
Maxime Bouttier bicara soal gaya parenting yang ingin diterapkan saat punya anak, termasuk soal anak aktif dan batasan penggunaan gadget.
Mommies, membayangkan seperti apa gaya parenting yang akan diterapkan seseorang sebelum punya anak memang menarik. Apalagi kalau yang dibicarakan adalah sosok publik yang selama ini kita kenal lewat dunia hiburan.
Hal ini pula yang sempat dibahas Maxime Bouttier saat menghadiri acara Sweety Tandang Tanding, inovasi terbaru dari Sweety Max Protection, di IKEA Jakarta Garden City, Senin (31/8). Dalam kesempatan tersebut, Maxime berbagi pandangannya soal interaksi orang tua dan anak, termasuk gaya pengasuhan yang ingin ia terapkan jika nantinya sudah memiliki anak.
Menariknya, Maxime mengaku ingin menjadi ayah yang cukup tegas, tetapi gak ingin menerapkan aturan secara berlebihan.
BACA JUGA: Sudah Sah, Ini Fakta Perjalanan Cinta hingga Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier

Saat ditanya mengenai pentingnya interaksi orang tua dengan anak yang sedang aktif-aktifnya, Maxime Bouttier mengatakan bahwa kehadiran orang tua sangat penting dalam fase tersebut.
Menurutnya, kehadiran orang tua saat anak sedang aktif bereksplorasi bukan hanya soal menemani bermain. Interaksi tersebut juga menjadi kesempatan bagi orang tua untuk memberikan edukasi dan membantu anak belajar dari berbagai hal yang mereka temui.
“Menurut aku, interaksi antara orang tua dan anak yang lagi aktif-aktifnya itu sangat penting. Soalnya, di momen itu anak-anak paling banyak menyerap hal-hal di sekitarnya,” ujar Maxime.
Ia juga menilai bahwa kehadiran orang tua bukan sekadar menemani anak bermain, tetapi juga menjadi bagian dari proses edukasi anak.
“Dan itu untuk presence orang tua dan juga kayak edukasikan anaknya, itu ke depannya sangat berdampak yang sangat besar,” lanjutnya.
Maxime bahkan membayangkan dirinya akan berusaha hadir untuk anak-anaknya nanti ketika sudah menjadi orang tua.
“Misalnya nanti aku kalau ke depannya udah punya anak, pasti aku akan selalu gitu (hadir) buat anak-anak.”

Lalu, seperti apa anak yang dibayangkan Maxime nantinya?
Ketika ditanya apakah ia lebih menyukai anak yang kalem atau justru aktif bereksplorasi, Maxime mengatakan bahwa dirinya gak ingin memilih.
Menurutnya, anak yang aktif justru sesuatu yang sudah ia bayangkan. Apalagi, ia merasa karakter aktif tersebut bisa saja menurun dari dirinya maupun Luna Maya.
“Aku, sih, gak akan pilih yang mana. Karena aku tahu kalau aku akan punya anak, itu pasti akan aktif. Sangat aktif!” kata Maxime.
Ia kemudian menambahkan bahwa dirinya dan Luna Maya sama-sama aktif ketika masih kecil.
“Soalnya aku aktif, dan Luna juga aktif dulu pas kecil. Jadi aku tahu DNA kita itu memang yang bakal… aktif, deh, pokoknya.”
Jawaban ini pun memperlihatkan bahwa Maxime tampaknya tidak melihat anak aktif sebagai sesuatu yang harus selalu diredam. Sebaliknya, ia sudah membayangkan bahwa anak nantinya akan memiliki energi dan rasa ingin tahu yang besar.
BACA JUGA: 6 Gaya Parenting Sulit untuk Diterapkan. Anda Sudah Pernah Coba yang Mana?
Salah satu hal yang cukup menarik dari pernyataan Maxime Bouttier adalah ketika ia ditanya mengenai gaya parenting yang ingin diterapkan kepada anaknya kelak.
Maxime mengaku ingin menjadi ayah yang cukup strict atau tegas. Namun, ia juga menegaskan bahwa dirinya gak ingin terlalu strict.
“Sebenarnya, sih… ya, aku pengennya kayak gitu. Aku pengen yang lumayan strict. Tapi juga gak terlalu strict,” ujar Maxime.
Menurutnya, pola pengasuhan yang diterapkan orang tuanya ketika ia tumbuh besar menjadi salah satu referensi untuk dirinya.
Maxime bercerita bahwa dalam keluarganya, peran ayah dan ibu dalam memberikan aturan bisa berubah sesuai situasi. Ada kalanya sang ibu lebih tegas, sementara di situasi lain ayah yang mengambil peran tersebut.
“Aku, sih, ngikutin aja dengan apa yang orang tua aku udah ajarin aku, ya. Memang ada, kadang-kadang bad cop good cop dari mama atau dari papa gitu. Tapi ganti role gitu, loh, kadang mama aku yang berubah, papa aku yang gimana,” jelasnya.
Karena itu, ia kemungkinan akan menerapkan pendekatan yang serupa ketika menjadi orang tua nanti, dengan melihat situasi dan kebutuhan anak.

Ketika berbicara soal menjadi orang tua yang strict, Maxime juga memberikan gambaran mengenai hal-hal yang menurutnya memang perlu dibatasi.
Salah satunya adalah penggunaan gadget.
Menurut Maxime, akan ada batasan tertentu yang ingin ia terapkan kepada anaknya nanti. Namun, ia juga menyadari bahwa semakin besar anak, semakin luas pula pengaruh lingkungan di luar rumah.
“Yang pasti kalau strict itu ada batasannya yang menurut aku kayak, oh, ini memang harus kita batasin. Kalau misalnya gadget, aku akan coba membataskan itu,” katanya.
Meski begitu, Maxime menyadari bahwa orang tua gak mungkin mengontrol seluruh kehidupan anak selamanya.
“Tapi kalau sudah di lingkungan, kalau udah lebih besar kayaknya udah di luar tangan (kendali). Tapi sebisa mungkin kita (aku dan Luna) akan berusaha, kita akan lihat pokoknya.”
Pandangan ini menunjukkan bahwa bagi Maxime, menjadi orang tua tegas bukan berarti mengontrol setiap aspek kehidupan anak. Ada batasan yang menurutnya penting, tetapi tetap ada kesadaran bahwa anak nantinya akan tumbuh dan menghadapi lingkungan yang lebih luas.
Dari pernyataan Maxime Bouttier, terlihat bahwa dirinya sudah memiliki gambaran sederhana mengenai sosok ayah yang ingin ia jadi nantinya.
Ia ingin hadir ketika anak sedang aktif mengeksplorasi, gak keberatan jika memiliki anak yang sangat aktif, sekaligus tetap memberikan batasan pada hal-hal yang dianggap perlu.
Di sisi lain, Maxime juga tampaknya gak ingin menerapkan pola asuh yang terlalu kaku. Ia ingin mengambil pelajaran dari cara orang tuanya membesarkannya, termasuk bagaimana ayah dan ibunya bisa bergantian mengambil peran dalam memberikan aturan.
Buat Mommies, tentu menarik melihat bagaimana seseorang mulai membayangkan perannya sebagai orang tua bahkan sebelum benar-benar menjalaninya. Karena pada akhirnya, parenting memang gak punya satu rumus yang berlaku untuk semua keluarga.
Dan mungkin, seperti yang disampaikan Maxime, yang paling penting adalah tetap berusaha hadir, melihat situasi, dan memberikan batasan yang memang dibutuhkan anak.
Kalau menurut Mommies sendiri, lebih cocok jadi orang tua yang strict, santai, atau justru kombinasi keduanya?
BACA JUGA: Kuis Gaya Parenting: Gentle, Strict, atau Chaotic Good?
Foto: Instagram/bouttier_maxime