Sorry, we couldn't find any article matching ''

8 Kursus Coding untuk Anak Terbaik di Indonesia, Online dan Offline

Mommies Daily・in 6 hours
Cari kursus coding untuk anak? Ini rekomendasi kursus coding anak dan remaja seperti Kalananti, Koding Next, KodeKiddo, hingga Clued.id.
Di era digital ini banyak kursus yang mulai berkembang mengikuti teknologi, salah satu yang populer adalah kursus coding! Belajar coding sejak dini dapat menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Apalagi, memperkenalkan coding pada anak punya banyak manfaat, loh, Mommies.
Misalnya bisa mengasah logika berpikir dan juga meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Yang paling penting, Mommies bisa mengubah waktu bermain gadget menjadi aktivitas yang produktif.
Nah, kini semakin banyak kursus coding untuk anak dan remaja yang menawarkan kurikulum menarik. Biasanya anak dan remaja akan belajar Scratch, Python, Roblox Studio, AI, hingga pengembangan aplikasi. Jika Mommies sedang mencari tempat yang sesuai dengan usia dan minat anak, berikut rekomendasi kursus coding terbaik di Indonesia.
BACA JUGA: 8 Rekomendasi Kelas Liburan Anak di Bali, Coding hingga Public Speaking
1. Kalananti

Foto: Instagram @kalananti
Nama besar Ruangguru turut membawa Kalananti jadi salah satu kursus coding anak yang cukup dikenal. Kursus coding ini menargetkan anak-anak usia 5 hingga 17 tahun. Tak perlu ragu akan kualitasnya, karena telah terakreditasi oleh STEM.org.
Berbeda dengan kelas coding pada umumnya, Kalananti menggabungkan pembelajaran pemrograman dengan aktivitas inovasi. Hal ini membuat siswa tidak hanya belajar menulis kode, tetapi juga membuat proyek kreatif yang melatih kemampuan berpikir kritis dan presentasi.
Yang menarik, tersedia kelas online dan juga offline. Mommies yang masih ragu bisa coba free trial secara offline. Tenang saja, mereka punya cabang di Jabodetabek, Jawa, Sumatra, Kalimantan, hingga Bali, loh.
2. Koding Next

Foto: Instagram @kodingnext
Sebagai salah satu tempat kursus coding yang tak hanya di Indonesia, tapi juga di Malaysia, tentu saja Koding Next menjadi pilihan tepat jika Mommies ingin memilih tempat coding terbaik. Sebagai salah satu sekolah coding, robotik, dan Artificial Intelligence (AI) terbesar di Asia Tenggara, Koding Next menyediakan program komprehensif untuk anak usia 4 hingga 16 tahun.
Koding Next memiliki banyak cabang di Jakarta, BSD, Surabaya, Bandung, dan kota lainnya. Tersedia pula kelas online bagi siswa yang ingin belajar dari rumah. Oh iya, jangan juga lewatkan kesempatan kalau mereka mengadakan perlombaan internasional, ya, Mommies. Siapa tahu anak Mommies bisa jadi ahli coding internasional sejak dini!
3. KodeKiddo

Foto: Instagram @kodekiddo
KodeKiddo menawarkan pembelajaran coding berbasis proyek yang dirancang khusus untuk anak-anak. Programnya mengajarkan dasar pemrograman melalui Scratch, Minecraft Education, Roblox Studio, hingga Python. Metode belajar dibuat menyenangkan agar anak lebih mudah memahami konsep coding tanpa merasa terbebani.
Selain coding, siswa juga dikenalkan pada computational thinking dan digital creativity yang berguna untuk menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Kelasnya ada yang offline dan juga online, sehingga Mommies bisa pilih yang sesuai dengan kebutuhan anak.
4. Coding Bee Academy

Foto: Instagram @codingbeeacademy
Anak Mommies baru berusia 5 tahun tapi sudah memperlihatkan ketertarikan belajar coding? Masukkan ke Coding Bee Academy saja. Kursus coding satu ini merupakan lembaga pendidikan coding K-12, jadi sejak usia 5 tahun pun sudah bisa ikut! Tak heran karena lembaga ini berfokus membentuk kemampuan computational thinking anak sejak usia dini.
Kurikulum dirancang berdasarkan usia sehingga pemula sekalipun dapat mengikuti kelas dengan nyaman. Selain kelas reguler, Coding Bee juga rutin mengadakan workshop dan kompetisi coding yang dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa.
5. Kodland

Foto: Instagram @kodland.indonesia
Kodland adalah sekolah internasional yang berfokus pada pelatihan coding dan desain digital untuk anak usia 5 hingga 17 tahun. Dengan puluhan ribu alumni di berbagai negara, Kodland menawarkan pengalaman belajar yang terstruktur. Kelasnya juga cocok untuk anak-anak karena tiap sesinya tidak terlalu panjang, sekitar 30–60 menit per sesi.
Kurikulum Kodland dirancang interaktif berdasarkan minat anak, seperti belajar coding melalui game Roblox hingga pemodelan karakter 3D.
6. Vocasia Academy

Foto: Instagram @vocasiacademy
Vocasia Academy dikenal sebagai platform pembelajaran online yang menyediakan berbagai kursus digital, termasuk coding dan programming. Meski sebagian besar kelas ditujukan bagi remaja hingga dewasa, terdapat juga materi dasar pemrograman yang cocok bagi pelajar SMP dan SMA yang ingin mulai belajar coding.
7. Codero

Foto: Instagram @codero_official
Satu lagi pilihan kelas coding untuk anak hingga remaja usia 18 tahun. Untuk anak dan remaja yang ingin belajar lebih mendalam, tersedia pula Codero Plus, Codero Academy, serta kelas privat berbahasa Inggris melalui Codero Premium. Selain mengajarkan keterampilan teknologi, program Codero dirancang untuk melatih kepercayaan diri melalui pembelajaran yang interaktif.
8. Clued.id

Foto: Instagram @cluedcoding
Clued.id menghadirkan program Coding for Kids & Teens yang dirancang khusus untuk memperkenalkan dunia teknologi secara menyenangkan. Program ini mengutamakan pembangunan pola pikir logis, pemecahan masalah, serta stimulasi kreativitas digital pada anak.
Tenang saja, Mommies, materinya disesuaikan menurut kelompok umur, kok. Nantinya anak-anak dan remaja diajak membuat proyek-proyek menarik seperti game interaktif dan animasi sederhana menggunakan tools yang mudah dipahami.
BACA JUGA: Coding dan AI Akan Masuk Kurikulum SD, Implementasi dan Pengaruhnya pada Psikologis Anak
Pilih Kursus Coding Sesuai Usia dan Minat Anak
Belajar coding memang bisa menjadi salah satu cara untuk mengenalkan anak pada dunia teknologi sejak dini. Namun, Mommies tidak perlu memaksakan anak mengikuti kelas coding hanya karena sedang populer. Yang tak kalah penting adalah melihat usia, minat, kemampuan, serta gaya belajar anak agar kegiatan belajar terasa menyenangkan.
Mulai dari membuat game sederhana, animasi, sampai belajar bahasa pemrograman, setiap kursus memiliki pendekatan yang berbeda. Jadi, sebelum mendaftar, Mommies bisa melihat dulu kurikulum, metode belajar, pilihan kelas online atau offline, serta proyek yang akan dibuat anak. Dengan begitu, belajar coding bukan hanya soal memahami teknologi, tetapi juga bisa menjadi pengalaman seru untuk mengasah kreativitas dan rasa percaya dirinya.
Share Article

Mommies Daily
-

POPULAR ARTICLE




COMMENTS