banner-detik
#MOMMIESWORKINGIT

Tas Kerja untuk Commuter: Ini 7 Fitur Wajib Anti Pegal!

author

dewdew・in 5 hours

Tas Kerja untuk Commuter: Ini 7 Fitur Wajib Anti Pegal!
Seyogyanya tas kerja untuk para commuter seperti kita adalah ransel alias backpack. Tapi pastikan apapun pilihan tasnya, selalu ada 7 fitur ini.
Buat para working mother (ataupun bukan) yang sehari-hari mengandalkan KRL, MRT, LRT, busway, atau bahkan perjalanan motor yang lumayan jauh, tas kerja para commuter itu pada akhirnya bukan cuma sekadar fashion item. Tas adalah “rumah kedua” yang menampung laptop, dokumen, dompet, tumbler, kotak bekal makan, sampai printilan skincare, kosmetik dan pouch kabel. Wuih, banyak, ya, rupanya. Sebagai wanita, pasti relate.
Nah, dengan bawaan sebanyak itu, Mommies pernah nggak, sih, merasa pundak atau punggung pegal luar biasa?  Hati-hati, mommies salah pilih tas sebagai komuter bisa bikin postur tubuh rusak dan leher tegang tiap hari! Plus pundak pegal-pegal berkepanjangan. Sebenarnya, nih, ransel ketimbang shoulder bag atau tote bag seyogyanya selalu lebih aman. Apalagi jika Mommies rutin bawa  laptop dan berkas berat. Backpack jauh lebih disarankan ketimbang tas cangklong satu sisi alias tote bag, agar bahu tidak miring sebelah.
Nah, supaya perjalanan pergi-pulang kerja tetap nyaman tanpa drama pegal-pegal, yuk pastikan tas kerja kamu punya 7 fitur wajib ini!

1. Tali Pundak yang Tebal & Berbusa Empuk (Padded Straps)

Periwinkle

Photo by Beyond The Vines

Ini fitur paling krusial! Hindari tas kerja dengan tali yang tipis, pipih, atau berbahan keras seperti kulit sintetis tanpa bantalan. Tali tipis akan “mengiris” dan menekan otot pundak saat tas diisi beban berat. Pilih ransel (backpack) atau tote bag yang punya bantalan busa tebal dan empuk agar distribusi beban di bahu terasa jauh lebih ringan. Tas Poofy Series dari Beyond The Vines ini bisa jadi pilihan, kalau Mommies nggak bawa barang terlalu banyak.

Baca juga: 10 Jaket Waterproof yang Nyaman untuk ke Kantor, Nyaman Dipakai

2. Bantalan Punggung yang Empuk & Berrongga Udara (Breathable Back Panel)

tas kerja commuter

Photo by Troubadour

Saat berdesakan di stasiun atau halte di siang bolong, punggung gampang banget berkerat keringat. Ransel komuter yang baik wajib punya bantalan punggung berpori (mesh/air groove). Selain menahan benturan laptop ke punggung, sirkulasi udara di area ini bikin punggung tetap sejuk dan nggak bakal “kemringet” basah kuyup. Troubadour Apex Compact Backpack 4.0 ini pas banget buat Mommies yang rutin naik LRT, MRT, atau KRL.

3. Kompartemen Laptop Terpisah dengan Busa Pelindung (Laptop Sleeve)

Photo by Tokyo Palomina
Jangan pernah menyatukan laptop dengan barang bawaan lain tanpa sekat! Kompartemen laptop yang ideal harus berada paling menempel dengan posisi punggung. Mengapa? Karena secara fisika, makin dekat beban berat ke pusat gravitasi tubuh (punggung), beban terasa makin ringan dan nggak bikin tubuh tertarik ke belakang. Namun, jika pilihan Mommies jatuh kepada tote bag, pastikan tote bag punya tempat laptop sendiri, ya. Seperti Palomino Edenia Tote Bag ini.

4. Tali Dada atau Tali Pinggang (Sternum Strap)

Mungkin fitur ini terlihat seperti tas naik gunung, tapi buat komuter yang sering lari-lari mengejar kereta atau naik-turun tangga penyeberangan, tali dada sangat membantu! Fitur kecil ini mengunci posisi ransel agar tidak bergeser-geser dan membagi beban dari bahu ke area dada serta torso secara merata.

5. Bobot Tas Asli yang Ringan (Lightweight Material)

Sebelum diisi barang, cek dulu berat kosong tas tersebut. Pilih bahan water-repellent nylon atau polyester berkulitas tinggi ketimbang kulit asli yang tebal dan berat. Bawa barang kerjaan saja sudah berat, jangan sampai tasnya sendiri sudah menyumbang beban 1–1,5 kg di pundak kamu!

6. Banyak Kantong Pembagi (Multi-compartment & Pocket)

Photo by Tokyo Bellroy

Tas yang cuma punya satu ruang besar akan membuat barang-barang menumpuk di dasar tas. Akibatnya, gravitasi tas jadi timpang dan bikin pegal. Pilih tas dengan banyak sekat kecil agar beban terdistribusi merata (kiri, kanan, atas, bawah). Plus poin, Mommies nggak perlu ngubek-ngubek isi tas cuma buat cari kunci atau kartu Flazz!

7. Kantong Botol Minum Samping yang Pas (Side Pocket)

Membawa botol minum (tumbler) di dalam tas berisiko tumpah dan bikin beban tas timpang ke satu sisi kalau salah posisi. Saku samping luar yang elastis menjaga posisi botol tetap tegak dan seimbang, sekaligus memudahkan kita meraih air minum saat haus di tengah perjalanan.
Yang perlu lagi dicatat adalah, selalu usahakan  total berat tas beserta isinya tidak melebihi 10–15% dari berat badan, ya! Bagaimana dengan tas kerja Mommies sekarang, apakah sudah punya 7 fitur di atas? Kalau belum, mungkin ini saatnya upgrade tas demi kesehatan punggungmu!
Cover photo by Magnific

Share Article

author

dewdew

Mother of Two. Blogger. Make-Up Lover. Skin Care Amateur. Beginner Baker. Entrepreneur Wannabe. And Everything in Between. www.therusamsis.wordpress.com

banner-detik

POPULAR ARTICLE

banner-detik
banner-detik

COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan