banner-detik
SELF

7 Aktivitas Seru Bersama Sahabat di Usia 30–40-an, Biar Makin Akrab

author

Katharina Menge・in 6 hours

7 Aktivitas Seru Bersama Sahabat di Usia 30–40-an, Biar Makin Akrab

Bingung mau ngapain bareng sahabat? Coba 7 aktivitas seru bersama sahabat di usia 30–40-an, dari kulineran sampai ikut kelas hobi bareng.

Mommies, masih ingat nggak, zaman dulu janjian ketemu sahabat bisa dadakan? Tinggal kirim pesan, “Nanti nongkrong, yuk!” tahu-tahu sudah duduk bareng sampai malam. Sekarang, mau ketemuan saja kadang perlu buka kalender, mencocokkan jadwal kerja, urusan anak, sampai agenda keluarga. Belum lagi kalau ada yang mendadak harus membatalkan karena satu dan lain hal!

Memasuki usia 30–40-an, punya waktu untuk sahabat memang bisa terasa lebih menantang. Bukan berarti sudah nggak butuh teman curhat atau teman ketawa sampai sakit perut, ya. Justru, di tengah kesibukan sehari-hari, quality time bersama sahabat bisa jadi kesempatan untuk melepas penat dan mengisi ulang energi.

Kabar baiknya, aktivitas seru bersama sahabat nggak harus mahal atau direncanakan jauh-jauh hari. Nggak perlu juga menunggu semua orang punya waktu luang seharian. Mulai dari ngopi santai sampai mencoba hobi baru, ini beberapa ide yang bisa Mommies ajak ke geng sahabat!

BACA JUGA: 100 Ide Me Time untuk Ibu Biar Nggak Gampang Burnout

1. Kulineran sambil ngobrol tanpa buru-buru

Foto: Pexels

Ini mungkin terdengar klasik, tetapi siapa yang bisa menolak agenda makan enak sambil bertukar cerita? Apalagi kalau sudah lama nggak bertemu. Baru duduk lima menit, obrolannya bisa langsung melompat dari kabar anak, pekerjaan, drama kantor, sampai gosip artis terbaru.

Mommies bisa memilih kafe baru yang sedang ramai dibicarakan, mencoba tempat brunch yang sudah lama masuk daftar incaran, atau berburu jajanan favorit sejak zaman sekolah. Sesuaikan saja dengan bujet dan lokasi yang paling nyaman untuk semua.

Biar lebih seru, coba buat tema kecil, misalnya berburu dessert, mencoba tempat makan yang belum pernah dikunjungi, atau bergantian menentukan lokasi setiap kali bertemu. Jadi, nggak perlu lagi bingung dengan pertanyaan legendaris, “Mau makan di mana?”

2. Ikut kelas atau workshop yang belum pernah dicoba

Pernah ingin belajar membuat keramik, merangkai bunga, melukis, atau membuat kue, tetapi selalu menundanya? Nah, ini bisa jadi alasan untuk mengajak sahabat mencoba hal baru bersama.

Pilih kelas yang sesuai dengan minat kalian. Nggak perlu langsung jago atau menghasilkan karya yang layak dipajang di ruang tamu. Justru, bagian serunya bisa datang dari melihat hasil karya masing-masing yang ternyata jauh dari ekspektasi!

Selain mendapat pengalaman baru, kegiatan seperti ini juga memberi bahan obrolan yang berbeda dari rutinitas sehari-hari. Kalau ternyata sama-sama suka, siapa tahu bisa jadi agenda rutin bulanan.

BACA JUGA: Tipe Teman yang Harus Dimiliki Semua Ibu

3. Jalan pagi atau olahraga bareng

Foto: Pexels

Kalau selama ini agenda bertemu sahabat identik dengan makan dan duduk berjam-jam, sesekali coba aktivitas yang bikin badan ikut bergerak.

Mommies bisa jalan pagi di taman, mencoba kelas yoga, ikut kelas dance, atau sekadar berjalan santai sambil mencari sarapan. Pilih aktivitas yang sesuai dengan kondisi fisik dan kenyamanan semua orang, ya. Nggak perlu memaksakan ikut kelas intensitas tinggi hanya karena sedang tren.

Bonusnya, Mommies bisa saling menyemangati untuk tetap aktif. Setelah olahraga, agenda sarapan bareng tentu boleh masuk daftar. Toh, yang penting bukan cuma gerakannya, tetapi juga kesempatan untuk ketemu dan tertawa bersama!

4. Nonton konser, film, atau pertunjukan favorit

Punya sahabat yang selera musiknya sama? Coba jadwalkan nonton konser bersama. Kalau belum ada konser yang cocok, film terbaru, pertunjukan teater, atau acara komedi juga bisa jadi pilihan.

Kegiatan ini cocok untuk Mommies yang ingin menikmati waktu bersama tanpa harus terus memikirkan topik obrolan. Tinggal menikmati acaranya, bereaksi bareng, lalu lanjut membahas bagian paling seru sambil makan setelahnya.

Bisa juga mengadakan movie night di rumah kalau ingin lebih hemat. Siapkan camilan, pilih film yang disepakati bersama, dan biarkan masing-masing datang dengan pakaian ternyaman. Nggak perlu dandan maksimal atau pulang terlalu malam untuk bisa bersenang-senang.

5. Merencanakan short getaway atau staycation

Kalau punya waktu lebih panjang, kenapa nggak merencanakan perjalanan singkat bersama sahabat? Nggak harus langsung liburan ke luar kota selama beberapa hari. Menginap semalam di hotel, mengunjungi kota terdekat, atau membuat agenda wisata kuliner sehari juga bisa menyenangkan.

Supaya rencana ini nggak berhenti di grup WhatsApp, tentukan tanggal sejak awal, sepakati bujet, dan bagi tugas sederhana. Misalnya, satu orang mencari penginapan, yang lain mencari tempat makan, sementara satu lagi menyusun daftar kegiatan.

Sesuaikan juga dengan kondisi masing-masing. Ada yang lebih suka jadwal padat, ada yang ingin santai tanpa harus mengejar banyak tempat. Tujuan utamanya bukan mengumpulkan foto sebanyak-banyaknya, melainkan menikmati waktu bersama tanpa terlalu terburu-buru.

BACA JUGA:

6. Masak bareng atau bikin acara potluck

Foto: Magnific

Mommies dan sahabat sama-sama suka makan, tetapi sedang ingin menghemat bujet? Coba bikin acara potluck di rumah. Setiap orang membawa satu makanan atau minuman, lalu kalian bisa makan bersama sambil mengobrol santai.

Kalau ingin lebih interaktif, pilih satu menu untuk dimasak bersama. Bisa mencoba resep viral, membuat pizza dengan topping pilihan masing-masing, atau mengadakan tantangan memasak sederhana. Nggak masalah kalau hasilnya kurang cantik atau ada yang sedikit gosong. Malah, itu bisa jadi bahan tertawaan yang dikenang sampai pertemuan berikutnya.

Supaya tuan rumah nggak kerepotan, bagi tugas dari awal dan jangan lupa menyepakati siapa yang membereskan dapur setelah acara selesai. Namanya juga quality time, jangan sampai satu orang malah sibuk bekerja sementara yang lain asyik mengobrol!

7. Nostalgia lewat aktivitas yang mengingatkan pada masa lalu

Ada kalanya kegiatan paling menyenangkan justru yang membawa kita kembali ke masa-masa dulu. Coba ajak sahabat mengunjungi tempat nongkrong zaman sekolah atau kuliah, memutar lagu-lagu favorit masa muda, atau melihat kembali foto-foto lama.

Mommies juga bisa mengadakan malam permainan dengan board game, karaoke lagu lawas, atau menonton film yang dulu sering dibahas bersama. Aktivitas sederhana ini bisa memunculkan cerita yang mungkin sudah lama terlupakan.

Yang menarik, setelah bertahun-tahun berteman, Mommies dan sahabat mungkin sudah melalui banyak perubahan hidup. Ada yang menikah, punya anak, pindah pekerjaan, atau memilih jalan hidup yang berbeda. Nostalgia bisa menjadi pengingat bahwa meski kehidupan berubah, masih ada hubungan yang menyimpan banyak cerita berharga.

Menjaga Persahabatan di Usia Dewasa Nggak Harus Selalu Lewat Pertemuan Besar

Mommies, persahabatan di usia 30–40-an memang membutuhkan usaha yang sedikit berbeda. Jadwal makin padat, prioritas berubah, dan waktu luang tidak selalu datang bersamaan. Jadi, kalau sahabat lama-lama sulit diajak bertemu, belum tentu berarti hubungan kalian sudah tidak penting.

Menurut Mayo Clinic, persahabatan dapat meningkatkan rasa bahagia, membantu mengurangi stres, dan memberi dukungan ketika seseorang menghadapi masa sulit. Namun, menjaga hubungan tetap dekat juga perlu usaha, termasuk meluangkan waktu dan kembali menghubungi teman meski sudah lama tidak bertemu.

Karena itu, Mommies nggak perlu menunggu semua orang punya satu hari penuh untuk bisa berkumpul. Kadang, makan siang selama satu jam, telepon singkat untuk menanyakan kabar, atau pesan sederhana seperti “Eh, kapan kita ketemu?” sudah bisa menjadi awal yang baik.

Pilih aktivitas yang paling sesuai dengan waktu, minat, dan bujet kalian. Nggak harus selalu pergi ke tempat baru atau membuat rencana yang istimewa. Yang penting, ada usaha untuk tetap hadir dalam kehidupan satu sama lain.

Jadi, Mommies, sahabat mana yang langsung terlintas di pikiran setelah membaca daftar ini? Coba kirimkan artikel ini ke grup pertemanan kalian, lalu mulai cari tanggal yang cocok. Siapa tahu, rencana yang selama ini cuma jadi wacana akhirnya benar-benar terlaksana!

BACA JUGA: Single & Working Mom: Perjalanan Dinas, Anak Dititipkan Siapa?

Cover: Pexels

Share Article

author

Katharina Menge

-

banner-detik

POPULAR ARTICLE

banner-detik
banner-detik

COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan