banner-detik
QUIZ

Kuis Gaya Parenting: Gentle, Strict, atau Chaotic Good?

author

Dhevita Wulandariin 5 hours

Kuis Gaya Parenting: Gentle, Strict, atau Chaotic Good?

Mommies dan Daddies, kira-kira gaya parenting kamu lebih gentle, strict, atau chaotic good? Ikuti kuis gaya parenting ini dan cari tahu jawabannya! 

Kalau bicara soal parenting, rasanya hampir selalu ada momen yang bikin kita bertanya-tanya, “Gue ini sebenarnya tipe orang tua yang seperti apa, sih?”

Di satu sisi, kita ingin menjadi orang tua yang sabar, mau mendengarkan anak, dan tidak mudah membentak. Tapi, di sisi lain, ada juga aturan yang rasanya memang harus ditegakkan. Belum lagi kenyataan bahwa hidup bersama anak kadang jauh dari kata terencana.

Pagi-pagi sudah berjanji untuk menghadapi tantrum dengan tenang. Lima menit kemudian, kita sudah terdengar seperti petugas keamanan mal karena anak tidak mau memakai sepatu.

Dan itu normal, Mommies.

Foto: Andressa Chagas/Pexels

Parenting bukan soal masuk ke satu kotak tertentu. Gaya pengasuhan seseorang juga bisa berubah tergantung usia anak, situasi, kondisi orang tua, bahkan seberapa cukup tidur kita pada malam sebelumnya. Jadi, kuis ini bukan untuk menentukan apakah gaya parenting Mommies “baik” atau “buruk”.

Anggap saja sebagai ajang untuk bercermin sambil senyum-senyum sendiri.

Kali ini, kita akan melihat apakah gaya parenting Mommies lebih dekat dengan Gentle, Strict, atau Chaotic Good. Penasaran?

Yuk, pilih jawaban yang paling menggambarkan kehidupan sehari-hari Mommies dan Daddies!

BACA JUGA: Perbedaan Menarik Gaya Parenting Ayah Gen Millenial dan Gen Z

Share the quiz to show your results !


Just tell us who you are to view your results !

KUIS: GAYA PARENTING I'm %%personality%%

BACA JUGA: Kuis: Kalau Member BTS Jadi Ayah, Siapa yang Cocok dengan Gaya Parentingmu?

Jadi, Mana yang Paling Baik?

Foto: RDNE Stock project/Pexels

Jawabannya: tidak ada satu gaya pun yang otomatis paling sempurna.

Parenting bukan kompetisi untuk mendapatkan predikat “orang tua paling gentle”, “paling disiplin”, atau “paling konsisten”. Yang lebih penting adalah apakah anak mendapatkan rasa aman, batasan yang sehat, kasih sayang, dan kesempatan untuk belajar dari kesalahan.

Mommies dan Daddies juga boleh melakukan kesalahan. Boleh kehilangan kesabaran. Boleh kemudian meminta maaf kepada anak dan mencoba lagi.

Bahkan, mungkin di satu situasi kita gentle, di situasi lain strict, dan pada hari tertentu… chaotic good banget.

Menjadi orang tua bukan tentang selalu melakukan semuanya dengan benar. Kita juga sedang belajar bersama anak-anak.

Jadi, setelah mengerjakan kuis ini, jangan lupa: hasilnya bukan label. Anggap saja sebagai bahan refleksi.

Dan kalau hari ini parenting Mommies terasa lebih chaotic daripada good, tidak apa-apa.

Besok kita coba lagi. ❤️

Cover: Shiau Tung Su/Pexels

Share Article

author

Dhevita Wulandari

-

banner-detik

POPULAR ARTICLE

banner-detik
banner-detik

COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan