
Kenali 7 model rambut yang sebaiknya dihindari para pemilik wajah bulat agar terlihat lebih proporsional dan tidak makin tembem.
Mommies, pernah merasa setelah potong rambut wajah justru terlihat lebih bulat dibanding sebelumnya?
Padahal, belum tentu model rambutnya jelek. Bisa jadi, potongan tersebut memang kurang sesuai dengan bentuk wajah. Hal yang sama juga berlaku untuk pemilik wajah bulat. Ada model rambut yang mampu memberi ilusi wajah lebih panjang dan tirus, tetapi ada juga yang justru membuat pipi terlihat semakin penuh.
Menurut celebrity hairstylist Florian Hurel, memilih model rambut bukan bertujuan mengubah bentuk wajah, melainkan menciptakan keseimbangan proporsi. Pada wajah bulat, potongan rambut yang menambah volume di sisi wajah cenderung membuat wajah tampak lebih lebar.
Kalau Mommies sedang mencari model rambut untuk wajah bulat, ada baiknya mengetahui beberapa gaya yang sebaiknya dihindari berikut ini.
BACA JUGA: 15 Model Rambut Ayah yang Bikin Awet Muda, Cocok untuk Usia 30–50 Tahun
Perlu diingat, tidak ada aturan mutlak dalam memilih gaya rambut. Bentuk wajah hanyalah salah satu pertimbangan. Tekstur rambut, ketebalan rambut, hingga cara menatanya juga sangat memengaruhi hasil akhirnya. Namun secara umum, model berikut memang sering membuat wajah bulat terlihat lebih penuh.

Chin bob atau bob yang berhenti tepat di area pipi sering menjadi “musuh” pemilik wajah bulat.
Potongan ini berhenti di bagian wajah yang paling lebar sehingga perhatian langsung tertuju ke area pipi. Efeknya, wajah bisa terlihat lebih pendek dan tembem.
Kalau Mommies tetap ingin mencoba bob, pilih panjang yang jatuh sedikit di bawah dagu atau sekitar collarbone agar wajah tampak lebih panjang.

Poni memang bisa mengubah penampilan secara instan.
Namun, poni lurus yang sangat tebal sering membuat wajah tampak lebih pendek karena menutupi sebagian besar dahi. Akibatnya, proporsi wajah terlihat semakin bulat.
Sebagai alternatif, curtain bangs atau side bangs biasanya memberi efek yang lebih ringan sekaligus membantu membingkai wajah.

Volume memang penting, tetapi letaknya juga menentukan.
Kalau rambut terlalu mengembang di sisi kanan dan kiri wajah, lebar wajah akan semakin terekspos sehingga pipi tampak lebih penuh.
Sebaliknya, volume di bagian atas kepala justru membantu memberi ilusi wajah yang lebih panjang.

Rambut lurus dengan panjang yang sama dari atas hingga bawah memang terlihat rapi.
Sayangnya, model ini kurang memberi dimensi pada wajah bulat sehingga bentuk wajah terlihat lebih penuh.
Menambahkan layer tipis di sekitar wajah bisa menciptakan efek yang lebih ringan sekaligus membantu wajah tampak lebih tirus.

Buzz cut atau pixie cut yang terlalu rata sebenarnya tetap bisa dipilih.
Namun, tanpa tekstur atau volume di bagian atas, bentuk wajah bulat akan semakin terlihat karena tidak ada elemen yang menciptakan keseimbangan visual.
Kalau ingin rambut pendek, mintalah hairstylist menambahkan tekstur agar hasil akhirnya lebih proporsional.

Middle part memang sedang menjadi tren.
Namun jika dipadukan dengan rambut yang sangat lurus, tipis, dan jatuh menempel di wajah, tampilannya justru membuat pipi terlihat lebih penuh.
Belahan samping atau rambut dengan sedikit volume biasanya memberi dimensi yang lebih seimbang.

Cepol atau ponytail yang sangat ketat memang praktis.
Namun, kalau seluruh rambut ditarik rata ke belakang tanpa menyisakan volume di bagian atas atau helaian rambut di sekitar wajah, bentuk wajah bulat akan semakin terlihat.
Supaya tampilannya lebih seimbang, buat ponytail sedikit bervolume atau sisakan face-framing layers di sisi wajah.
Tenang, Mommies. Potongan rambut yang kurang sesuai bukan berarti tidak bisa disiasati.
Beberapa trik sederhana berikut bisa membantu menciptakan ilusi wajah yang lebih panjang.
Perubahan kecil saat menata rambut sering kali sudah cukup membuat tampilan wajah terlihat berbeda.
Sebelum memutuskan potong rambut, Mommies bisa mempertimbangkan beberapa hal berikut.
BACA JUGA: 8 Model Rambut Favorit Gen Alpha, dan Produk Haircare Rekomendasi
Mommies, bentuk wajah bukan aturan yang membatasi pilihan gaya rambut. Kalau sejak dulu ingin mencoba bob pendek atau poni rata, tentu saja tetap boleh.
Panduan ini hanya membantu memahami mengapa suatu model rambut bisa memberikan efek visual yang berbeda pada setiap orang. Selain bentuk wajah, tekstur rambut, ketebalan rambut, hingga teknik styling juga berperan besar dalam menentukan hasil akhirnya.
Kalau masih ragu sebelum potong rambut, jangan sungkan membawa foto referensi saat berkonsultasi dengan hairstylist. Dengan begitu, Mommies bisa menemukan model rambut yang bukan hanya mengikuti tren, tetapi juga paling sesuai dengan bentuk wajah dan gaya sehari-hari sehingga tampil lebih percaya diri.
Cover: Cosmopolitan, Byrdie