banner-detik
SELF

13 Kebiasaan yang Sebaiknya Ditinggalkan Sebelum Usia 40 Tahun agar Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

author

Katharina Mengein 5 hours

13 Kebiasaan yang Sebaiknya Ditinggalkan Sebelum Usia 40 Tahun agar Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

Memasuki usia 40 tahun? Ini 13 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan agar tubuh lebih sehat, pikiran lebih tenang, dan hidup terasa lebih bahagia.

Ada momen ketika ulang tahun bukan lagi soal bertambahnya angka, melainkan mulai muncul pertanyaan, “Aku sudah cukup menjaga diri belum, ya?”

Kalau dulu begadang semalaman masih bisa ditutup dengan segelas kopi keesokan harinya, sekarang rasanya badan langsung “protes”. Belum lagi metabolisme yang mulai melambat, energi yang tidak sebanyak dulu, hingga tanggung jawab yang semakin banyak sebagai ibu, istri, sekaligus perempuan yang juga punya mimpi sendiri.

Tenang, Mommies. Memasuki usia 40 tahun bukan berarti semuanya menurun. Justru banyak perempuan merasa fase ini menjadi waktu terbaik untuk lebih mengenal diri sendiri dan memilih gaya hidup yang benar-benar membuat mereka bahagia.

Menurut American Heart Association melalui panduan Life’s Essential 8, delapan kebiasaan sehat—mulai dari tidur yang cukup, aktif bergerak, pola makan sehat, hingga menjaga tekanan darah dan gula darah—berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis. Karena itu, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberi manfaat besar, terutama saat memasuki usia 40 tahun.

BACA JUGA: 12 Kebiasaan Baik yang Dipelajari Anak dari Orang Tua Sejak Dini, Wajib Dicontohkan!

13 Kebiasaan yang Sebaiknya Ditinggalkan Sebelum Usia 40 Tahun

Foto: Pexels

Kalau Mommies sedang bersiap memasuki usia 40 atau bahkan sudah ada di fase ini, mungkin ini saat yang tepat untuk mulai meninggalkan beberapa kebiasaan berikut.

1. Sering Begadang

Begadang sesekali mungkin tidak masalah. Namun kalau sudah menjadi rutinitas, tubuh akan lebih sulit memulihkan diri.

Kurang tidur berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, diabetes, hingga gangguan suasana hati.

2. Menunda Medical Check Up

Banyak perempuan lebih rajin mengingat jadwal imunisasi anak daripada jadwal pemeriksaan kesehatannya sendiri.

Padahal memasuki usia 40, pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, hingga skrining kanker menjadi semakin penting.

3. Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Masih merasa harus menjadi ibu sempurna, istri sempurna, sekaligus pekerja sempurna?

Pelan-pelan tinggalkan kebiasaan itu.

Tidak apa-apa kalau rumah tidak selalu rapi atau sesekali membeli makanan jadi saat sedang lelah.

4. Duduk Terlalu Lama

Kalau pekerjaan membuat Mommies duduk berjam-jam di depan laptop, jangan lupa berdiri dan bergerak setiap 30–60 menit.

Tubuh membutuhkan aktivitas sederhana agar otot, sendi, dan metabolisme tetap bekerja dengan baik.

5. Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Foto: Pexels

Media sosial sering membuat hidup orang lain terlihat sempurna.

Padahal yang terlihat hanyalah potongan terbaiknya.

Fokus pada perjalanan diri sendiri jauh lebih menenangkan dibanding terus mengejar standar orang lain.

6. Mengabaikan Kesehatan Mental

Tidak semua rasa lelah bisa hilang setelah tidur.

Kalau akhir-akhir ini Mommies lebih mudah marah, kehilangan semangat, atau merasa kosong, jangan anggap itu hal yang sepele.

Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan dan perlu dijaga di setiap fase kehidupan.

BACA JUGA: 7 Kelas Hobi untuk Usia 40 Tahun yang Seru dan Produktif, Saatnya Punya Waktu untuk Diri Sendiri

7. Jarang Bergerak

Olahraga tidak harus selalu satu jam di gym.

Jalan kaki 30 menit, naik turun tangga, atau bermain bersama anak juga termasuk aktivitas fisik yang baik untuk tubuh.

8. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Minuman manis, dessert, dan camilan memang menggoda.

Namun, konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

9. Menunda “Me Time”

Foto: Pexels

Banyak Mommies merasa bersalah ketika ingin meluangkan waktu untuk diri sendiri.

Padahal mengisi ulang energi bukanlah tindakan egois.

Membaca buku, minum kopi dengan tenang, atau sekadar berjalan santai bisa menjadi bentuk self care yang sederhana.

10. Mengabaikan Keluhan Tubuh

Sering sakit kepala.

Nyeri sendi.

Cepat lelah.

Kalau keluhan terus muncul, jangan hanya berkata, “Mungkin kecapekan.”

Tubuh sering memberi sinyal sebelum masalah kesehatan menjadi lebih serius.

11. Terlalu Sering Stres karena Hal yang Tidak Bisa Dikendalikan

Tidak semua hal harus dipikirkan.

Macet.

Komentar orang lain.

Hal-hal di luar kendali.

Semakin bertambah usia, justru kita belajar memilih energi untuk hal-hal yang benar-benar penting.

12. Jarang Menghabiskan Waktu dengan Orang yang Membuat Bahagia

Salah satu temuan paling terkenal dari Harvard Study of Adult Development, studi longitudinal yang telah mengikuti kehidupan peserta selama lebih dari 80 tahun, menunjukkan bahwa kualitas hubungan dengan keluarga, pasangan, dan teman dekat merupakan prediktor terkuat bagi kesehatan, kebahagiaan, dan umur panjang. Artinya, meluangkan waktu untuk orang-orang terdekat bukan hanya baik untuk hati, tetapi juga untuk kesehatan jangka panjang.

Jadi, jangan hanya sibuk bekerja. Sisihkan waktu untuk orang-orang yang membuat Mommies merasa nyaman menjadi diri sendiri.

13. Terus Menunda Menikmati Hidup

“Nanti saja kalau anak sudah besar.”

“Nanti saja kalau pekerjaan lebih santai.”

“Nanti saja kalau tabungan sudah banyak.”

Kalimat seperti ini mungkin pernah terlintas.

Padahal hidup terus berjalan.

Tidak semua kebahagiaan harus menunggu waktu yang “sempurna”.

Sesekali menikmati secangkir kopi favorit, menonton konser, mencoba hobi baru, atau pergi liburan singkat bersama keluarga juga bisa menjadi cara merayakan hidup.

BACA JUGA: 13 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Tidak Percaya Diri

Memasuki Usia 40, Saatnya Lebih Ramah kepada Diri Sendiri

Foto: Pexels

Memasuki usia 40 tahun bukan berarti kesempatan mulai berkurang. Justru, banyak perempuan mengaku lebih mengenal dirinya, lebih berani berkata “tidak”, dan lebih tahu apa yang benar-benar penting dalam hidup.

Jadi, kalau ada satu hal yang perlu ditinggalkan sebelum usia 40, mungkin bukan hanya kebiasaan buruk, tetapi juga tuntutan untuk selalu menjadi sempurna.

Karena pada akhirnya, tubuh yang sehat, pikiran yang lebih tenang, dan hati yang bahagia akan menjadi hadiah terbaik yang bisa Mommies berikan untuk diri sendiri, dan juga keluarga.

Cover: Pexels

Share Article

author

Katharina Menge

-

banner-detik

POPULAR ARTICLE

banner-detik
banner-detik

COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan