
Tanpa sadar, beberapa kesalahan gaya rambut bisa membuat wajah terlihat lebih tua. Cek 13 kebiasaan yang masih sering dilakukan dan cara menghindarinya.
Pernah merasa penampilan terlihat kurang segar meski sudah memakai makeup favorit atau outfit yang membuat percaya diri?
Ternyata, penyebabnya bisa datang dari rambut.
Tanpa disadari, ada beberapa kesalahan gaya rambut yang justru membuat wajah terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Mulai dari potongan rambut yang kurang sesuai hingga kebiasaan merawat rambut yang kelihatannya sepele.
Menariknya, penampilan yang terlihat lebih tua tidak selalu disebabkan oleh kerutan atau makeup. Sejumlah hairstylist yang diwawancarai Byrdie mengatakan bahwa warna rambut, potongan rambut, hingga kondisi kesehatan rambut dapat memengaruhi kesan usia seseorang. Rambut yang terlihat kering, kusam, atau tidak sesuai dengan bentuk wajah sering kali membuat penampilan tampak lebih tua dibanding usia sebenarnya.
Kalau ingin tampil lebih segar dan awet muda, coba cek apakah Mommies masih melakukan beberapa kesalahan berikut ini.
BACA JUGA: 8 Warna Rambut yang Bikin Wajah Tampak Lebih Muda di Usia 40, Jangan Pilih Hitam Pekat!
Mungkin Mommies sudah menemukan potongan rambut yang dirasa paling cocok dan nyaman. Namun, terlalu lama bertahan dengan gaya yang sama juga bisa membuat penampilan terlihat kurang segar.
Menurut hairstylist Ken Paves, yang pernah bekerja dengan banyak selebriti dunia, salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan perempuan adalah tidak pernah mengeksplorasi gaya rambut baru. Padahal, bentuk wajah dan tekstur rambut bisa berubah seiring bertambahnya usia.
Tidak harus melakukan perubahan ekstrem. Kadang menambah layer atau mengubah panjang rambut sedikit saja sudah memberi efek yang berbeda.
Bukan berarti warna rambut gelap selalu membuat wajah terlihat tua. Namun warna yang terlalu flat atau satu dimensi bisa membuat fitur wajah terlihat lebih tegas dan menonjolkan garis-garis halus.
Karena itu, banyak hairstylist menyarankan menambahkan dimensi pada warna rambut, misalnya melalui highlight atau teknik pewarnaan yang lebih natural.
Hasilnya, wajah biasanya terlihat lebih hangat dan segar.
Memiliki rambut panjang memang menjadi impian banyak perempuan.
Namun jika ujung rambut sudah bercabang dan tidak pernah dirapikan, rambut bisa terlihat kusam dan kurang sehat.
Selain itu, rambut yang terlalu panjang kadang memberi efek “menarik” wajah ke bawah sehingga membuat penampilan tampak lebih berat.
Tidak harus selalu pendek, tetapi rutin merapikan ujung rambut tetap penting untuk menjaga tampilannya.
Poni memang sering disebut sebagai salah satu trik untuk membuat wajah terlihat lebih muda.
Sayangnya, tidak semua model poni cocok untuk semua orang.
Mengikuti tren tanpa mempertimbangkan bentuk wajah dan tekstur rambut justru bisa membuat hasil akhirnya kurang maksimal.
Sebelum memutuskan membuat poni, konsultasikan terlebih dahulu dengan hairstylist agar hasilnya lebih sesuai.

Rambut yang kehilangan kelembapan biasanya tampak kasar, sulit diatur, dan kurang berkilau.
Akibatnya, wajah juga terlihat kurang segar.
Karena itu, jangan lupa menggunakan kondisioner, masker rambut secara rutin, dan pelindung panas sebelum menggunakan alat styling.
Rambut yang sehat hampir selalu membuat penampilan terlihat lebih muda.
Tidak semua sampo cocok untuk semua jenis rambut.
Menggunakan produk yang tidak sesuai kebutuhan bisa membuat rambut menjadi lebih kering, lepek, atau mudah patah.
Jika rambut sudah terlihat rusak, keseluruhan penampilan pun ikut terdampak.
Pilih sampo yang sesuai dengan kondisi kulit kepala dan masalah rambut yang sedang dialami.
Seiring bertambahnya usia, sebagian perempuan mengalami rambut yang lebih tipis dari sebelumnya.
Karena itu, banyak yang mencoba menciptakan volume berlebih agar rambut terlihat lebih tebal.
Padahal, rambut yang terlalu mengembang justru bisa memberikan kesan penampilan yang lebih tua.
Volume yang natural biasanya terlihat lebih modern dan segar.
BACA JUGA: 12 Rekomendasi Hair Tonic Lokal Ampuh untuk Rambut Rontok Setelah Melahirkan, Mulai dari 10 Ribuan!
Tidak semua orang ingin menutupi uban, dan itu sah-sah saja.
Namun jika ada perbedaan warna yang terlalu kontras antara akar rambut dan bagian yang diwarnai, penampilan bisa terlihat kurang rapi.
Salah satu solusinya adalah melakukan touch-up secara berkala atau memilih warna rambut yang lebih menyatu dengan warna alami rambut.
Catokan dan hair dryer memang bisa menyelamatkan penampilan saat buru-buru. Namun jika digunakan setiap hari tanpa perlindungan yang tepat, rambut bisa kehilangan kelembapan alaminya.
Akibatnya, rambut menjadi lebih kering, mudah bercabang, dan tampak kusam. Padahal rambut yang sehat dan berkilau justru menjadi salah satu faktor yang membuat wajah terlihat lebih segar.
Menurut para ahli yang diwawancarai Allure, kebiasaan styling berlebihan dan paparan panas yang terlalu sering dapat meningkatkan risiko kerusakan rambut dan membuat rambut lebih mudah patah.

Potongan rambut yang terlalu kaku dan tanpa tekstur terkadang membuat wajah terlihat lebih tegas.
Sebaliknya, layer yang lembut sering kali membantu menciptakan kesan yang lebih ringan dan muda.
Bukan berarti semua orang harus memakai rambut berlayer, tetapi sedikit gerakan pada rambut bisa membuat penampilan terasa lebih segar.
Tren rambut memang menggoda untuk dicoba.
Namun gaya rambut yang terlihat bagus pada orang lain belum tentu memberikan hasil yang sama pada Mommies.
Karena itu, penting mempertimbangkan bentuk wajah sebelum mengikuti tren tertentu agar hasilnya tetap maksimal.
Kadang karena sibuk, jadwal ke salon terus tertunda.
Padahal rambut yang penuh ujung bercabang dan terlihat rapuh bisa membuat keseluruhan penampilan tampak kurang terawat.
Menurut sejumlah hairstylist yang diwawancarai The List, rambut yang sehat dan berkilau cenderung memberikan kesan lebih muda dibanding rambut yang terlihat rusak atau kusam. Karena itu, merapikan ujung rambut secara berkala bisa menjadi perubahan kecil yang memberi dampak besar pada penampilan.
Kuncir yang terlalu kencang memang praktis, terutama saat cuaca panas atau sedang sibuk mengurus anak.
Namun menurut Mayo Clinic, gaya rambut yang terus-menerus menarik rambut dengan kuat dapat menyebabkan traction alopecia, yaitu kerontokan rambut akibat tarikan berulang pada akar rambut.
Selain berisiko membuat rambut menipis, gaya rambut yang terlalu ketat juga bisa membuat wajah terlihat lebih keras dan kurang segar.
Sesekali, coba pilih gaya rambut yang lebih longgar agar rambut dan kulit kepala mendapat waktu untuk beristirahat.
BACA JUGA: Rekomendasi 8 Hair Care untuk Usia 35 ke Atas agar Rambut Tetap Tebal dan Bagus
Kabar baiknya, sebagian besar kesalahan gaya rambut di atas cukup mudah diperbaiki.
Mommies tidak harus langsung mengubah penampilan secara drastis. Kadang perubahan kecil seperti merapikan ujung rambut, mengganti belahan rambut, atau mulai menggunakan produk yang sesuai kebutuhan sudah bisa membuat tampilan terlihat lebih segar.
Pada akhirnya, rambut yang sehat, terawat, dan sesuai dengan karakter diri biasanya jauh lebih penting dibanding sekadar mengikuti tren. Karena saat rambut terlihat sehat, wajah pun ikut tampak lebih hidup dan awet muda.
Cover: Pexels