Menyimpan Parfum di Kulkas, Boleh atau Malah Merusak? Ini Penjelasannya

Lifestyle

Dhevita Wulandari・in 6 hours

detail-thumb

Banyak yang menyimpan parfum di kulkas agar lebih awet. Benarkah cara ini efektif? Cek penjelasan dan tempat terbaik menyimpan parfum agar aromanya tetap tahan lama. 

Pernah melihat video di media sosial yang menyarankan menyimpan parfum di kulkas supaya wanginya lebih tahan lama? Atau mungkin Mommies sendiri sudah melakukannya? Memang, sekilas terdengar masuk akal. Soalnya, suhu dingin sering dianggap bisa menjaga kualitas berbagai produk, mulai dari skincare sampai makanan.

Tapi, apakah parfum juga termasuk yang sebaiknya disimpan di kulkas?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana “boleh” atau “tidak boleh”. Ada beberapa hal yang perlu dipahami soal kandungan parfum dan bagaimana suhu memengaruhi kualitasnya.

BACA JUGA: Cara Menyimpan Parfum agar Wanginya Tahan Lama, Masih Banyak yang Salah!

Kenapa Banyak Orang Menyimpan Parfum di Kulkas?

Alasan paling umum adalah untuk memperlambat proses oksidasi. Oksidasi terjadi ketika kandungan parfum bereaksi dengan udara, cahaya, dan panas. Proses ini bisa membuat aroma berubah, warna parfum menggelap, bahkan kualitasnya menurun.

Karena itu, muncul anggapan bahwa suhu dingin dari kulkas bisa memperpanjang umur parfum.

Secara teori, memang ada benarnya. Suhu yang lebih rendah dapat memperlambat reaksi kimia pada parfum. Namun, bukan berarti kulkas rumah adalah tempat penyimpanan terbaik.

Menyimpan Parfum di Kulkas, Boleh atau Malah Merusak? Ini Penjelasannya

Foto: MART PRODUCTION/Pexels

Apakah Parfum Boleh Disimpan di Kulkas?

Jawabannya: boleh, tetapi ada syaratnya.

Kalau Mommies memiliki mini fridge khusus kosmetik dengan suhu yang stabil, parfum umumnya masih aman disimpan di sana. Suhu ideal penyimpanan parfum berada di kisaran 15–20°C, yaitu suhu ruangan yang sejuk dan stabil.

Sebaliknya, kulkas dapur yang digunakan sehari-hari justru kurang direkomendasikan. Alasannya:

  • Suhu di dalam kulkas sering berubah karena pintu terus dibuka dan ditutup.
  • Kelembapan di dalam kulkas cukup tinggi.
  • Parfum bisa mengalami kondensasi ketika dikeluarkan lalu dimasukkan kembali secara berulang.
  • Aroma makanan yang kuat berpotensi memengaruhi kondisi penyimpanan, meski botol parfum tertutup rapat.

Perubahan suhu yang terlalu sering justru bisa mempercepat kerusakan komponen di dalam parfum dibandingkan jika disimpan di tempat yang suhunya stabil.

Apakah Suhu Terlalu Dingin Bisa Merusak Parfum?

Ya, terutama jika suhunya sangat rendah.

Parfum terdiri dari campuran alkohol, air, dan minyak esensial. Pada suhu yang terlalu dingin, beberapa komponen alami dapat mengalami perubahan sehingga karakter aromanya ikut berubah.

Meski kerusakan ini tidak selalu terjadi dalam waktu singkat, penggunaan kulkas biasa yang suhunya sekitar 2–5 derajat Celsius bukanlah kondisi ideal untuk semua jenis parfum.

Beberapa parfum niche atau parfum berbahan alami bahkan lebih sensitif terhadap perubahan suhu ekstrem.

Foto: TikTok/sipinug

Jadi, Di Mana Tempat Terbaik Menyimpan Parfum?

Kalau tujuan Mommies adalah membuat parfum lebih awet, sebenarnya tidak perlu repot menyimpannya di kulkas.

Yang lebih penting adalah memastikan parfum disimpan di tempat yang:

  • Sejuk dengan suhu stabil.
  • Tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Tidak lembap.
  • Jauh dari sumber panas, seperti dekat jendela atau kamar mandi.

Lemari pakaian, laci meja rias, atau kabinet di kamar tidur biasanya menjadi pilihan yang jauh lebih ideal dibandingkan dengan kulkas dapur.

Jadi, Perlukah Menyimpan Parfum di Kulkas?

Kalau hanya mengikuti tren di media sosial, jawabannya tidak perlu. 

Menyimpan parfum di kulkas memang tidak selalu salah, tetapi juga bukan cara terbaik untuk semua kondisi. Untuk sebagian besar parfum, menyimpannya di tempat yang sejuk, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung sudah cukup untuk menjaga kualitasnya.

Jadi, kalau Mommies dan Daddies ingin koleksi parfum tetap harum seperti saat pertama kali dibeli, cukup simpan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki suhu stabil. Cara sederhana ini justru lebih efektif dalam menjaga kualitas parfum dalam jangka panjang.

Cover: MART PRODUCTION/Pexels