Dhevita Wulandari・in 5 hours

Sedang mencari ide prakarya HUT RI dari barang bekas? Ini 7 inspirasi prakarya 17 Agustus untuk anak yang mudah dibuat, hemat biaya, ramah lingkungan, dan cocok untuk tugas sekolah maupun dekorasi kemerdekaan.
Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, biasanya sekolah mulai memberikan tugas membuat prakarya bertema kemerdekaan. Nah, kalau Mommies dan Daddies sedang mencari inspirasi yang murah, mudah, sekaligus ramah lingkungan, ide prakarya HUT RI dari barang bekas bisa menjadi pilihan terbaik.
Selain menghemat pengeluaran, memanfaatkan barang bekas juga mengajarkan anak bahwa benda-benda di sekitar rumah masih bisa diolah menjadi karya yang menarik. Bonusnya lagi, kegiatan ini bisa menjadi quality time bersama keluarga. Anak belajar berkreasi, sementara orang tua ikut mendampingi tanpa harus mengerjakan semuanya.
Yuk, intip beberapa inspirasi berikut!

Kalau di rumah masih ada sedotan plastik yang tersisa atau sedotan stainless yang sudah tidak terpakai, Mommies bisa mengubahnya menjadi hiasan bendera Merah Putih.
Caranya cukup sederhana. Susun sedotan secara berjajar di atas karton bekas, lalu warnai bagian atas dengan warna merah dan bagian bawah dengan warna putih menggunakan cat atau kertas warna. Tambahkan stik es krim sebagai tiang bendera agar tampilannya semakin menarik.
Selain melatih motorik halus, anak juga belajar menyusun pola dengan rapi.
Kardus bekas paket belanja online sering kali berakhir di tempat sampah. Padahal, bahan ini sangat mudah dibentuk menjadi miniatur.
Mommies bisa mengajak anak membuat miniatur tugu, gapura kampung, atau Monumen Nasional (Monas). Gunakan kardus sebagai struktur utama, kemudian lapisi dengan kertas putih dan beri sentuhan cat agar hasilnya lebih rapi.
Prakarya seperti ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mengenalkan berbagai simbol perjuangan bangsa kepada anak.
BACA JUGA: 10 Kreasi dari Tutup Bekas untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif
Kaleng susu atau kaleng biskuit bekas juga bisa disulap menjadi tempat pensil yang unik.
Lapisi permukaan kaleng menggunakan kertas merah putih, lalu tambahkan ornamen seperti gambar Garuda, angka 17, atau pita merah putih. Anak juga bisa menghiasnya dengan stiker hasil karya sendiri.
Selain cantik, hasil prakarya ini tetap memiliki fungsi sehingga tidak hanya menjadi pajangan.

Jangan buru-buru membuang tutup botol minuman yang menumpuk di rumah.
Gunakan tutup botol sebagai bahan kolase untuk membentuk gambar bendera, burung Garuda, atau angka “79”, atau angka sesuai usia perayaan HUT RI tahun berjalan. Tempelkan pada karton bekas menggunakan lem tembak (dengan bantuan orang tua) atau lem serbaguna.
Kegiatan ini melatih kesabaran, kemampuan mengenal warna, hingga koordinasi tangan dan mata.
Gulungan tisu bekas merupakan salah satu bahan prakarya favorit anak-anak.
Potong gulungan menjadi beberapa bagian, kemudian bentuk menjadi kelopak bunga atau hati. Setelah itu, cat dengan warna merah dan putih, lalu rangkai menggunakan tali agar menjadi hiasan gantung.
Prakarya ini cocok dijadikan dekorasi kelas maupun rumah saat perayaan 17 Agustus.
Kalau anak suka mengoleksi stik es krim, jangan langsung dibuang.
Susun stik membentuk bingkai foto, lalu hias menggunakan potongan kain perca, kancing bekas, atau biji-bijian. Setelah selesai, masukkan foto keluarga saat mengikuti lomba 17 Agustus sebagai kenang-kenangan.
Anak biasanya akan lebih bangga memajang hasil karyanya sendiri dibanding membeli hiasan jadi.

Botol plastik bekas air mineral berukuran sedang bisa dimanfaatkan menjadi celengan bertema kemerdekaan.
Cat seluruh permukaannya dengan warna merah putih, lalu tambahkan gambar bendera atau tulisan “Semangat Indonesia”. Jangan lupa buat lubang kecil di bagian atas untuk memasukkan uang.
Selain belajar berkreasi, anak juga mulai mengenal kebiasaan menabung sejak dini.
BACA JUGA: 15 Kreasi Stik Es Krim untuk Anak, Jadi Mainan Seru saat Liburan
Di balik tugas sekolah yang terlihat sederhana, ternyata ada banyak manfaat yang bisa diperoleh anak ketika membuat prakarya dari barang bekas.
Beberapa di antaranya adalah:
Yang tak kalah penting, anak belajar bahwa berkarya tidak harus menggunakan bahan yang mahal. Dengan sedikit imajinasi, barang bekas pun bisa berubah menjadi sesuatu yang bernilai.
BACA JUGA: 15 Kreasi dari Kardus Bekas untuk Anak SD, Murah dan Edukatif
Agar kegiatan membuat prakarya tetap menyenangkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua.
Pada akhirnya, tugas prakarya bukan sekadar menghasilkan karya yang bagus untuk dipajang di sekolah. Yang jauh lebih penting adalah pengalaman belajar, rasa percaya diri, dan momen kebersamaan yang tercipta selama proses pembuatannya.
Jadi, Mommies dan Daddies, sudah menentukan ingin mencoba ide prakarya HUT RI dari barang bekas yang mana bersama si kecil tahun ini?
Mommies Daily is dedicated to all Indonesian moms out there, who just like us strive to be realistic and practical mothers. We hope you enjoy your stay.
Copyright © 2026 Mommies Daily ∙ All the rights reserved