
Perolehan medali Asian Games 2026: Indonesia sudah meraih 32 medali, terdiri dari 5 emas, 7 perak, 20 perunggu. Ini daftar atlet peraih medali, termasuk para atlet perempuan.
Mommies, kalau beberapa hari terakhir linimasa dipenuhi kabar perjuangan atlet Indonesia di Asian Games 2026, wajar banget kalau jadi penasaran: sebenarnya Indonesia sudah mengumpulkan berapa medali, ya?
Per Kamis, 1 Oktober 2026, setelah atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah menyumbangkan emas, Indonesia sudah mengoleksi 32 medali, terdiri dari 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sendiri masih berlangsung hingga 4 Oktober, jadi jumlah ini masih bisa bertambah, ya, Mommies dan Daddies.
Yang menarik, dari deretan peraih medali tersebut ada cukup banyak atlet perempuan Indonesia yang berhasil membawa pulang medali. Yuk, kita lihat daftarnya.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Sekolah Bulu Tangkis untuk Anak di Indonesia

Berikut daftar medali Indonesia sejauh ini:
Emas Nurisa menjadi emas kelima Indonesia setelah ia mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor 139-137 di final.
Medali perunggu Indonesia datang dari beberapa cabang olahraga:
BACA JUGA: 15 Sekolah Sepak Bola Anak di Jabodetabek dan Biayanya Tahun 2026

Kalau Mommies memperhatikan daftarnya, cukup banyak nama atlet perempuan yang ikut menyumbang medali untuk Indonesia.
Ada Desak Made Rita Kusuma Dewi yang membawa pulang emas dari panjat tebing nomor speed putri. Ia menang dengan catatan waktu 6,062 detik dan sekaligus mencatatkan rekor Asian Games.
Kemudian ada Nurisa Dian Ashrifah, yang menjadi peraih emas terbaru Indonesia dari panahan nomor compound individu putri. Kemenangan ini membuat Indonesia mencapai lima emas.
Di cabang teqball, ada Sumaya yang menyumbangkan perak dari nomor tunggal putri. Sementara itu, dari angkat besi, Luluk Diana Tri Wijayana membawa pulang perunggu kelas 49 kg putri.
Nama lainnya adalah Eugenia Diva Widodo dan Thania Kusumaningtyas dari wushu, Vallensia Fahira Hotmauli dari MMA, serta Cok Istri Agung Sanistyarani dan Leica Al Humaira Lubis dari karate.
Jangan lupa juga ada Herlin Aprilin Lali dari canoe sprint, Sayu Bella Sukma Dewi dari mountain bike, dan Jasmine Azzahra Setyobudi dari BMX Racing. Jasmine bahkan menjadi peraih medali ketiga Indonesia dari cabang balap sepeda di Asian Games 2026.
Sementara di nomor beregu, ada para Srikandi bulu tangkis yang meraih perunggu serta tim sepak takraw putri yang juga naik podium.
BACA JUGA: Mau Jadi Atlet Tenis Profesional? Ini 5 Tempat Les Tenis Terbaik di Jawa Tengah

Buat Mommies dan Daddies yang punya anak dan mungkin sedang tertarik dengan olahraga, pencapaian para atlet ini bisa jadi momen yang menyenangkan untuk mengajak anak ngobrol soal proses, bukan hanya medali.
Anak tidak harus langsung menjadi atlet berprestasi. Yang lebih penting, olahraga tetap menjadi aktivitas yang sehat dan menyenangkan.
Tekanan untuk selalu menang bisa berkontribusi pada stres emosional dan burnout pada atlet muda. Orang tua dianjurkan untuk lebih menghargai usaha, perkembangan kemampuan, sportivitas, dan kegembiraan anak saat berolahraga.
Jadi, daripada bertanya, “Kok nggak juara?”, mungkin kita bisa mulai dengan, “Tadi bagian mana yang paling kamu suka?” atau “Apa yang kamu pelajari dari latihan hari ini?”
Karena pada akhirnya, medali memang keren. Tapi punya anak yang sehat, menikmati aktivitasnya, dan merasa didukung oleh orang tuanya? Itu juga sebuah kemenangan.