°, sehingga 5x + 5 = 180 dan x = 35. Sudut pertama = 3(35) + 10 = 115° dan sudut kedua = 2(35) − 5 = 65°. Selisihnya 115° − 65° = 50°. 2.
3. Garis k dan l sejajar, keduanya dipotong garis m. Dua sudut dalam sepihak besarnya (4x + 10)° dan (2x + 20)°. Besar sudut yang lebih besar adalah …
A. 110°
B. 100°
C. 70°
D. 80°
E. 120°
Jawaban: A
Pembahasan: Sudut dalam sepihak jumlahnya 180°, sehingga 6x + 30 = 180 dan x = 25. Sudutnya 4(25) + 10 = 110° dan 2(25) + 20 = 70°. Yang lebih besar adalah 110°.
Latihan soal Fisika
1. Hasil penjumlahan sesuai aturan angka penting dari 12,24 + 3,2 adalah…
A. 15,44
B. 15
C. 15,4
D. 15,5
E. 15,45
Jawaban: C
2. Sebuah mobil bergerak dipercepat beraturan dari kecepatan 10 m/s menjadi 30 m/s dalam waktu 5 sekon. Jarak tempuh mobil selama selang waktu tersebut adalah…
A. 100 m
B. 80 m
C. 120 m
D. 90 m
E. 150 m
Jawaban: A
3. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan awal 40 m/s pada sudut elevasi 30° terhadap horizontal (g = 10 m/s²). Tinggi maksimum yang dicapai peluru tersebut adalah…
A. 10 m
B. 15 m
C. 25 m
D. 30 m
E. 20 m
Jawaban: E
4. Seorang pemain sirkus berjalan di atas seutas tali sambil memegang tongkat panjang yang ujung-ujungnya terkulai ke bawah. Gambar berikut ini memperlihatkan situasi tersebut!

Tongkat panjang yang terkulai ke bawah membantu pemain sirkus menjaga keseimbangan karena tongkat ….
A. memperbesar gaya berat sehingga pergerakan ke samping menjadi lebih lambat
B. menyebabkan pusat massa sistem berada di bawah titik tumpu yang membuat sistem seimbang
C. memperbesar gaya gesek antara kaki dan tali sehingga orang dapat bertahan lebih lama di tali
D. menarik tubuh ke bawah sehingga tubuh pemain sirkus tidak mudah terangkat
E. menambah gaya dorong ke depan agar pemain sirkus dapat lebih mudah dan cepat berjalan
Jawaban: B
Pembahasan:
Ketika seorang pemain sirkus berjalan di atas tali, dia harus menjaga keseimbangannya agar tidak jatuh. Ini berkaitan dengan konsep pusat massa dan momen gaya dalam fisika. Ujung tongkat panjang yang terkulai/menggantung ke bawah secara sederhana memiliki dua fungsi utama, yaitu:
1. Memperbesar Momen Inersia
Tongkat yang panjang dan berat membuat sistem (pemain dan tongkat) lebih sulit untuk berputar secara tiba-tiba. Akibatnya, gerakan ke samping menjadi lebih lambat dan lebih mudah dikontrol.
2. Menurunkan Pusat Massa Sistem
Karena ujung tongkat menggantung ke bawah, pusat massa seluruh sistem (pemain + tongkat) menjadi lebih rendah daripada titik tumpu/pusat massa awalnya (tepatnya sekarang terletak pada kaki pemain di atas tali). Sistem seperti ini lebih stabil, seperti prinsip pada bandul atau botol yang berat di bagian bawah.
Makin rendah pusat massa sistem dari titik tumpunya, makin stabil suatu benda, karena gaya berat akan cenderung mengembalikannya ke posisi seimbang saat terjadi gangguan kecil.
Share Article


POPULAR ARTICLE




COMMENTS