
Bingung memilih hijab sesuai bentuk wajah? Cek tips untuk wajah bulat, oval, kotak, panjang, hati, dan segitiga agar styling hijab makin percaya diri.
Mommies, pernah nggak, merasa sudah mencoba berbagai gaya hijab, tapi kok hasilnya terlihat berbeda-beda di wajah? Ada model yang bikin wajah tampak lebih tirus, ada juga yang justru membuat pipi terlihat lebih penuh. Padahal, model dan bahannya sama-sama bagus.
Nah, bisa jadi masalahnya bukan di hijabnya, melainkan cara kita menyesuaikan hijab dengan bentuk wajah.
Memahami hijab sesuai bentuk wajah sebenarnya nggak harus bikin kita terpaku pada aturan tertentu. Anggap saja ini sebagai panduan supaya Mommies lebih mudah menemukan gaya hijab yang terasa nyaman sekaligus bikin makin percaya diri.
Pasalnya, setiap bentuk wajah punya karakteristik yang berbeda. Dengan mengetahui bentuk wajah sendiri, kita bisa lebih mudah menentukan model hijab, bentuk inner, sampai cara membingkai area wajah.
BACA JUGA: Brand Hijab yang Dipakai Nikita Willy: 4 Rekomendasi dan Kisaran Harganya
Sama seperti memilih model rambut atau kacamata, pemilihan hijab juga bisa memengaruhi tampilan keseluruhan wajah. Cara membentuk hijab di area pipi, rahang, dahi, dan dagu dapat membuat proporsi wajah terlihat berbeda.
Tapi perlu diingat, Mommies nggak wajib mengikuti aturan tertentu hanya karena bentuk wajahnya berbeda. Kalau Mommies merasa nyaman dengan gaya hijab tertentu, tentu saja boleh dipakai.

Sebelum mencari model hijab sesuai bentuk wajah, coba kenali dulu bentuk wajah Mommies.
Caranya cukup sederhana. Berdiri di depan cermin dengan rambut ditarik ke belakang, lalu perhatikan tiga bagian: lebar dahi, lebar tulang pipi, dan bentuk rahang. Perhatikan juga apakah wajah terlihat lebih panjang atau lebarnya cenderung seimbang.
Secara umum, bentuk wajah bisa dibagi menjadi beberapa kategori berikut:
Kalau Mommies merasa bentuk wajah berada di antara dua kategori, itu juga normal. Bentuk wajah manusia sangat beragam dan tidak selalu bisa dimasukkan ke dalam satu kategori secara sempurna.
Untuk Mommies dengan wajah bulat, biasanya area pipi terlihat lebih penuh dengan garis rahang yang lembut. Kalau ingin menciptakan kesan wajah yang lebih panjang, styling hijab bisa diarahkan ke atas atau dibuat lebih memanjang secara vertikal.
Salah satu tips memilih hijab sesuai bentuk wajah bulat adalah menghindari styling yang terlalu menempel dan penuh di area pipi. Berikan sedikit ruang di bagian samping wajah agar framing hijab tidak membuat wajah terlihat semakin lebar.
Mommies juga bisa mencoba:
Yang perlu diperhatikan, bukan berarti Mommies dengan wajah bulat harus selalu membuat hijab terlihat “tirus”. Kalau justru suka gaya yang membingkai pipi, silakan saja. Kuncinya tetap pada rasa nyaman.
BACA JUGA: 9 Ide Outfit Hijab Ibu Bekerja yang Profesional: Smart Casual dan Modis!

Kabar baik untuk pemilik wajah oval, pilihan styling hijab biasanya cukup fleksibel. Proporsi wajah yang relatif seimbang membuat banyak model hijab terlihat harmonis.
Mommies bisa bereksperimen dengan berbagai gaya, mulai dari hijab yang membingkai wajah secara natural sampai styling yang lebih structured.
Beberapa ide yang bisa dicoba:
Jadi, kalau selama ini Mommies punya wajah oval dan merasa hampir semua model hijab cocok, bisa jadi memang karena bentuk wajah ini cukup versatile.
Ciri khas wajah kotak biasanya terlihat dari rahang yang lebih tegas dan sudut wajah yang cukup jelas.
Kalau Mommies ingin menciptakan tampilan yang lebih lembut, pilih styling hijab yang memberikan sedikit volume atau draping di sekitar wajah. Hindari membuat garis hijab terlalu kaku mengikuti sudut rahang karena bisa membuat struktur wajah terlihat semakin tegas.
Beberapa pilihan yang bisa dicoba:
Pada wajah panjang, tantangannya biasanya adalah menciptakan proporsi visual yang terasa lebih seimbang.
Mommies bisa mencoba styling yang memberikan sedikit volume di sisi wajah. Sebaliknya, hindari membuat bagian atas hijab terlalu tinggi karena dapat memberikan kesan wajah semakin panjang.
Tips yang bisa dicoba:
Untuk wajah panjang, permainan volume bisa menjadi teman yang menyenangkan. Tapi jangan berlebihan juga, ya, Mommies. Kita tetap ingin mendapatkan tampilan yang effortless.

Bentuk wajah hati biasanya memiliki area dahi yang lebih lebar dengan dagu yang cenderung kecil atau meruncing.
Untuk menciptakan kesan proporsi yang lebih seimbang, Mommies bisa memberikan sedikit volume di area bawah wajah. Styling hijab yang terlalu ketat di bagian dahi juga bisa membuat bagian atas wajah terlihat semakin dominan.
Coba beberapa trik berikut:
Dengan styling yang tepat, bentuk dagu yang meruncing justru bisa menjadi karakter wajah yang menarik.
BACA JUGA: 7 Salon Hijab dan Muslimah di Jabodetabek: Privasi Terjaga, Met-Time Maksimal!
Pada wajah segitiga, bagian rahang biasanya lebih lebar dibandingkan dahi. Karena itu, styling hijab bisa diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara bagian atas dan bawah wajah.
Mommies dapat mencoba menambahkan sedikit volume di bagian atas atau sisi dahi. Sementara itu, bagian rahang sebaiknya tidak dibuat terlalu penuh.
Beberapa pilihan yang bisa dicoba:
Selain bentuk wajah, material hijab juga berpengaruh pada hasil akhir styling.
Hijab dengan bahan yang lebih tegak biasanya lebih mudah digunakan untuk membentuk struktur di sekitar wajah. Sementara bahan yang flowy bisa memberikan efek yang lebih lembut dan natural.
Misalnya, ketika ingin membuat framing yang tegas, bahan yang mudah dibentuk bisa membantu. Sebaliknya, kalau ingin mendapatkan tampilan effortless dengan kain yang jatuh cantik, bahan flowy bisa menjadi pilihan.
Jadi, hijab yang cocok sesuai bentuk wajah bukan hanya soal model, tetapi juga bagaimana karakter bahan tersebut bekerja dengan bentuk wajah dan gaya personal Mommies.

Jawabannya: tentu saja tidak.
Panduan model hijab sesuai bentuk wajah sebaiknya tidak membuat Mommies merasa dibatasi. Fashion, termasuk hijab, adalah bagian dari personal style. Ada kalanya sebuah model secara teori dianggap kurang cocok untuk bentuk wajah tertentu, tetapi ketika dipakai ternyata justru menjadi signature look pemakainya.
Bentuk wajah juga bisa terlihat berbeda tergantung gaya rambut, penggunaan inner, makeup, pencahayaan, bahkan angle foto.
Jadi, daripada mencari satu model hijab yang katanya paling cocok, lebih baik gunakan panduan ini untuk menemukan beberapa gaya yang bisa Mommies eksplorasi.
Supaya lebih gampang saat bereksperimen, berikut beberapa tips memilih hijab sesuai bentuk wajah yang bisa Mommies praktikkan:
Tidak perlu terlalu terpaku pada kategori. Cukup perhatikan bagian wajah mana yang paling dominan.
Sedikit perubahan pada bentuk framing bisa memberikan efek yang cukup besar pada tampilan wajah.
Hijab yang kaku, flowy, atau ringan akan menghasilkan bentuk yang berbeda.
Wajah yang terlihat lebih berisi atau memiliki rahang tegas bukan berarti harus disamarkan. Setiap bentuk wajah punya karakter masing-masing.
Kadang-kadang styling yang terlihat biasa saja dari depan ternyata sangat bagus dari samping, atau sebaliknya.
Hijab yang cantik tapi bikin kepala pusing karena terlalu ketat? Big no, Mommies!
Setelah mencoba beberapa gaya, biasanya Mommies akan menemukan satu atau dua model yang terasa paling “gue banget”. Nah, itu yang paling penting.
BACA JUGA: 3 Cara Jitu Memilih Warna Hijab Sesuai Warna Kulit, Wajah Cerah Maksimal!
Pada akhirnya, hijab sesuai bentuk wajah bukan tentang mengikuti aturan mati. Tujuan utamanya justru membantu Mommies memahami proporsi wajah dan mengetahui styling seperti apa yang bisa dicoba.
Tapi sekali lagi, Mommies nggak perlu merasa harus memperbaiki bentuk wajah lewat hijab. Karena wajah kita sudah punya karakter yang membuat kita unik.
Jadi, yuk, anggap panduan ini sebagai titik awal untuk bereksperimen. Coba beberapa gaya, lihat mana yang paling nyaman, lalu pilih yang membuat Mommies merasa paling percaya diri.
Karena pada akhirnya, hijab yang paling cocok adalah hijab yang membuat Mommies nyaman menjadi diri sendiri.