
Ceki 20 ide sensory bag DIY untuk anak yang mudah dibuat di rumah untuk mendukung sensory play, motorik, kognitif, dan proses belajar si kecil.
Dunia parenting telah lama mengenal istilah sensory play, yaitu aktivitas bermain yang menstimulasi indra anak. Aktivitas ini dipercaya dapat membantu anak mengeksplorasi lingkungan sekitar sekaligus mendukung perkembangan motorik, kognitif, dan emosional.
Salah satu bentuk sensory play yang mudah dilakukan di rumah adalah membuat sensory bag. Selain praktis, sensory bag juga menjadi cara yang menyenangkan untuk memenuhi kebutuhan stimulasi sensorik anak. Yuk, kenalan lebih jauh dengan sensory bag dan manfaatnya!
Melansir NHS, sensory bag adalah kantong sensorik yang diisi dengan berbagai benda untuk memberikan pengalaman sensorik pada anak. Aktivitas ini membantu anak menggunakan indra tertentu, seperti sentuhan, penciuman, penglihatan, pendengaran, hingga pengecapan. Sensory bag juga dapat menjadi media untuk mengenalkan berbagai benda dan tekstur sejak dini.
Mengutip Kids Activities, sensory play yang diperoleh melalui sensory bag dapat membantu mengembangkan berbagai keterampilan, termasuk kemampuan motorik halus dan bahasa.
Sementara itu, menurut Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sensory play juga berperan dalam mendukung perkembangan otak anak, terutama pada tiga tahun pertama kehidupan. Pada periode ini, sel-sel otak membentuk banyak jaringan baru yang penting untuk proses belajar. Semakin banyak stimulasi yang diterima anak, semakin besar pula kesempatan mereka untuk belajar dan berkembang. Karena itu, aktivitas yang melibatkan indra, seperti sensory play, memiliki peran penting dalam mendukung kemampuan belajar anak.
BACA JUGA: 8 Program Liburan Sekolah Anak di Mal Jabodetabek 2026, dari Baby Three hingga Nailoong
Secara umum, sensory bag dapat diberikan kepada anak usia 3 bulan hingga 4 tahun. Namun, sensory bag juga bisa dikenalkan sejak bayi mulai tertarik meraih dan memegang benda-benda di sekitarnya.
Mommies dan Daddies dapat mulai memberikan sensory bag saat si kecil memasuki fase eksplorasi pada beberapa bulan pertama kehidupannya.
Tidak perlu membeli yang sudah jadi, karena sensory bag dapat dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana.
Untuk membuat sensory bag yang menarik, Mommies dan Daddies dapat menggunakan:
Berikut inspirasi sensory bag DIY yang menarik dan menyenangkan untuk anak.

Sensory bag ini menarik karena mengambil tema hewan-hewan laut. Mommies hanya perlu gel warna biru, glitter (opsional), dan beberapa mainan penyu atau bintang laut. Menambahkan manik-manik juga bisa menjadi ide menarik karena memberikan variasi tekstur. Cek langkah-langkah membuatnya secara lengkap di sini.
Musim gugur identik dengan warna-warna hangat seperti oranye dan cokelat. Sensory bag bertema musim gugur ini menggunakan dedaunan sintetis, glitter, dan cairan gel berwarna emas yang cantik. Berikut alat dan bahan serta cara membuat sensory bag bertema musim gugur.
Pada dasarnya, Mommies hanya perlu air dan mainan plastik untuk isiannya. Masukkan air ke dalam plastik, tambahkan beberapa mainan seperti ikan atau kura-kura plastik ke dalamnya, dan rekatkan plastik dengan selotip yang kuat. Untuk lengkapnya, cek di sini.
Dengan banyaknya tema di luar sana, Mommies juga bisa bikin sensory bag bertema Halloween. Gunakan gel berwarna oranye, hijau, atau ungu dan tambahkan mainan laba-laba atau mata goyang (googly eyes) di dalamnya.

Sensory bag yang ini juga mengambil tema Halloween. Cukup gunakan gel berwarna oranye dan tambahkan googly eyes supaya lebih menarik. Tempelkan di dinding supaya si kecil bebas bermain dengan sensory bag ini.
Mommies juga bisa bikin sensory bag yang menyerupai buah semangka. Gunakan gel berwarna merah dan tambahkan mainan biji semangka ke dalamnya. Sensory bag ini bisa digunakan untuk belajar berhitung juga.

Untuk sensory bag yang ini, Mommies bisa membuat adonan playdough handmade atau beli di toko terdekat. Pipihkan playdough dan masukkan ke dalam kantong. Tambahkan pom-pom atau mainan lain untuk menambah tekstur. Cek cara membuatnya di sini.

Sensory bag ini memanfaatkan bahan-bahan yang ditemukan saat berjalan-jalan di alam, seperti daun, bunga, atau rumput. Selain melatih sensorik, aktivitas ini juga dapat membantu anak lebih dekat dengan lingkungan sekitar. Berikut cara membuat Nature Sensory Bag.

Menggunakan minyak bayi dan pewarna, sensory bag ini menghasilkan efek menyerupai lampu lava. Anak dapat melihat cairan bergerak dan bercampur secara perlahan, memberikan stimulasi visual yang menarik. Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah minyak (bisa dari baby oil) dan cat warna neon. Cek langkah membuatnya secara lengkap di sini.
BACA JUGA: 50 Aktivitas Anak saat Libur Sekolah di Rumah yang Seru dan Anti Bosan

Bertema pohon Natal, sensory bag ini memungkinkan anak menggeser manik-manik, glitter, atau hiasan kecil untuk “menghias” pohon sesuai imajinasinya. Cocok dimainkan saat musim liburan.

Anak dapat bermain dengan bahan berlendir atau goo tanpa membuat area bermain menjadi kotor. Tambahan manik-manik dan glitter membuat teksturnya semakin beragam untuk dieksplorasi. Mommies bisa cek cara membuatnya di sini.
Sensory bag bertema salju ini dipenuhi efek berkilau yang menyerupai salju yang berpendar. Sangat cocok untuk mengenalkan tema musim dingin melalui permainan sensorik. Secara lengkapnya, Mommies bisa cek di sini.

Kilauan bintang dan glitter membuat sensory bag ini terlihat seperti langit malam. Anak dapat mengamati bentuk-bentuk bintang yang bergerak saat kantong ditekan atau digoyangkan. Berikut bahan-bahan dan langkah-langkah membuatnya di sini.

Terinspirasi dari buku anak-anak Press Here, sensory bag ini mengajak anak memindahkan titik-titik menggunakan magnet. Aktivitas tersebut dapat membantu melatih koordinasi tangan dan mata secara menyenangkan. Cek alat dan bahan serta cara membuatnya di sini, ya.

Sensory bag bertema kepingan salju ini menghadirkan pengalaman bermain yang identik dengan musim dingin. Bentuk dan warna yang menarik dapat membantu merangsang rasa ingin tahu anak.

Konfeti, pom-pom, glitter, dan gel dipadukan untuk menciptakan nuansa musim dingin dalam satu sensory bag. Berbagai tekstur dan warna di dalamnya memberikan pengalaman eksplorasi yang kaya bagi anak. Bagaimana cara membuatnya? Yuk, cek di sini.

Sensory bag ini didominasi oleh warna merah dan terinspirasi dari buku anak Ten Red Apples. Aktivitasnya dapat digunakan untuk mengenalkan warna sekaligus mengajak anak belajar berhitung dengan berbagai objek di dalam kantong. Cek selengkapnya di sini.
Berbeda dari sensory bag lainnya, versi ini dibuat dari bahan yang aman untuk dicicipi, seperti icing dan gelatin. Cocok untuk anak yang masih berada pada fase mengeksplorasi benda dengan mulut, namun tetap harus dimainkan dengan pengawasan orang dewasa. Berikut cara membuatnya di sini.

Sensory bag ini dirancang untuk membantu anak berlatih keterampilan pra-menulis. Anak dapat menelusuri bentuk, garis, atau gambar dari luar kantong sehingga koordinasi tangan dan jari ikut terlatih. Mommies cukup print dan laminasi beberapa kertas gambar untuk ditempelkan di sensory bag. Cek selengkapnya di sini.
Terinspirasi dari karakter Grinch, sensory bag ini menggunakan warna hijau dan glitter yang mencolok. Tema yang ceria menjadikannya pilihan menarik untuk aktivitas sensorik saat liburan akhir tahun. Cara membuatnya cek di sini, ya.
Nah, sensory bag mana yang mau Mommies dan Daddies mau buat sendiri di rumah?