Bolehkan Anak Melihat Pemotongan Hewan Kurban? Ini Penjelasan Psikolog!

Behavior & Development

fiaindriokusumo・in 4 hours

detail-thumb

Bolehkah anak melihat pemotongan hewan kurban saat Idul Adha? Simak penjelasan psikolog tentang risiko trauma, usia yang tepat, dan cara mengenalkan makna kurban pada anak. 

Biasanya saat Idul Adha, banyak orang tua mengajak anak-anaknya melihat pemotongan hewan kurban di lahan atau masjid terdekat. Terlihat sederhana, tetapi banyak yang belum diketahui orang tua bahwa hal tersebut bisa menimbulkan trauma apabila dilihat anak pada usia tertentu.

Setiap kali Idul Adha datang, lahan kosong di depan rumah saya selalu digunakan untuk mengikat hewan-hewan yang akan dikurbankan. Proses pemotongan biasanya dilakukan di samping masjid yang letaknya juga tidak jauh dari rumah saya.

Menjelang momen penyembelihan, saya biasanya memakai headset agar suara hewan ketika disembelih tidak terdengar jelas di telinga saya. (Iya, saya memang setakut itu, hehehe.)

Jujur saja, saya melarang anak-anak ikut melihat proses penyembelihan saat mereka masih kecil. Alasannya, pertama, saya pribadi yang sudah dewasa saja tidak sanggup melihat proses penyembelihan dengan darah di mana-mana. Saya khawatir kalau anak-anak melihatnya, itu bisa menimbulkan trauma pada mereka. Mungkin ke depannya mereka jadi takut melihat darah.

Alasan kedua, dan ini ketakutan saya yang lebih besar, saya takut anak-anak malah jadi suka menyakiti hewan.

BACA JUGA: Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat sesuai Syariat untuk Idul Adha, serta Tempat Belinya

Sayangnya, semakin anak-anak besar, terutama si kakak, saya mulai tidak bisa menghindari ketika dia mulai mau ikut melihat karena teman-teman sepantarannya juga melihat.

“Kok, Mas Hilal boleh nonton aku nggak boleh?”

Nggak mungkin juga saya jawab, “Because I said so…”. Lah, yang ada dia malah mutung.

Akhirnya, pertolongan pertama saya adalah menghubungi mbak Vera Itabiliana, Psi., dan bertanya:

“Jadi, boleh nggak sih, Mbak, gue ngasih izin anak gue melihat proses pemotongan hewan kurban?”

pemotongan hewan kurban

Foto: Moaz Tobok/Pexels

Bolehkan Anak Melihat Pemotongan Hewan Kurban?

Menurut mbak Vera, sebaiknya anak usia di bawah 7 tahun memang tidak disarankan untuk diajak melihat proses penyembelihan hewan kurban.

Kenapa?

Selain bisa menimbulkan trauma dan membuat anak merasa takut atau tidak nyaman, anak di bawah usia 7 tahun juga belum bisa membedakan mana fantasi dan mana realita. Mereka belum bisa memahami bahwa proses pemotongan hewan kurban ini hanya boleh dilakukan pada momen tertentu, misalnya ketika Idul Adha.

“Kalau ternyata anaknya pas diajak melihat tidak merasa takut atau trauma?” tanya saya lagi.

Mbak Vera menjelaskan bahwa semuanya kembali pada kebijakan masing-masing orang tua. Namun, sebelum mengajak anak melihat proses penyembelihan, hal paling penting yang harus dilakukan adalah menjelaskan makna kurban itu sendiri dari sisi agama.

Orang tua juga perlu selalu mengingatkan anak bahwa penyembelihan hewan kurban dilakukan karena ada alasan dan makna ibadah di baliknya, bukan sekadar menyembelih hewan. Dengan begitu, anak memahami bahwa proses tersebut tidak bertujuan menyakiti hewan.

Penjelasan seperti ini biasanya baru bisa dicerna lebih baik ketika anak memasuki usia 7 tahun. Toh, informasi dan pembelajaran tentang Idul Adha serta makna kurban tetap bisa diberikan tanpa harus mengajak anak melihat prosesinya.

Memang semua urusan ini kembali ke tangan orang tua masing-masing sih, Mommies. Tapi kalau saya, sebisa mungkin menunda anak-anak melihat langsunglah proses itu, hehehe.

BACA JUGA: 9 Tempat Beli Hewan Kurban yang Aman dan Tepercaya 2025, Jangan Salah Pilih!

Cover: Sirwon Creations/Pexels