banner-detik
#MOMMIESWORKINGIT

5 Alasan Ibu Bekerja Takut Pindah Kerja dan Cara Mengatasinya

author

dewdew・in 6 hours

5 Alasan Ibu Bekerja Takut Pindah Kerja dan Cara Mengatasinya

Takut pindah kerja karena sudah punya anak? Kenali 5 alasan ibu bekerja ragu pindah kantor baru, mulai dari atasan hingga zona nyaman, serta cara mengatasinya.

Menjadi ibu bekerja memang banyak tantangannya. Dalam kasus ini, ibu bekerja di kantor. Selain berjibaku membagi waktu antara urusan di rumah dan kantor, ibu bekerja juga punya tantangan lain: pindah kerja. Entah itu untuk mendapatkan gaji dan fasilitas yang lebih baik atau malah mengembangkan karier dengan mendapatkan posisi dan jabatan yang lebih tinggi.

Ada semacam kekhawatiran di dalam hati, “Bisa nggak, sih, aku bersaing sama mereka yang menikah atau punya anak saja belum?” Well, berikut ini alasan ibu bekerja takut pindah kerja sekaligus cara mengatasinya.

BACA JUGA: 10 Kesalahan Karier di Usia 30-an yang Wajib Mommies Hindari demi Work-Life Balance

1. Takut Bersaing karena Usia

Foto: Felicity Tai/Pexels

Namanya juga ibu bekerja yang punya anak dan sudah berusia matang. Secara fisik, jelas menang mereka yang masih muda, single, dan belum punya anak. Fokus kerja dan waktu bisa mereka curahkan sepenuhnya untuk urusan kantor. Wajar kalau ibu bekerja punya rasa “takut” tersebut.

Menurut Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPE, sebenarnya nggak perlu takut. Banyak sekali ibu bekerja yang bisa berkembang tanpa mengenal usia. Justru kematangan usia menjadi nilai lebih, lho. Umumnya, nih, meski nggak semua, usia matang akan membuat keputusan-keputusan bijaksana. Baik itu untuk urusan pekerjaan maupun untuk mengelola bawahan.

So, ketakutan itu semestinya nggak beralasan. Belum dicoba, kan?

2. Takut Dapat Atasan yang Nggak Ramah Ibu Bekerja

Harus diakui, ada beberapa atasan yang sulit memberikan toleransi ketika kita izin demi urusan keluarga di rumah. Sebenarnya mungkin tadinya nggak begitu, tapi bisa jadi, nih, beberapa oknum ibu bekerja sering menjadikan “anak sakit” sebagai alasan supaya bisa bolos kerja.

Ketika mau pindah kerja ke kantor baru, kan, ada proses interview, ya. Mommies pasti akan di-interview oleh calon atasan. Hak Anda, lho, untuk menanyakan seberapa jauh toleransi yang diberikan kantor untuk ibu bekerja yang memiliki anak.

Kalau memang jawaban yang diberikan nggak bikin sreg hati, ya, nggak usah diambil pekerjaannya. Bisa cari pekerjaan di kantor lain, kok. Sekali lagi, yang penting jalanin saja dulu. Kita mana pernah bisa tahu kalau nggak pernah mencoba?

BACA JUGA: 7 Skill yang Dibutuhkan di Era AI agar Tetap Relevan di Dunia Kerja

3. Takut Tidak Bisa Beradaptasi Lagi di Kantor Baru

Jangankan ibu bekerja, kalau di kantor lama sudah mulai nyaman, mereka yang belum punya anak juga punya kekhawatiran untuk beradaptasi di kantor baru. Ibu bekerja akan lebih-lebih lagi, beradaptasi dengan lingkungan yang mungkin nggak terlalu friendly buat mereka.

Coba, deh, tentukan dulu prioritas adaptasinya. Pertama, fokus dulu untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Pelajari dan pahami lingkungan kerjanya seperti apa. Urusan relasi dengan kolega mungkin bisa jadi prioritas berikutnya. Mommies bisa memilih waktu yang tepat untuk berkenalan dan menjalin pertemanan.

Alasan Ibu Bekerja Takut Pindah Kerja dan Cara Mengatasinya

Foto: Markus Winkler/Pexels

4. Malas Bikin CV Baru

Nah, ini berarti, kan, sebenarnya rasa malasnya yang harus diatasi. Sekarang banyak, lho, template CV di berbagai aplikasi desain macam Canva. Mommies tinggal mengisi sesuai petunjuk. Mudah sekali digunakan. Berbagai template pembukaan kalimat lamaran juga sekarang tinggal diunduh.

Kalau masih malas juga, memang intinya belum ingin pindah kerja saja dan belum ada faktor yang memicu untuk pindah kerja. Akui saja kalau sudah nyaman di kantor yang sekarang. :)

BACA JUGA: Mau Kembali Kerja Setelah Jadi Single Parent? Ini 7 Langkah agar Lebih Siap

5. Takut Meninggalkan Zona Nyaman di Kantor Lama

Apalagi kalau zona nyaman tersebut bikin ibu bekerja lebih leluasa mengatur waktu antara urusan rumah dan pekerjaan. Wah, makin-makin nggak mau pindah.

Mbak Rosdiana mengatakan, kalau memang ada keinginan untuk pindah ke kantor baru, yang harus dipastikan adalah tujuan utamanya. Jika memang sudah ketemu objektifnya, lalu observasi untung dan ruginya.

Tak bisa dipungkiri, ibu yang bekerja tentu punya banyak pertimbangan. Tapi bukan berarti nggak bisa pindah dan berkembang juga. Mommies mungkin bisa berdiskusi dengan pasangan atau teman sesama ibu bekerja yang lebih berpengalaman.

Cover: Windows/Unsplash

Share Article

author

dewdew

Mother of Two. Blogger. Make-Up Lover. Skin Care Amateur. Beginner Baker. Entrepreneur Wannabe. And Everything in Between. www.therusamsis.wordpress.com

banner-detik

POPULAR ARTICLE

banner-detik
banner-detik

COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan