Sorry, we couldn't find any article matching ''

Kapan Harus Cek Kesehatan Tahunan? Intip Daftar Pemeriksaannya dan Biayanya
Bingung kapan harus cek kesehatan tahunan? Ini daftar pemeriksaan kesehatan, tes yang perlu dilakukan sesuai kondisi, serta kisaran biaya medical check up.
Kesehatan itu mahal, Mommies. Setuju, kan, sama pernyataan tersebut? Untuk itu, selain jaga makan dan olahraga, sebaiknya juga melakukan cek kesehatan secara rutin.
Hal ini penting, karena seringkali kita merasa tubuh baik-baik saja sehingga berpikir belum perlu melakukan cek kesehatan. Padahal, banyak penyakit seperti diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, hingga gangguan jantung dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Saat gejalanya mulai terasa, kondisinya bisa sudah membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Itulah mengapa cek kesehatan menjadi salah satu investasi terbaik untuk diri sendiri. Mommies tidak perlu menunggu sakit dulu untuk melakukan medical check up. Justru tujuan utamanya adalah menemukan faktor risiko atau masalah kesehatan sedini mungkin sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat.
Namun, perlu diingat, tidak semua orang harus melakukan seluruh pemeriksaan setiap tahun. Jenis dan frekuensi pemeriksaan dapat berbeda tergantung usia, kondisi kesehatan, faktor risiko, riwayat keluarga, serta rekomendasi dokter.
BACA JUGA: Cek Kesehatan Seksual untuk Perempuan: Jenis, Biaya, dan Lokasinya
Daftar Pemeriksaan Cek Kesehatan Tahunan

Foto: Pexels
Berikut beberapa pemeriksaan yang paling sering masuk dalam paket medical check up. Jenis pemeriksaannya tetap bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
1. Cek Tekanan Darah
Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena dapat terjadi tanpa gejala. Pemeriksaan ini sangat cepat dilakukan tetapi sangat penting untuk mengetahui risiko penyakit jantung dan stroke.
2. Cek Gula Darah
Tes ini membantu mendeteksi diabetes maupun kondisi pradiabetes sebelum muncul komplikasi. Pemeriksaan ini semakin penting kalau Mommies memiliki berat badan berlebih atau riwayat diabetes dalam keluarga.
3. Cek Kolesterol
Kolesterol tinggi sering tidak menimbulkan keluhan, tetapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Karena itu, pemeriksaan profil lipid dapat menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan, terutama bagi orang yang memiliki faktor risiko tertentu.
4. Pemeriksaan Fungsi Hati
Tes ini bertujuan melihat apakah hati bekerja dengan baik. Biasanya dilakukan melalui pemeriksaan enzim hati seperti SGOT dan SGPT. Dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan lanjutan bila hasilnya menunjukkan adanya kelainan.
5. Pemeriksaan Fungsi Ginjal
Sering mendengar berita jika banyak orang muda yang harus cuci ginjal, ya? Penyakit ginjal kini juga mulai membayangi banyak orang di berbagai usia. Wajar, sih, karena ginjal memiliki peran penting dalam menyaring limbah dari dalam tubuh.
Pemeriksaan fungsi ginjal dapat meliputi tes darah dan urine, tergantung kondisi serta faktor risiko masing-masing.
6. Pemeriksaan Jantung
Tidak semua orang membutuhkan pemeriksaan jantung yang sama. Biasanya dokter akan menentukan apakah cukup melalui pemeriksaan fisik atau perlu EKG, treadmill test, hingga pemeriksaan lain sesuai kondisi dan faktor risiko.
7. Pemeriksaan Mata
Pemeriksaan mata tidak hanya mengecek minus atau silinder, loh. Dokter juga dapat mendeteksi berbagai gangguan mata sejak dini, termasuk glaukoma, katarak, maupun masalah pada retina.
8. Skrining Kanker
Jenis skrining kanker berbeda untuk setiap orang. Untuk perempuan, beberapa pemeriksaan yang umum direkomendasikan sesuai usia dan faktor risiko meliputi:
- Pap smear
- HPV test
- Mammografi sesuai usia dan faktor risiko
Sedangkan skrining kanker usus besar biasanya mulai dianjurkan pada usia tertentu atau bila memiliki faktor risiko keluarga.
Mommies juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai jenis skrining dan kapan pemeriksaan perlu dilakukan. Tidak semua skrining harus dilakukan setiap tahun.
Selain pemeriksaan di atas, Kementerian Kesehatan juga menyediakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Untuk orang dewasa, pemeriksaannya disesuaikan dengan kelompok usia dan mencakup sejumlah skrining seperti tekanan darah, gula darah, status gizi, kesehatan mata dan telinga, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan jiwa, hingga skrining penyakit tertentu.
BACA JUGA: 15 Tempat Cek Kesehatan Seksual untuk Laki-laki, Ini Rincian Biayanya
Berapa Biaya Medical Check Up Tahunan?
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah mengenai biaya medical check up tahunan. Jawabannya cukup bervariasi, tergantung rumah sakit, jenis paket, jumlah pemeriksaan, serta pemeriksaan tambahan yang dipilih.
Berikut kami lampirkan kisaran biaya medical check up di beberapa rumah sakit.
1. Mayapada

Foto: Mayapada
RS Mayapada menyediakan beberapa pilihan Medical Check Up Annual yang ditujukan untuk pemeriksaan kesehatan tahunan. Paket Medical Check Up Annual dibanderol mulai Rp720.000. Bagi yang menginginkan pemeriksaan lebih lengkap, tersedia Medical Check Up Executive mulai Rp1.000.000, sementara paket Corporate Male dan Corporate Female masing-masing mulai Rp1.700.000 dan Rp2.100.000.
Harga dan jenis paket dapat berubah sewaktu-waktu, jadi sebaiknya Mommies mengecek kembali informasi terbaru sebelum melakukan pendaftaran.
2. Siloam Hospitals

Foto: Siloam Hospital
Siloam Hospitals menyediakan berbagai paket Medical Check Up yang dirancang untuk kebutuhan pemeriksaan kesehatan tahunan. Paket MCU mencakup pemeriksaan dasar seperti konsultasi dokter, pemeriksaan fisik, tes laboratorium, gula darah, profil lipid, fungsi hati, fungsi ginjal, urine, serta pemeriksaan penunjang seperti EKG dan foto rontgen dada.
Selain paket dasar, tersedia pula paket yang lebih lengkap dengan pemeriksaan tambahan sesuai usia dan jenis kelamin. Harga mulai dari Rp900.000.
3. Eka Hospital

Foto: Eka Hospital
Eka Hospital menawarkan berbagai paket Medical Check Up (MCU) yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tersedia paket Standard, Bronze, Silver, Gold, hingga Diamond, dengan pemeriksaan yang semakin lengkap di setiap tingkatan.
Paket standar mulai dari Rp990.000, sedangkan Bronze mulai di Rp2.190.000, Silver di Rp3.190.000, dan Gold mulai di Rp5.750.000. Sementara untuk Diamond lebih mahal, tetapi menawarkan pemeriksaan yang lebih menyeluruh untuk pria dan perempuan usia 50 tahun ke atas.
Harga paket dapat berubah sesuai kebijakan rumah sakit dan periode pemeriksaan.
4. Primaya Hospital

Foto: Primaya Hospital
Rumah sakit ini menyediakan paket pemeriksaan kesehatan mulai dari pemeriksaan dasar hingga pemeriksaan yang lebih komprehensif. Paketnya juga cukup terjangkau, mulai dari sekitar Rp399.000 hingga Rp7.299.000.
Secara umum, paket MCU meliputi konsultasi dokter, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, profil gula darah, kolesterol, fungsi hati, fungsi ginjal, urine, serta pemeriksaan penunjang seperti EKG dan rontgen dada.
Harga dan isi paket dapat berbeda, sehingga Mommies sebaiknya mengecek kembali paket yang tersedia sebelum memilih.
Jadi, Kapan Sebaiknya Cek Kesehatan?
Jangan menunggu tubuh memberikan “sinyal” dulu baru pergi ke dokter, ya, Mommies. Pemeriksaan kesehatan dapat membantu mengetahui kondisi tubuh dan faktor risiko sejak dini.
Namun, tidak berarti semua orang harus melakukan medical check up lengkap setiap tahun. Untuk sebagian orang, pemeriksaan rutin bisa dilakukan berdasarkan usia dan faktor risiko, sementara pemeriksaan tertentu memiliki jadwal skrining tersendiri.
Kabar baiknya, Mommies juga bisa memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis dari pemerintah. Program ini sudah berjalan sejak 10 Februari 2025 dan ditujukan untuk masyarakat Indonesia dari berbagai kelompok usia. Pada 2026, Kementerian Kesehatan juga menekankan bahwa CKG tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi dilanjutkan dengan pencegahan dan penanganan bagi masyarakat yang ditemukan memiliki masalah kesehatan.
Jadi, tidak perlu menunggu sakit untuk mulai lebih perhatian pada kesehatan. Luangkan waktu untuk melakukan pemeriksaan yang memang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Karena menjaga kesehatan bukan hanya tentang bisa tetap beraktivitas hari ini, tetapi juga tentang mempersiapkan tubuh agar tetap sehat menemani keluarga di tahun-tahun berikutnya.
BACA JUGA: Mau Ikut Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah? Ini Cara Daftar yang Mudah!
Ditulis oleh: Imelda Rahma
Cover: Magnific
Share Article


POPULAR ARTICLE




COMMENTS