
Barbara Palvin kembali ke runway Victoria’s Secret 6 minggu setelah melahirkan. Ini cerita, dukungan suami, dan tips menjaga berat badan setelah melahirkan.
Kembali bekerja 6 minggu setelah melahirkan mungkin terdengar cepat bagi sebagian orang. Namun, itulah yang dilakukan model Barbara Palvin saat tampil di Victoria’s Secret Fashion Show 2026 pada 18 Oktober lalu, sekitar 6 minggu setelah melahirkan anak pertamanya bersama sang suami, aktor Dylan Sprouse.
Penampilannya langsung menjadi sorotan. Tapi di balik comeback tersebut, ada hal yang lebih penting untuk dibicarakan daripada sekadar bentuk tubuh Barbara: proses pemulihan setelah persalinan dan dukungan orang-orang terdekat.
BACA JUGA: 14 Tips Outfit agar Tubuh Terlihat Lebih Langsing, Bukan Cuma Pakai Warna Hitam

Dalam wawancara dengan Page Six menjelang peragaan busana, Barbara bercerita bahwa selama hamil ia berusaha menjaga pola makan dengan memilih makanan organik. Setelah melahirkan, ia tetap memperhatikan asupan makanan karena sedang menyusui. Ia juga melakukan olahraga ringan.
“Before I was pregnant, I was eating a lot of junk food. And now I was organic, farmers market, cooking every day“, katanya dalam wawancara dengan Entertainment Tonight.
Penting diingat, Mommies, pengalaman setiap ibu bisa berbeda. Proses pemulihan dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk kondisi kesehatan, jenis persalinan, hormon, istirahat, dan dukungan yang tersedia. Jadi, pengalaman Barbara bukan standar yang harus dikejar oleh semua ibu setelah melahirkan.

Barbara juga mengingatkan pentingnya menerima bantuan. Ia bercerita bahwa teman dan keluarga membantunya, termasuk bermain dengan bayi dan mengantarkan makanan. Orang tuanya bahkan datang untuk mendampinginya pada minggu-minggu pertama setelah persalinan.
Dylan pun menunjukkan dukungan secara terbuka. Ia memuji kerja keras Barbara dalam mempersiapkan diri untuk peragaan busana, sementara Barbara menyebut suaminya sebagai sosok yang alami dan penuh perhatian dalam menjalani peran sebagai ayah.
Dukungan pasangan setelah melahirkan bukan cuma soal memberi semangat. Daddies juga bisa mengambil giliran mengurus bayi, mengganti popok, menyiapkan makanan, membantu pekerjaan rumah, dan memberi kesempatan kepada ibu untuk tidur atau beristirahat.
Ketika ibu ingin kembali bekerja, pembagian tanggung jawab yang nyata dapat membantu proses transisi menjadi lebih ringan. Dan kalau ibu belum siap kembali beraktivitas seperti biasa, dukungan yang sama tetap dibutuhkan.
BACA JUGA: MD New Parents 101: Review dan Rekomendasi Korset Ibu Melahirkan
Terinspirasi dari cerita Barbara? Boleh saja, Mommies. Namun, alih-alih mengejar target langsing dalam waktu singkat, fokuslah pada pemulihan dan kebiasaan yang bisa dijalani secara berkelanjutan.

Pilih makanan beragam, seperti sayur, buah, protein, sumber karbohidrat, dan lemak sehat. Tubuh masih membutuhkan energi untuk pulih, terlebih jika Mommies sedang menyusui. Hindari membatasi makan secara drastis demi menurunkan berat badan dengan cepat.
Jalan santai bisa menjadi awal yang realistis. Tingkatkan durasi dan intensitas secara bertahap setelah tubuh siap. Waktu yang aman untuk kembali berolahraga bergantung pada kondisi persalinan dan komplikasi yang mungkin dialami. Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai latihan, terutama setelah operasi caesar atau persalinan dengan komplikasi.
Memiliki bayi baru lahir bisa membuat waktu tidur berantakan. Mommies tak perlu mengerjakan semuanya sendiri. Bicarakan pembagian tugas dengan pasangan dan minta bantuan keluarga jika memungkinkan. Pemulihan ibu sama pentingnya dengan kebutuhan bayi.
Perubahan bentuk tubuh setelah melahirkan adalah hal yang wajar. Tak perlu membandingkan perjalanan Mommies dengan model atau selebritas. Target yang lebih bermakna adalah merasa lebih kuat, sehat, dan nyaman menjalani hari-hari bersama si kecil.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menjelaskan bahwa olahraga setelah melahirkan dapat membantu kebugaran, suasana hati, dan pengelolaan berat badan. Namun, aktivitas perlu dimulai secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing ibu.
BACA JUGA: Kembali Bekerja Setelah Melahirkan: Antara Rindu Anak dan Butuh Ruang Sendiri
Pada akhirnya, cerita Barbara Palvin bukan semata-mata soal kembali ke runway 6 minggu setelah melahirkan. Ada pesan yang layak diingat: ibu tidak harus menjalani semuanya sendirian. Dengan dukungan yang tepat, Mommies bisa menentukan sendiri kapan dan bagaimana ingin kembali beraktivitas—tanpa perlu terburu-buru mengejar bentuk tubuh tertentu.