Sorry, we couldn't find any article matching ''

7 Jenis Bahan Pakaian yang Adem untuk Cuaca Panas, Nyaman Dipakai Sehari-hari
Cuaca panas bikin gerah? Kenali 7 jenis bahan pakaian yang adem, mulai dari katun, linen, hingga lyocell, plus tips memilih baju agar nyaman seharian.
Cuaca panas di Indonesia sering bikin kita serba salah saat memilih pakaian. Mau tampil rapi, tetapi baru keluar rumah sebentar saja badan sudah gerah, ketiak basah, dan baju terasa lengket di kulit. Belum lagi kalau keringat mulai menimbulkan bau yang bikin kurang percaya diri.
Ternyata, pemilihan bahan pakaian bisa memengaruhi kenyamanan tubuh saat menghadapi cuaca panas. Ada bahan yang membantu sirkulasi udara, ada yang mampu menyerap kelembapan, dan ada juga yang cepat kering setelah terkena keringat.
Namun, perlu diingat, Mommies, tidak ada jenis bahan pakaian yang bisa menjamin tubuh bebas dari keringat atau bau badan sepenuhnya. Faktor aktivitas, kelembapan udara, potongan pakaian, dan karakteristik bahan juga berpengaruh.
Jenis Bahan Pakaian untuk Cuaca Panas
Lalu, bahan pakaian apa saja yang cocok dipakai saat cuaca panas? Yuk, cek daftarnya!
1. Katun (Cotton)

Foto: dayong tien/Pexels
Katun termasuk bahan pakaian yang nyaman untuk digunakan sehari-hari. Serat alaminya terasa lembut di kulit, cukup menyerap keringat, dan memungkinkan udara bersirkulasi dengan baik, terutama jika kainnya ringan dan tidak terlalu rapat.
Bahan ini cocok untuk kaus, kemeja santai, hingga pakaian anak. Katun juga bisa menjadi pilihan untuk Mommies yang memiliki kulit sensitif.
Kekurangannya, katun dapat menahan kelembapan sehingga terasa basah dan berat ketika keringat keluar cukup banyak. Jadi, pilih katun yang tipis dan ringan agar lebih nyaman.
2. Linen
Kalau Mommies mencari bahan yang terasa adem saat dipakai di cuaca panas, linen patut masuk daftar pilihan.
Terbuat dari serat tanaman rami, linen memiliki karakter yang ringan dan membantu sirkulasi udara. Bahan ini juga mampu menyerap kelembapan, sehingga cocok untuk kemeja, celana longgar, dan dress sehari-hari.
Linen memang mudah kusut, tetapi justru bisa memberikan tampilan kasual yang effortless. Pilih linen dengan potongan longgar supaya udara lebih mudah mengalir di sekitar tubuh.
3. Rayon atau Viscose
Rayon, termasuk viscose, sering digunakan untuk membuat blus, dress, dan celana dengan tampilan jatuh serta lembut.
Bahan ini terasa ringan dan nyaman, dengan kemampuan menyerap kelembapan yang cukup baik. Rayon bisa menjadi alternatif untuk Mommies yang menginginkan pakaian adem dengan tampilan lebih rapi.
Namun, beberapa jenis rayon mudah kusut, menyusut, atau berubah bentuk jika perawatannya kurang tepat. Pastikan membaca petunjuk pencucian pada label pakaian.
4. Campuran Katun dan Linen

Foto: Mango
Ingin pakaian yang nyaman, tetapi tidak terlalu mudah kusut? Mommies bisa mempertimbangkan campuran katun dan linen.
Kombinasi ini dapat memberikan kenyamanan katun sekaligus karakter linen yang ringan dan breathable. Hasilnya bergantung pada komposisi serat dan konstruksi kain, jadi jangan lupa mengecek label bahan sebelum membeli.
Pilihan ini cocok untuk pakaian kerja kasual, kemeja, maupun outfit jalan-jalan bersama keluarga.
5. Tencel atau Lyocell
Pernah melihat label pakaian bertuliskan lyocell atau TENCEL™? Lyocell adalah serat selulosa hasil proses manufaktur, sedangkan TENCEL™ merupakan merek dagang serat dari produsen tertentu.
Bahan ini umumnya dikenal memiliki tekstur lembut, terasa halus di kulit, dan mampu mengelola kelembapan dengan baik. Karena itu, lyocell bisa menjadi pilihan untuk blus, celana longgar, atau dress yang nyaman dipakai seharian.
Meski begitu, tingkat kesejukan tetap dipengaruhi oleh ketebalan, tenunan, dan model pakaiannya.
6. Merino Wool Tipis
Wol mungkin identik dengan pakaian musim dingin. Namun, merino wool dalam bentuk kain tipis juga bisa menjadi pilihan untuk cuaca hangat.
Serat ini mampu menyerap uap air dan memiliki karakteristik yang membantu mengurangi penumpukan bau pada pakaian. Merino wool tipis cocok dipertimbangkan untuk kaus perjalanan atau aktivitas luar ruangan.
Kekurangannya, bahan ini relatif lebih mahal dan memerlukan perawatan khusus. Jadi, Mommies bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan bujet.
7. Polyester dengan Teknologi Moisture-Wicking

Foto: Fitinline
Untuk olahraga atau aktivitas yang membuat tubuh banyak berkeringat, polyester khusus dengan teknologi moisture-wicking bisa menjadi pilihan.
Teknologi ini membantu memindahkan kelembapan dari permukaan kulit ke bagian luar kain agar lebih cepat menguap. Hasilnya, pakaian olahraga bisa terasa lebih cepat kering dibandingkan katun yang basah oleh banyak keringat.
Namun, tidak semua polyester memiliki kemampuan tersebut. Polyester biasa juga cenderung menahan bau badan lebih kuat dibandingkan beberapa serat alami. Jadi, perhatikan label seperti moisture-wicking dan pilih pakaian yang mudah dicuci serta dikeringkan.
Tips Memilih Pakaian agar Tidak Gampang Gerah dan Bau Badan
Selain memperhatikan jenis bahan, ada beberapa hal sederhana yang bisa Mommies lakukan:
- Pilih potongan longgar. Pakaian yang tidak terlalu ketat membantu sirkulasi udara di sekitar kulit.
- Utamakan kain yang ringan. Ketebalan dan kerapatan tenunan turut memengaruhi kenyamanan, bukan hanya komposisi seratnya.
- Pertimbangkan warna terang. Warna terang cenderung menyerap lebih sedikit radiasi matahari dibandingkan warna gelap dalam kondisi yang sebanding.
- Segera ganti pakaian yang basah oleh keringat. Jangan membiarkan baju lembap terlalu lama, terutama setelah beraktivitas.
- Cuci pakaian setelah digunakan. Bau badan muncul ketika mikroorganisme di kulit berinteraksi dengan komponen keringat. Pakaian yang bersih dan kering membantu mengurangi bau yang tertinggal.
Jika Mommies sering berkeringat banyak, tidak perlu langsung menghindari semua bahan sintetis. Untuk aktivitas harian, katun atau linen ringan bisa terasa nyaman. Sementara itu, untuk olahraga, kain sintetis yang memang dirancang untuk mengelola kelembapan dapat lebih praktis.
Intinya, pilih bahan pakaian sesuai aktivitas, bukan sekadar mengikuti tren. Dengan bahan yang tepat, potongan yang nyaman, dan perawatan pakaian yang baik, Mommies bisa tetap merasa segar meski cuaca sedang panas-panasnya!
Cover: Rickson Bejar/Pexels
Share Article


POPULAR ARTICLE




COMMENTS